HANOI – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi memperkenalkan VF 2, mobil listrik mungil yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Model terbaru ini menyasar konsumen individu dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau, desain modern, serta biaya operasional yang rendah.
Peluncuran VF 2 menjadi bagian dari strategi VinFast untuk memperluas pasar kendaraan listrik di segmen city car, sekaligus memperkuat dominasinya di pasar domestik sebelum memperluas ekspansi ke pasar internasional.
Pengiriman unit kepada konsumen di Vietnam dijadwalkan mulai berlangsung pada September 2026.
Baca Juga: Porsche Resmi Akhiri Produksi Macan Bermesin Bensin, Fokus Penuh ke SUV Listrik
Berbasis Minio Green, Kini Hadir untuk Konsumen Pribadi
Secara teknis, VF 2 dikembangkan dari platform VinFast Minio Green, kendaraan listrik yang sebelumnya diperuntukkan bagi layanan komersial seperti armada transportasi dan mobilitas berbasis aplikasi.
Meski menggunakan platform yang sama, VinFast memberikan sejumlah penyegaran agar tampil lebih menarik bagi konsumen umum.
Beberapa perubahan meliputi:
-
grille depan dengan warna senada bodi;
-
penghilangan aksen krom pada emblem berbentuk huruf "V";
-
spoiler belakang dengan sentuhan hitam glossy;
-
tampilan eksterior yang lebih elegan dibanding versi komersial.
Perubahan tersebut membuat VF 2 tampil lebih modern tanpa mengubah karakter utamanya sebagai kendaraan perkotaan yang ringkas.
Dimensi Kompak untuk Jalanan Kota
VinFast VF 2 memiliki ukuran yang sangat sesuai untuk mobilitas di kawasan perkotaan yang padat.
Spesifikasi dimensinya meliputi:
-
Panjang: 3.100 mm
-
Lebar: 1.500 mm
-
Tinggi: 1.700 mm
-
Wheelbase: 2.100 mm
Ukuran tersebut membuat kendaraan lebih mudah bermanuver di jalan sempit maupun saat parkir di area terbatas.
Konsep dua pintu dengan empat tempat duduk juga ditujukan bagi pengguna muda, keluarga kecil, maupun masyarakat perkotaan yang membutuhkan kendaraan harian.
Interior Sederhana namun Fungsional
Masuk ke dalam kabin, VinFast mempertahankan tata letak interior dari Minio Green.
Meski sederhana, berbagai fitur dasar telah tersedia, antara lain:
-
empat kursi penumpang;
-
pendingin udara (AC) manual;
-
kursi pengemudi dengan pengaturan manual empat arah;
-
panel instrumen digital berukuran 7 inci;
-
sistem audio FM dengan dua speaker.
Pendekatan minimalis tersebut dipilih untuk menjaga harga tetap kompetitif tanpa mengorbankan kenyamanan dasar pengguna.
Baca Juga: Diterpa Isu Chapter 11, Lucid Motors Pastikan Operasional Tetap Aman Hingga Tahun Depan
Fitur Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
Walaupun berada di segmen kendaraan listrik ekonomis, VinFast tetap membekali VF 2 dengan sejumlah fitur keselamatan standar.
Beberapa di antaranya meliputi:
-
satu airbag untuk pengemudi;
-
Anti-lock Braking System (ABS);
-
Electronic Brakeforce Distribution (EBD);
-
Traction Control System (TCS).
Kombinasi fitur tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang memadai untuk penggunaan sehari-hari di lingkungan perkotaan.
Motor Listrik 30 kW dengan Jarak Tempuh 210 Kilometer
VinFast VF 2 menggunakan motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang kendaraan.
Spesifikasi performanya meliputi:
-
tenaga maksimum 30 kW (sekitar 40 hp);
-
torsi puncak 65 Nm;
-
pilihan mode berkendara Eco dan Normal;
-
kecepatan maksimum 80 km/jam.
Sumber tenaga berasal dari baterai berkapasitas 18,3 kWh yang diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 210 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian perusahaan.
Untuk kebutuhan pengisian daya, baterai mendukung DC Fast Charging hingga 24 kW, sehingga kapasitas baterai dapat meningkat dari 10 persen menjadi 70 persen hanya dalam waktu sekitar 34 menit.
Harga Lebih Murah Dibanding Versi Komersial
Salah satu kejutan terbesar dari peluncuran VF 2 adalah harganya.
VinFast memasarkan mobil listrik ini dengan harga 188 juta dong Vietnam, atau sekitar Rp120 juta–125 juta (tergantung kurs).
Harga tersebut justru lebih murah dibandingkan Minio Green yang dibanderol sekitar 269 juta dong Vietnam.
Sebagai bagian dari promosi peluncuran, VinFast juga memberikan:
-
potongan harga 8 juta dong bagi konsumen yang melakukan pemesanan pada 15–17 Juli 2026;
-
fasilitas 10 kali pengisian daya gratis setiap bulan di jaringan stasiun pengisian V-Green hingga 10 Februari 2029.
Strategi tersebut diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik di Vietnam.
Persaingan Mobil Listrik Kompak Semakin Ketat
Peluncuran VF 2 menunjukkan semakin sengitnya persaingan di segmen kendaraan listrik perkotaan.
Selain VinFast, sejumlah produsen global juga mulai menghadirkan mobil listrik berukuran kecil dengan harga terjangkau, seperti Wuling, BYD, Changan, hingga beberapa produsen Jepang dan Korea Selatan.
Segmen city car listrik diperkirakan akan menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun ke depan, didorong oleh meningkatnya kebutuhan kendaraan ramah lingkungan, biaya operasional yang lebih rendah, serta dukungan kebijakan pemerintah di berbagai negara.
VinFast Terus Perluas Portofolio Kendaraan Listrik
VF 2 menjadi tambahan penting dalam jajaran kendaraan listrik VinFast yang kini mencakup berbagai segmen, mulai dari mobil mini, SUV kompak, SUV premium, hingga kendaraan komersial.
Dalam beberapa tahun terakhir, VinFast juga terus memperluas ekspansi internasional ke Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan sejumlah negara Asia.
Dengan menghadirkan VF 2 sebagai mobil listrik yang ringkas, ekonomis, dan mudah digunakan di perkotaan, VinFast berharap mampu menarik lebih banyak konsumen yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen EV terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Editor : Mahendra Aditya