RADAR KUDUS - Sebuah mobil listrik merek BYD Seal dilaporkan mengeluarkan asap saat terparkir di sebuah garasi rumah di kawasan Jalan Katalis, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.
Insiden tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar, terlebih karena asap muncul dari kendaraan yang tidak digunakan selama tiga hari terakhir.
Dugaan sementara menyebutkan penyebab berasal dari korsleting pada sistem baterai mobil.
Baca Juga: 7 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet dan Tak Mudah Bocor. Jangan Sepelekan!
“Diduga karena korsleting pada baterai. Kendaraan sudah tidak digunakan selama tiga hari,” ujar Syarifudin, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, kepada awak media.
Menanggapi kejadian ini, pihak BYD Indonesia menyatakan keprihatinan dan menyampaikan bahwa mereka telah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui secara pasti penyebab munculnya asap dari kendaraan tersebut.
Diketahui, BYD Seal merupakan salah satu model mobil listrik premium yang diluncurkan pada 2024 dan langsung menarik minat masyarakat Indonesia.
Sebelum memutuskan membeli, calon konsumen disarankan memahami terlebih dahulu varian, spesifikasi, dan harga mobil ini sebagai bahan pertimbangan.
Tiga Varian BYD Seal dan Spesifikasinya
Berdasarkan informasi resmi dari laman byd.com, BYD adalah perusahaan teknologi global yang berdiri sejak November 1994 dan berkomitmen menghadirkan solusi inovatif untuk kehidupan yang lebih baik.
Salah satu produknya adalah BYD Seal, mobil listrik yang mengusung desain futuristik dan performa tinggi dengan teknologi mutakhir.
Baca Juga: Mengenal Blade Battery Pada Mobil Listrik BYD Seal Terbakar di Garasi Rumah. Amankah?
Mobil ini dirancang untuk memuat lima penumpang dan dilengkapi berbagai fitur keselamatan serta teknologi Cell-to-Body (CTB).
Sistem audio berkualitas teater turut melengkapi kenyamanan berkendara.
Terdapat tiga varian BYD Seal yang beredar di pasaran Indonesia, dengan harga dan fitur yang berbeda-beda:
1. BYD Seal Dynamic
Varian ini dibekali daya 150 kW dan menggunakan sistem penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD). Jarak tempuhnya mencapai 510 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Mobil ini menggunakan velg Alloy berdiameter 18 inci.
Harga: Di bawah Rp635 juta.
2. BYD Seal Premium
Memiliki sistem penggerak yang sama dengan varian Dynamic, namun daya mesinnya lebih besar, yakni 230 kW.
Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 650 kilometer (NEDC) dan dilengkapi velg Alloy berukuran 19 inci.
Harga: Sekitar Rp639 juta.
3. BYD Seal Performance
Varian tertinggi ini menggunakan sistem penggerak semua roda (All-Wheel Drive/AWD) dengan tenaga maksimal 390 kW.
Jarak tempuhnya sekitar 580 kilometer (NEDC) dan roda Alloy berukuran 19 inci melengkapi tampilan sporty mobil ini.
Harga: Sekitar Rp735 juta.
Perlu dicatat bahwa harga-harga tersebut bersifat estimasi dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.
Konsumen disarankan untuk memastikan harga terkini langsung ke dealer resmi sebelum melakukan pembelian.
Dengan desain elegan dan performa bertenaga, BYD Seal menjadi salah satu opsi menarik di pasar kendaraan listrik nasional.
Namun, insiden yang terjadi di Palmerah menyoroti pentingnya pemeliharaan dan pengawasan sistem kelistrikan kendaraan, terutama pada unit yang jarang digunakan. (*)
Editor : Ali Mustofa