RADAR KUDUS - Xiaomi, raksasa teknologi asal China, kembali menunjukkan keseriusannya di industri otomotif listrik dengan mengajukan varian baru dari SUV listrik terbarunya, YU7.
Varian terbaru ini dilengkapi dengan penggerak dual-motor, menandai versi ketiga dari model YU7 yang diajukan untuk persetujuan regulasi.
Langkah ini semakin memperkuat posisi Xiaomi sebagai pesaing serius di pasar mobil listrik global, terutama dalam persaingan melawan Tesla Model Y.
Regulasi dan Persetujuan Pasar
Berdasarkan katalog terbaru dari Kementerian Industri dan Informatisasi China (MIIT), varian baru YU7 dengan kode model XMA6500LBEVA2 telah diajukan untuk mendapatkan persetujuan regulasi.
Publik diberi kesempatan untuk memberikan masukan dari 20 hingga 26 Februari 2024, sebelum mobil ini resmi dipasarkan di China.
Persetujuan regulasi ini merupakan salah satu langkah akhir sebelum sebuah model dapat dijual secara resmi.
Spesifikasi Teknis yang Mengagumkan
Varian dual-motor terbaru ini dilengkapi dengan dua motor listrik yang dipasang di depan dan belakang. Motor depan memiliki daya 130 kW, sementara motor belakang menghasilkan 235 kW.
Sistem penggerak ini disuplai oleh Inovance Automotive dan United Automotive Electronic Systems, dua pemasok terkemuka di industri otomotif listrik.
Untuk sumber daya, YU7 menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi oleh BYD’s FinDreams Battery, salah satu produsen baterai terbesar di dunia.
Dimensi YU7 tetap konsisten dengan varian sebelumnya, dengan panjang 4.999 mm, lebar 1.996 mm, dan tinggi 1.600 mm.
Jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.000 mm, memberikan ruang kabin yang luas dan nyaman. Berat kendaraan ini mencapai 2.425 kg, dengan kemampuan kecepatan maksimum 240 km/jam.
Jangkauan dan Performa yang Kompetitif
Menurut daftar pemerintah yang dirilis dua hari lalu, YU7 memiliki jangkauan hingga 820 km berdasarkan standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).
Jangkauan ini menempatkan YU7 sebagai pesaing kuat di segmen SUV listrik, terutama dalam persaingan melawan Tesla Model Y yang memiliki jangkauan serupa.
Sejarah Pengembangan YU7
YU7 pertama kali muncul dalam dokumen MIIT pada 9 Desember 2023 sebagai varian dual-motor dengan daya lebih tinggi, yaitu 220 kW di depan dan 288 kW di belakang.
Kemudian, pada 10 Januari 2024, Xiaomi menambahkan varian single-motor dengan motor belakang berdaya 235 kW.
Varian terbaru ini semakin melengkapi portofolio YU7, memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.
Target Peluncuran dan Persaingan Pasar
Xiaomi sebelumnya mengumumkan bahwa YU7 dijadwalkan untuk diluncurkan antara Juni dan Juli 2024.
Dengan peluncuran ini, Xiaomi berharap dapat bersaing langsung dengan Tesla Model Y dan SUV listrik lainnya di pasar China, yang merupakan pasar mobil listrik terbesar di dunia.
Apa yang Bisa Ditunggu dari Xiaomi YU7?
-
Dual-Motor Power: Performa tinggi dengan sistem penggerak all-wheel drive.
-
Jangkauan Luas: Hingga 820 km dengan sekali pengisian daya.
-
Desain Modern: Dimensi besar dengan ruang kabin yang nyaman.
-
Teknologi Canggih: Integrasi dengan ekosistem Xiaomi, termasuk fitur-fitur pintar dan konektivitas tinggi.
Penutup: Xiaomi Siap Merevolusi Pasar SUV Listrik
Dengan peluncuran YU7, Xiaomi semakin memperkuat posisinya sebagai pemain serius di industri otomotif listrik.
Kombinasi performa tinggi, jangkauan luas, dan teknologi canggih membuat YU7 menjadi pesaing yang layak diperhitungkan.
Mari kita tunggu bersama bagaimana YU7 akan memengaruhi tren SUV listrik di masa depan. Jangan lewatkan peluncurannya pertengahan tahun ini!(*)
Editor : Mahendra Aditya