Yogyakarta - Pertandingan pekan ke-25 Super League Indonesia musim 2025/2026 akan menghadirkan duel penting antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara.
Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam, 11 Maret 2026 pukul 20.30 WIB di Stadion Sultan Agung Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pertemuan kedua tim bukan sekadar pertandingan rutin liga. Laga ini memiliki arti strategis bagi kedua klub yang tengah mengejar target berbeda menjelang fase akhir musim.
PSIM berupaya memperbaiki posisi di papan tengah klasemen, sementara Persijap sedang berjuang keras menghindari ancaman degradasi.
Dua pemain menjadi sorotan menjelang duel ini: gelandang PSIM Savio Sheva dan bek Persijap Aly Ndom. Keduanya diperkirakan memainkan peran penting dalam menentukan jalannya pertandingan.
Baca Juga: KICK OFF PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara Malam Ini, Laskar Mataram Incar Tiga Poin di Kandang
Optimisme PSIM Jelang Laga Krusial
Gelandang muda PSIM, Savio Sheva, menyampaikan keyakinannya bahwa timnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan.
Menurut pemain bernomor punggung delapan tersebut, persiapan yang dilakukan tim dalam beberapa hari terakhir berjalan dengan baik.
Seluruh pemain disebut berada dalam kondisi siap bertanding.
Savio menegaskan bahwa target utama PSIM adalah meraih tiga poin di kandang sendiri.
Bermain di hadapan suporter menjadi motivasi tambahan bagi tim berjuluk Laskar Mataram itu.
“Kami ingin menang di pertandingan ini. Persiapan sudah kami lakukan dengan maksimal dan semua pemain siap memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang musim ini, PSIM menunjukkan performa yang cukup stabil di kompetisi.
Peran Savio dalam Skema Van Gastel
Di bawah arahan pelatih Jean Paul Van Gastel, Savio Sheva menjadi salah satu pemain yang kerap diandalkan untuk menambah energi di lini tengah.
Meski lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan, kontribusinya tetap penting dalam rotasi tim.
Dari total 24 pertandingan yang telah dijalani PSIM musim ini, Savio tercatat tampil dalam seluruh laga tersebut.
Namun hanya dua pertandingan yang ia jalani sebagai starter.
Sebagian besar penampilannya datang sebagai pemain pengganti yang masuk pada babak kedua.
Meski demikian, statistik tersebut tidak mengurangi perannya dalam tim.
Ia telah menyumbangkan dua gol sepanjang musim ini.
Gol pertamanya tercipta saat menghadapi Malut United FC pada pekan keempat.
Sementara gol kedua ia cetak ketika PSIM menghadapi Bali United FC pada pekan ke-22.
Salah satu momen penting bagi Savio terjadi pada pekan ke-24 ketika PSIM bertemu Semen Padang FC.
Dalam pertandingan tersebut ia tampil penuh selama 90 menit, yang menjadi laga pertama baginya bermain tanpa digantikan sepanjang musim.
Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa perannya di tim semakin meningkat.
Target PSIM Naik Peringkat
Saat ini PSIM menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 37 poin dari 24 pertandingan.
Jika berhasil meraih kemenangan atas Persijap, Laskar Mataram berpeluang naik satu peringkat di klasemen.
Persaingan di papan tengah cukup ketat sehingga setiap poin menjadi sangat penting.
Bagi PSIM, kemenangan tidak hanya memperbaiki posisi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.
Terlebih laga ini dimainkan di kandang sendiri.
Persijap Datang dengan Tekanan
Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Yogyakarta dalam situasi yang berbeda.
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.
Saat ini Persijap menempati peringkat ke-15 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 24 pertandingan.
Posisi tersebut hanya terpaut tipis dari tim-tim yang berada di zona merah.
Persaingan di papan bawah musim ini memang sangat ketat.
Beberapa klub memiliki jumlah poin yang hampir sama.
Di atas Persijap terdapat Madura United FC dengan poin yang sama.
Sementara di bawah mereka terdapat PSBS Biak dan Persis Solo yang juga masih memiliki peluang untuk keluar dari zona degradasi.
Situasi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi sangat penting bagi Persijap.
Aly Ndom Jadi Andalan di Lini Belakang
Dalam laga melawan PSIM, perhatian juga tertuju pada bek asing Persijap, Aly Ndom.
Pemain asal Prancis itu diperkirakan akan menjadi pilar utama di lini pertahanan.
Dengan tinggi badan mencapai 189 sentimeter, Ndom memiliki keunggulan dalam duel udara.
Ia direkrut Persijap pada putaran kedua musim ini untuk memperkuat sektor belakang tim.
Sejak bergabung, ia telah tampil dalam lima pertandingan bersama Persijap.
Total waktu bermainnya mencapai sekitar 137 menit.
Meski belum lama bergabung, ia mulai menunjukkan peran penting dalam sistem pertahanan tim.
Peluang Ndom Menjadi Starter
Pada pertandingan melawan PSIM, peluang Ndom untuk tampil sejak menit awal cukup besar.
Hal ini terjadi karena bek utama Persijap, Jose Luis Espinosa Arroyo, harus absen.
Arroyo tidak dapat bermain setelah menerima dua kartu kuning yang berujung kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Absennya pemain tersebut membuat lini belakang Persijap membutuhkan sosok pengganti yang mampu menjaga stabilitas pertahanan.
Dalam kondisi tersebut, Ndom menjadi kandidat paling kuat untuk mengisi posisi tersebut.
Pemain berusia 29 tahun itu mengaku siap jika dipercaya tampil.
Menurutnya, seluruh pemain Persijap telah menjalani latihan dengan intensitas tinggi menjelang pertandingan.
“Saya siap bermain jika diberi kesempatan. Kami telah melakukan persiapan dalam latihan dan pertandingan ini sangat penting bagi tim,” ujarnya.
Duel Lini Tengah vs Pertahanan
Pertandingan PSIM melawan Persijap diperkirakan akan menghadirkan duel menarik antara lini tengah tuan rumah dan pertahanan tim tamu.
PSIM dikenal memiliki permainan yang cukup solid di sektor tengah lapangan.
Kehadiran pemain seperti Savio Sheva memberikan tambahan kreativitas dalam membangun serangan.
Sementara itu, Persijap kemungkinan akan mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin.
Jika Aly Ndom tampil sebagai starter, ia akan menjadi bagian penting dalam upaya tim menahan tekanan dari PSIM.
Duel antara lini tengah PSIM dan pertahanan Persijap bisa menjadi faktor penentu hasil pertandingan.
Atmosfer Pertandingan
Bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan tersendiri bagi PSIM.
Dukungan suporter di Stadion Sultan Agung Bantul diperkirakan akan memberikan energi tambahan bagi para pemain.
Atmosfer stadion sering kali menjadi faktor penting dalam pertandingan sepak bola.
Namun bagi Persijap, situasi tersebut juga bisa menjadi tantangan.
Tim tamu harus mampu menjaga fokus agar tidak terpengaruh tekanan dari tribun.
Laga Penentu di Pekan ke-25
Memasuki pekan ke-25, kompetisi mulai memasuki fase yang semakin menentukan.
Setiap tim berusaha mengumpulkan poin sebanyak mungkin untuk mencapai target masing-masing.
PSIM ingin memperkuat posisi di papan tengah dan menjaga peluang untuk naik peringkat.
Sementara Persijap membutuhkan poin untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Karena itulah duel antara kedua tim diprediksi berlangsung sengit.
Baik PSIM maupun Persijap memiliki motivasi besar untuk meraih hasil positif.
Pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persijap Jepara menjadi salah satu laga penting di pekan ke-25 Super League musim ini.
PSIM datang dengan kepercayaan diri dan dukungan suporter kandang.
Sementara Persijap membawa misi besar untuk mengamankan poin demi keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.
Peran pemain seperti Savio Sheva di lini tengah PSIM dan Aly Ndom di lini belakang Persijap berpotensi menjadi faktor kunci dalam pertandingan ini.
Jika kedua pemain mampu menjalankan perannya dengan baik, duel ini dipastikan akan berlangsung menarik hingga peluit akhir dibunyikan.
Editor : Mahendra Aditya