Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bentrok Suporter Warnai Derby Jateng Persijap Vs Persis di Jepara, Kendaraan dan Fasilitas Rusak, Polisi Lakukan Penertiban

Ali Mustofa • Jumat, 6 Maret 2026 | 16:29 WIB

Mobil mobil yang diduga milik suporter Persis Solo dijungkirbalikkan
Mobil mobil yang diduga milik suporter Persis Solo dijungkirbalikkan

JEPARA – Laga Derby Jawa Tengah antara Persis Solo melawan Persijap Jepara pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Kamis (5/3/2026) malam, tak hanya menyuguhkan tensi tinggi di lapangan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini itu juga diwarnai kericuhan antarsuporter yang berujung pada kerusakan sejumlah fasilitas serta kendaraan di sekitar stadion.

Sejak awal, aparat kepolisian sebenarnya telah menyiapkan skema pengamanan berlapis.

Baca Juga: Derby Persijap vs Persis Ricuh, Rombongan Laskar Sambernyawa Tertahan Hingga Subuh

Berbagai koordinasi dilakukan mulai dari rapat internal kepolisian, komunikasi dengan panitia pelaksana, hingga pengaturan kedatangan massa pendukung kedua tim.

Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa tanda-tanda gesekan sudah mulai terlihat bahkan sebelum pertandingan mencapai puncaknya.

Menurutnya, ketegangan bermula dari aksi saling ejek di antara suporter yang kemudian berkembang menjadi tindakan provokatif.

“Setelah pelaksanaan rapat koordinasi secara bertahap, mulai dari internal kami hingga bersama panpel dan pengaturan kedatangan suporter dari kedua tim, baik Persis Solo maupun Persijap Jepara, memang sudah terlihat adanya gesekan yang berawal dari saling ejek,” ujar AKBP Hadi.

Memasuki jalannya pertandingan, situasi di tribun semakin memanas.

Beberapa oknum suporter dilaporkan mencabut kursi stadion dan melemparkannya ke arah tribun lawan, sehingga memicu kepanikan di antara penonton yang hadir.

“Awalnya hanya saling ejek, kemudian berkembang dengan gerakan yang bersifat provokatif. Bahkan di beberapa titik ada suporter dari Solo yang mencabut kursi dan melemparkannya ke arah suporter Persijap,” jelasnya.

Baca Juga: Aksi Perusakan Kursi Stadion GBK Picu Amarah Suporter Persijap

Ketegangan mencapai puncaknya menjelang pertandingan berakhir. Emosi massa yang sudah memuncak membuat koordinator lapangan dari masing-masing kelompok suporter kesulitan mengendalikan situasi.

Melihat kondisi yang semakin tidak terkendali, aparat kepolisian akhirnya turun langsung untuk memisahkan kedua kelompok suporter sesaat setelah laga selesai, guna mencegah bentrokan yang lebih besar.

“Menjelang akhir pertandingan situasi semakin sulit dikendalikan. Beberapa korlap tidak lagi mampu meredam massa. Karena itu kami langsung masuk di antara kedua pihak setelah pertandingan selesai agar tidak terjadi keributan lebih lanjut,” ungkapnya.

Setelah kondisi di dalam stadion relatif terkendali, polisi melakukan penertiban terhadap sejumlah suporter yang diduga membawa benda-benda berbahaya.

Suporter Persis Solo untuk sementara diminta tetap berada di dalam stadion.

Baca Juga: Kericuhan Usai Laga Persijap vs Persis Solo di Stadion GBK Jepara, Mobil Diduga Milik Suporter Tamu Digulingkan

“Suporter dari Solo kami lakukan penertiban terlebih dahulu, terutama jika ada yang membawa barang-barang yang tidak semestinya. Sementara itu kami juga meminta suporter Persijap untuk segera meninggalkan area stadion,” tambahnya.

Namun, situasi di luar stadion ternyata belum sepenuhnya kondusif.

Sejumlah pendukung Persijap dilaporkan masih berkumpul di sepanjang jalan hingga kawasan terminal yang menjadi titik kumpul armada suporter Persis Solo.

“Faktanya mereka tidak langsung membubarkan diri. Sebagian justru berkumpul di sepanjang jalan hingga ke titik kumpul armada suporter Persis Solo di terminal,” paparnya.

Kondisi tersebut memicu kembali ketegangan di luar stadion. Sejumlah kendaraan milik suporter Persis dilaporkan mengalami kerusakan akibat amukan massa, sementara beberapa fasilitas umum di sekitar terminal juga ikut terdampak.

Informasi dari kelompok suporter Persis Solo juga membenarkan adanya armada yang mengalami kerusakan ketika meninggalkan Jepara.

Meski demikian, kondisi para suporter disebut masih relatif aman.

Baca Juga: Laga Persijap vs Persis Berakhir Imbang Tanpa Gol, Suporter Ricuh

“Informasi yang saya terima dari teman-teman yang berangkat, karena saya sendiri tidak ikut, mereka sudah keluar dari Jepara. Ada beberapa armada yang mengalami kerusakan, seperti kaca pecah,” ujar salah satu suporter Ultras 1923, Beto, kepada tim Jawa Pos Radar Solo.

Ia menambahkan bahwa kerusakan paling parah dialami oleh suporter yang datang menggunakan kendaraan pribadi.

Meski demikian, kondisi para suporter secara umum masih dalam keadaan aman.

“Kerusakan paling parah dialami teman-teman yang datang dengan mobil pribadi. Namun secara keseluruhan kondisi mereka aman, hanya ada luka-luka ringan,” pungkasnya.

Insiden tersebut berpotensi berujung pada sanksi dari operator liga maupun Komisi Disiplin PSSI.

Kerusuhan suporter serta kerusakan fasilitas yang terjadi kemungkinan akan menjadi bahan evaluasi dalam sidang disiplin mendatang.

Editor : Ali Mustofa
#persis solo #suporter #stadion #bentrok #persijap jepara