Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Imbang 0-0 saat Menjamu Persis Solo, Persijap Jepara Tertahan di Peringkat ke-15

Fikri Thoharudin • Kamis, 5 Maret 2026 | 23:31 WIB

SPARTAN: Charlos Franca tengah mencoba menerobos benteng pertahanan Persis Solo pada Kamis (5/3).
SPARTAN: Charlos Franca tengah mencoba menerobos benteng pertahanan Persis Solo pada Kamis (5/3).

JEPARA — Persijap Jepara harus puas berbagi poin, setelah bermain imbang tanpa gol.

Hasil itu didapat saat menjamu Persis Solo, pada Kamis (5/3) di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.

Pertandingan pekan ke-24 BRI Super League tersebut dimulai pukul 20.30 WIB.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persijap langsung menekan sejak menit awal.

Permainan tuan rumah terlihat rapi dengan tempo yang terkontrol.

Persijap tidak terburu-buru membangun serangan, namun tetap menghadirkan ancaman melalui transisi cepat dan umpan-umpan silang ke kotak penalti.

Peran lini tengah cukup menonjol. Termasuk Iker Guarrotxena beberapa kali mampu menahan bola untuk membuka ruang serangan, sementara Borja Herrera mencoba mengancam melalui tembakan jarak jauh.

Pada menit keenam, Persijap sempat memberikan tekanan kepada kiper Persis Solo, M Riyandi.

Namun peluang tersebut masih mampu diantisipasi lini pertahanan tim tamu.

Pertandingan kemudian berlangsung cukup ketat. Banyak duel satu lawan satu di lapangan tengah.

Persijap juga mencoba memanfaatkan bola-bola mati, untuk membongkar pertahanan lawan.

Menit ke-25, Persijap kembali memperoleh peluang melalui serangan cepat.

Sayangnya, tembakan yang dilepaskan masih melambung di atas mistar gawang.

Sementara itu, Persis Solo juga sesekali membalas melalui aksi individu pemain. Beberapa kali mencoba menembus lini pertahanan Persijap.

Meski kedua tim saling menekan, hingga babak pertama berakhir belum ada gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat memanas ketika pemain Persijap, Jose Luis (Tiri), mendapat kartu merah pada menit ke-50. Setelah kakinya terangkat dan mengenai kepala pemain Persis, Paparyha.

Namun setelah pengecekan melalui VAR, keputusan tersebut dianulir.

Diubah menjadi kartu kuning karena dinilai sebagai upaya melakukan sapuan bola.

Persijap akhirnya benar-benar harus bermain dengan 10 orang, setelah Tiri melanggar pemain Persis.

Di menit ke-78 itulah, ia harus meninggalkan lapangan saat wasit Rio Permana Putra mengangkat kartu merah untuknya.

Kondisi tersebut membuat tuan rumah lebih banyak bertahan.

Pelatih kemudian memasukkan Alexis Gomez pada menit ke-80 untuk menambah daya gedor serangan. Termasuk Aly Ndom untuk menjaga lini pertahanan.

Menjelang akhir pertandingan, Persijap sempat mendapatkan peluang melalui tendangan keras Franca pada menit ke-90. Namun bola kembali melambung di atas gawang.

Wasit memberikan tambahan waktu 10 menit, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan 0-0.

Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos mengakui laga tersebut berjalan sulit bagi timnya.

“Ini pertandingan yang sulit. Kami tidak bermain seperti biasanya, tapi yang terpenting kami tetap mendapatkan satu poin,” ujar Lemos saat konferensi pers.

Menurutnya, hasil tersebut tetap penting bagi Persijap, dalam persaingan papan bawah klasemen.

“Persis Solo tetap berada di bawah kami. Sekarang kami memiliki 20 poin, sama dengan Madura United (peringkat ke-14). Yang penting kami terus mengumpulkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen,” jelasnya.

Ia juga menyebut kondisi beberapa pemain belum sepenuhnya fit. Salah satunya Diogo Brito yang dipaksakan bermain meski kondisinya belum maksimal.

“Brito sebenarnya hanya mampu bermain sekitar 10 menit (babak kedua), tapi kami harus memaksanya. Ditambah lagi ada kartu merah bagi Tiri, jadi pertandingan menjadi kurang maksimal,” katanya.

Sementara itu, kiper Persijap M. Ardiansyah mengapresiasi dukungan supporter yang hadir langsung di stadion.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah datang mendukung. Pertandingan tadi intensitasnya tinggi. Kami sempat kehilangan satu pemain, tapi Alhamdulillah masih bisa bertahan,” ujarnya.

Hasil imbang ini membuat Persijap Jepara masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara.

Sementara pada pekan ke-25, Persijap akan bertandang. Melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu (11/3).(fik)

Editor : Zainal Abidin RK
#persijap #jepara #laskar kalinyamat #persis #laskar sambernyawa #solo