PADANG — Pertandingan antara Semen Padang melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 21.00 WIB di Stadion Gelora Haji Agus Salim menjadi salah satu duel krusial pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Meski membawa misi dan posisi klasemen yang berbeda, kedua tim sama-sama dihadapkan pada masalah serupa: absennya gelandang kunci.
Semen Padang masih terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 16 poin. Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan kini bernilai sangat vital, terutama saat bermain di kandang sendiri.
Sebaliknya, PSIM Yogyakarta relatif lebih aman dengan koleksi 36 poin, namun tetap membutuhkan hasil positif untuk menjaga konsistensi dan posisi mereka di papan tengah.
Prediksi Susunan Pemain: Opsi yang Tersedia Jelang Kick-off
Prediksi komposisi pemain berikut dirangkum dari perkembangan terbaru tim, laporan latihan, serta proyeksi strategi yang kemungkinan diterapkan oleh masing-masing pelatih.
Semen Padang (Perkiraan Formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3)
Pelatih: Dejan Antonic
Perkiraan starting XI:
-
Kiper: Arthur Augusto
-
Lini belakang: Ravy Tsouka, Jaime Giraldo, Angelo Meneses, Samuel Simanjuntak
-
Lini tengah: Ripal Wahyudi, Alhassan Wakaso
-
Lini serang: Douglas Maicon, Kianz Froese, Firman Juliansyah
-
Penyerang utama: Diego Mauricio
Kabau Sirah dipastikan tidak diperkuat Boubakary Diarra yang harus menjalani sanksi kartu merah.
Absennya Diarra membuat Semen Padang kehilangan sosok pengatur ritme permainan. Tanggung jawab distribusi bola pun diprediksi akan dibagi kepada Ripal Wahyudi dan Kianz Froese.
PSIM Yogyakarta (Perkiraan Formasi 4-3-3)
Pelatih: Jean-Paul van Gastel
Perkiraan starting XI:
-
Kiper: Cahya Supriadi
-
Lini belakang: Raka Cahyana, Ramos Mingo, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera
-
Lini tengah: Rakhmatsho Rakhmatzoda, Savio Sheva, Fahreza Sudin
-
Lini depan: Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe
PSIM juga tidak bisa menurunkan Ze Valente akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan gelandang kreatif ini cukup signifikan mengingat Valente merupakan salah satu pemain paling produktif musim ini.
Meski demikian, tim pelatih PSIM menilai kedalaman skuad masih memadai untuk menjaga keseimbangan permainan.
Absennya Pengatur Tempo Jadi Faktor Penentu
Ketiadaan gelandang kreatif di kedua kubu membuat duel ini berpotensi berlangsung lebih ketat dan pragmatis.
Semen Padang diperkirakan akan bermain dengan pendekatan lebih aman, mengandalkan disiplin bertahan dan transisi cepat dari sisi sayap.
Di kubu PSIM, skema serangan kemungkinan akan lebih langsung dengan memaksimalkan pergerakan lini depan.
Tanpa Valente, distribusi bola tidak lagi terpusat pada satu pemain, melainkan kolektif melalui lini tengah.
Rekam Pertemuan dan Tren Pertandingan
Berdasarkan catatan pertemuan terakhir, PSIM Yogyakarta memiliki keunggulan tipis atas Semen Padang.
Dalam tiga laga terakhir, Laskar Mataram mencatat satu kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara itu, Semen Padang masih berupaya memutus tren negatif tersebut.
Meski demikian, bermain di Padang memberi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.
Dukungan publik Stadion GHAS berpotensi menjadi dorongan moral penting, terutama dalam duel-duel fisik dan fase krusial pertandingan.
Gambaran Taktik Kedua Tim
Semen Padang diprediksi menitikberatkan permainan pada organisasi pertahanan yang rapat, sembari mengandalkan Diego Mauricio sebagai target utama di lini depan.
Serangan balik cepat akan menjadi senjata utama.
PSIM Yogyakarta tetap berpotensi berbahaya meski kehilangan kreator utama.
Kombinasi Vidal, Haljeta, dan Corfe di lini serang dapat menjadi pembeda jika mampu memanfaatkan celah di pertahanan lawan.
Informasi Pertandingan
-
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-24
-
Tanggal: Rabu, 4 Maret 2026
-
Waktu: 21.00 WIB
-
Stadion: Stadion Gelora Haji Agus Salim, Padang
-
Siaran langsung: Indosiar dan streaming Vidio