Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Drama Pelanggaran dalam Kotak Penalti, Wasit Yudai Yamamoto Batalkan Penalti Bali United atas Persijap

Fikri Thoharudin • Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:04 WIB

SENGIT: Pemain Persijap Jepara Borja Martinez mendapatkan pressing dari pemain Bali United FC pada Sabtu (28/2).
SENGIT: Pemain Persijap Jepara Borja Martinez mendapatkan pressing dari pemain Bali United FC pada Sabtu (28/2).

JEPARA — Intensitas pertandingan antara Persijap Jepara dan Bali United, meningkat tajam saat memasuki babak kedua.

Tempo permainan semakin cepat dengan duel-duel keras terjadi di lini tengah, maupun area pertahanan kedua tim.

Memasuki menit ke-53, pelatih Persijap melakukan perubahan dengan menarik keluar Lucas Morelatto.

Memasukkan Alexis Gomez guna menambah daya gedor di sektor serang.

Pergantian itu membuat ritme permainan semakin agresif.

Sekitar sepuluh menit babak kedua berjalan, drama terjadi di dalam kotak penalti Persijap.

Wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, sempat menunjuk titik putih setelah menilai Borja Martinez melakukan pelanggaran terhadap Kadek Agung saat berusaha mengamankan bola.

Dalam duel tersebut, Martinez dan Kadek terlibat benturan badan yang membuat pemain Bali United terjatuh.

Keputusan itu langsung memicu protes dari para pemain.

Menyadari krusialnya momen tersebut, Yudai Yamamoto kemudian melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR).

Proses review berlangsung cukup lama, sekitar empat menit, dengan tayangan diulang beberapa kali.

Untuk memastikan apakah terjadi pelanggaran. Atau hanya kontak fisik wajar dalam situasi perebutan bola.

Setelah melakukan peninjauan secara teliti dan hati-hati, wasit akhirnya membatalkan keputusan penalti tersebut.

Sorak lega pun tampak dari kubu pemain Persijap, sementara para pemain Bali United tampak kecewa atas keputusan tersebut.

Pada momen yang sama, Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, melakukan respons taktis dengan memasukkan Buyung dan Umainilo.

Menggantikan Firman Ramadhan serta Rahmat Hidayat pada menit ke-62.

Pergantian ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan lini tengah, sekaligus mempertahankan intensitas permainan menghadapi tekanan Bali United.

Persijap tampil disiplin dalam bertahan dan mencoba mengandalkan serangan balik cepat, sementara Bali United mencoba mengambil alih penguasaan bola.

Keputusan pembatalan penalti tersebut menjadi salah satu titik balik penting dalam laga, karena berpotensi mengubah jalannya pertandingan.

Hingga pertengahan babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi dengan kedua tim berupaya memaksimalkan setiap peluang yang tercipta.

Editor : Ali Mustofa
#persijap #Bali United #pertandingan #kotak penalti