BALI — Persijap Jepara bertandang melawan Bali United FC pada Sabtu (28/2) malam. Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laskar Kalinyamat tampil menekan sejak menit awal saat menghadapi Bali United FC.
Laga berjalan dengan tempo tinggi, namun hingga turun minum skor tetap imbang tanpa gol.
Iker Guarrotxena menjadi momok bagi Serdadu Tridatu. Beberapa kali mendapatkan serangan dari pemain Bali United.
Kesempatan pertama datang pada menit ke-8.
Tandukan Borja Martinez menyambut umpan dari sisi sayap, tetapi bola masih melayang jauh di atas mistar gawang.
Tekanan Laskar Kalinyamat terus berlanjut, memaksa tuan rumah bermain lebih hati-hati di lini belakang.
Memasuki menit ke-13, Iker Guarrotxena yang menjadi motor serangan Persijap dijatuhkan Kadek Agung saat mencoba membangun serangan.
Wasit pun mengganjar gelandang Serdadu Tridatu bernomor punggung 18 tersebut dengan kartu kuning.
Lima belas menit pertandingan berjalan, Persijap konsisten mengurung pertahanan Bali United.
Permainan spartan diperlihatkan kedua tim, dengan duel-duel keras tak terhindarkan di lini tengah.
Iker kembali mengancam pada menit ke-18.
Akselerasinya mampu melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan, namun bola masih melebar di sisi kiri gawang.
Upaya tersebut menegaskan dominasi tekanan yang dibangun Persijap di babak pertama.
Kolaborasi Lucas Morelatto, Wahyudi Hamisi, dan Borja Herrera menghadirkan umpan-umpan cepat yang merepotkan barisan belakang tuan rumah.
Sementara itu, bola-bola yang dibangun Bali United kerap patah sebelum memasuki area berbahaya.
Hingga menit ke-30, akselerasi dan intensitas serangan balik Serdadu Tridatu belum terlihat maksimal.
Tuan rumah lebih banyak mengandalkan pola defend counter untuk meredam agresivitas Persijap.
Persijap sendiri mengandalkan transisi cepat untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun hingga penghujung babak pertama, peluang demi peluang belum mampu dikonversi menjadi gol.
Peluang emas hadir pada menit ke-38. Borja Herrera melepaskan tembakan keras kaki kirinya.
Akan tetapi kiper Bali United, Hauptmeijer, tampil sigap menepis bola dan menggagalkan keunggulan Persijap.
Skor 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Persijap tampil dominan dalam tekanan, sementara Bali United memilih bermain disiplin menunggu momentum serangan balik.
Peluang yang diciptakan Persijap Jepara belum mampu memecahkan kebuntuan.
Editor : Ali Mustofa