RADAR KUDUS - Persaingan menuju tangga juara Liga 1 musim 2025/2026 kembali memanas setelah rangkaian pertandingan pekan ke-23 rampung digelar pada Kamis malam, 26 Februari 2026.
Dua kontestan papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC, sama-sama meraih kemenangan meyakinkan yang berdampak langsung pada peta klasemen sementara Liga 1.
Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Lebih dari itu, kemenangan Persib dan Borneo FC menegaskan bahwa perburuan gelar musim ini belum menemukan titik akhir.
Jarak antartim di papan atas masih tipis, membuat setiap pertandingan ke depan bernilai krusial.
Persib Pesta Gol, Jaga Jarak di Puncak
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib Bandung tampil luar biasa saat menjamu Madura United.
Maung Bandung tanpa ampun melibas tamunya dengan skor telak 5-0.
Dua gol cepat di babak pertama membuka jalan Persib menuju kemenangan besar. Intensitas serangan yang konsisten membuat Madura United kesulitan keluar dari tekanan.
Dominasi lini tengah dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci performa impresif skuad asuhan Bojan Hodak.
Kemenangan besar ini membawa Persib kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 53 poin. Mereka kini unggul tiga angka dari Persija Jakarta yang berada tepat di bawahnya.
Dalam konteks perebutan gelar, margin ini memberi keuntungan psikologis, meski belum sepenuhnya aman mengingat jadwal padat masih menanti.
Borneo FC Tak Mau Lepas Tekanan
Di laga lain, Borneo FC juga menunjukkan mental penantang juara. Bermain di kandang sendiri, Stadion Batakan, Pesut Etam sukses menundukkan Arema FC dengan skor 3-1.
Gol cepat di awal pertandingan menjadi fondasi kemenangan Borneo FC.
Arema FC sempat mencoba bangkit, namun solidnya lini belakang tuan rumah serta ketajaman serangan balik membuat upaya Singo Edan tak berkembang.
Hasil ini sekaligus menghentikan tren positif Arema yang sebelumnya mencatatkan tiga kemenangan beruntun.
Tambahan tiga poin membuat Borneo FC kini mengoleksi 49 poin dan menempel ketat Persija Jakarta di posisi ketiga. Selisih satu poin saja membuat persaingan tiga besar semakin sengit dan terbuka.
Persija Masih Membayangi
Meski tidak bermain di hari yang sama, Persija Jakarta tetap menjadi faktor penting dalam persaingan juara.
Dengan 50 poin, Macan Kemayoran berada dalam jarak aman untuk kembali merebut puncak jika pesaing terpeleset. Konsistensi di sisa laga akan menjadi penentu apakah Persija mampu mengakhiri musim sebagai yang terbaik.
Hasil Lengkap Pekan Ke-23 (Kamis, 26 Februari 2026)
-
Persib Bandung 5-0 Madura United
-
Borneo FC 3-1 Arema FC
-
Persita Tangerang 0-1 Dewa United
Hasil ini turut memengaruhi persaingan di papan tengah dan bawah, terutama bagi tim-tim yang masih berjuang menghindari zona degradasi.
Klasemen Sementara Liga 1 2025/2026 (Usai Pekan ke-23)
-
Persib Bandung – 53 poin
-
Persija Jakarta – 50 poin
-
Borneo FC – 49 poin
-
Malut United – 41 poin
-
Persebaya Surabaya – 38 poin
-
Persita Tangerang – 36 poin
-
Bhayangkara FC – 35 poin
-
PSIM Yogyakarta – 33 poin
-
Dewa United – 33 poin
-
Arema FC – 31 poin
-
Bali United – 29 poin
-
Persik Kediri – 26 poin
-
PSM Makassar – 23 poin
-
Madura United – 20 poin
-
PSBS Biak – 18 poin
-
Persijap Jepara – 18 poin
-
Semen Padang – 16 poin
-
Persis Solo – 13 poin
Persaingan Masih Terbuka
Dengan sisa pertandingan yang masih cukup panjang, peta persaingan belum sepenuhnya mengerucut.
Persib memang berada di posisi terdepan, namun tekanan dari Persija dan Borneo FC terus mengintai.
Di sisi lain, pertarungan zona degradasi juga tak kalah panas, membuat setiap laga Liga 1 kini memiliki arti ganda: menentukan nasib di atas dan di bawah klasemen.
Jika tren performa ini berlanjut, Liga 1 2025/2026 berpotensi menghadirkan penentuan juara hingga pekan-pekan terakhir—sebuah skenario ideal bagi kompetisi yang semakin kompetitif dan menarik perhatian publik sepak bola nasional.
Editor : Mahendra Aditya