RADAR KUDUS - Musim kompetisi Liga 2 Indonesia 2025/2026 berjalan sangat kompetitif.
PSIS Semarang, klub besar yang musim lalu terdegradasi dari Liga 1, kini menghadapi tantangan berat untuk bertahan di kasta kedua sepak bola nasional.
Menurut data terbaru klasemen yang tersedia dari berbagai situs statistik Liga 2 (peringkat dapat bervariasi tergantung update terbaru liga), posisi tim Mahesa Jenar saat putaran kedua belum berada dalam posisi aman dan masih jauh dari zona atas–promosi.
Salah satu laporan menyebutkan bahwa tim ini sempat berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan raihan poin rendah meskipun kompetisi memasuki pekan akhir putaran kedua.
Performa PSIS Semarang
Beberapa hasil pertandingan yang memengaruhi posisi PSIS antara lain:
-
PSIS sempat keluar dari dasar klasemen setelah meraih kemenangan penting atas Persipal FC Palu di awal 2026, yang membantu mereka menjauh dari juru kunci sementara.
-
Namun sejumlah kekalahan pahit tetap membayangi; mereka pernah ditaklukkan Deltras FC 0-2 di kandang dan tidak tampil konsisten.
-
Dalam laga pekan 18, PSIS kembali mengalami kekalahan telak 3-0 dari Kendal Tornado FC, yang merupakan indikator bahwa performa masih jauh dari stabil.
Pencapaian ini membuat PSIS masih berjibaku di papan bawah klasemen, sementara tim lain terus mengamankan poin untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Bentuk Format Kompetisi Liga 2
Format kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 memperlihatkan bahwa beberapa tim di papan bawah akan terdegradasi langsung sementara tim yang berada tepat di luar posisi aman harus melalui playoff degradasi.
Artinya, bukan hanya kemenangan amat penting – setiap poin yang hilang bisa berdampak signifikan pada peluang bertahan tim seperti PSIS Semarang.
Analisis Peluang Bertahan PSIS Semarang di Liga 2
Masuk ke putaran ketiga Liga 2 adalah fase yang sangat menentukan dan sering disebut sebagai babak hidup atau mati.
Berikut analisis peluang PSIS bertahan berdasarkan kondisi terkini:
1. Situasi Klasemen yang Belum Aman
PSIS Semarang belum menunjukkan konsistensi yang mampu menempatkan mereka jauh dari zona degradasi.
Meskipun sempat meraih hasil positif, sejumlah kekalahan besar dan penyisihan poin signifikan lawan menjadi faktor yang memperlihatkan tantangan yang masih besar.
Dengan format Liga 2 yang sangat kompetitif, bahkan selisih beberapa poin saja bisa menempatkan tim di zona playoff degradasi atau turun langsung.
2. Revolusi Skuad dan Pembenahan
Manajemen PSIS melakukan perombakan besar skuad memasuki putaran ketiga, termasuk membawa pelatih baru dan banyak pemain baru untuk memperbaiki performa tim.
Ini menunjukkan bahwa klub sadar posisi mereka berbahaya dan bergerak proaktif. Strategi ini tidak menjamin otomatis lolos degradasi, tetapi setidaknya memberi peluang untuk memperbaiki hasil.
3. Perlu Konsistensi dan Mental Juara
Pertandingan di Liga 2 sering didefinisikan oleh mental juara dan kemampuan tim untuk tetap berkonsentrasi sepanjang 90 menit.
PSIS telah mengalami beberapa hasil negatif akibat performa yang tidak konsisten pada berbagai pekan.
Untuk bertahan, mereka harus menggandakan fokus pada setiap laga, khususnya menghadapi tim lain yang juga berjuang keluar dari zona degradasi.
4. Lawan yang Kompetitif
Persaingan Liga 2 saat ini sangat ketat. Banyak klub yang berambisi lolos ke putaran berikutnya atau sekadar bertahan, sehingga perebutan poin di papan bawah semakin sengit.
Ini tidak hanya berarti tekanan bertambah, tetapi juga peluang lain muncul jika PSIS berhasil memanfaatkan hasil pertandingan tim lain secara strategis.
Masih Ada Peluang, Tapi Jalan Berat Menanti
Status PSIS Semarang saat ini:
-
Belum aman dari ancaman degradasi
-
Perlu konsistensi poin tambahan
-
Persaingan ketat dengan tim lain yang punya motivasi kuat bertahan
Faktor yang membantu peluang bertahan:
- Perombakan skuad dan sosok pelatih baru
- Pernah keluar dari juru kunci setelah menang
- Masih ada sisa pertandingan penting
Faktor yang menghambat:
- Kekalahan besar yang memengaruhi selisih gol
- Performanya belum stabil sepanjang kompetisi
- Tekanan dari tim rival di papan bawah yang juga berjuang
Ringkasan
PSIS Semarang saat ini berada dalam fase krusial di Liga 2 Championship 2025/2026.
Walaupun sempat ada hasil positif yang menjauhkan mereka dari dasar klasemen, tim ini masih menghadapi risiko degradasi tinggi.
Untuk bertahan, klub harus meraih hasil maksimal pada setiap laga tersisa, memperbaiki konsistensi permainan, serta memanfaatkan momen lawan yang juga tertekan.
Peluang itu ada — tetapi jalannya tetap berat.
Editor : Mahendra Aditya