JEPARA — Persijap Jepara berhasil mengamankan tiga poin penting, usai menundukkan Madura United pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (7/2) malam, berlangsung sengit.
Kemenangan Laskar Kalinyamat dipetik atas gol bunuh diri pemain Madura United, Giovani Jorim Herzon Dacosta Numberi, pada menit ke-64.
Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi.
Bahkan, di bawah 15 menit pertama, tensi permainan sudah memanas. Madura yang datang sebagai tim tamu tampil agresif sejak awal.
Persijap mulai menunjukkan ancaman pada menit ke-19. Iker Guarrotxena melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, namun masih mampu dibendung barisan pertahanan Madura United.
Upaya lanjutan juga kerap dilakukan melalui skema umpan panjang, meski belum membuahkan hasil.
Hingga satu menit tambahan waktu babak pertama, kedua tim gagal mencetak gol. Skor kacamata 0-0 bertahan saat turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.
Persaingan ketat di lini tengah dan kotak penalti kerap terjadi.
Gol yang ditunggu para supporter di GBK akhirnya hadir pada menit ke-64. Berkat kesalahan di lini belakang Madura United.
Berawal dari kemelut di dalam kotak penalti Madura United, Giovani Jorim Herzon Dacosta Numberi salah mengantisipasi bola, sehingga si kulit bundar justru bersarang ke gawang sendiri yang dijaga Diky Indriyana. Persijap unggul 1-0.
Enam menit berselang, Persijap hampir menggandakan keunggulan. Alexis Gomez mengirimkan umpan matang ke arah Charlos Franca, namun peluang emas tersebut gagal ditanduk menjadi gol.
Drama kembali terjadi pada masa injury time. Winger anyar Persijap, Lucas Morelatto, dilanggar keras oleh Luiz Marcelo Morais Dos Reis pada menit 90+3. Kepala Lucas disikut oleh pemain yang kerap disapa Lulinha tersebut.
Wasit tanpa ragu mengganjar kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, usai memastikan pelanggaran tersebut lewat VAR checking.
Bermain dengan 10 orang, Madura United tetap berupaya menekan di sisa waktu pertandingan.
Namun, lini pertahanan Persijap tampil disiplin dan kokoh.
Bahkan di detik-detik akhir, Charlos Franca kembali memperoleh peluang emas setelah berhasil melewati kiper Madura United, sayangnya masih mampu dihalau bek lawan.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persijap Jepara untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, di tengah ketatnya persaingan papan bawah klasemen. Atas kemenangan tersebut Persijap merangkak naik ke peringkat 16, dengan koleksi 15 poin.
Head Coach Persijap Jepara, Divaldo Alves, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia menilai Madura United merupakan tim kuat dengan banyak pemain berpengalaman di Liga 1.
“Seperti yang saya bilang, Madura adalah tim kuat. Kami antisipasi semua serangan dan menunggu momentum,” ujar Divaldo.
Menurutnya, Persijap sebenarnya memiliki beberapa peluang emas di babak pertama, namun belum mampu dimaksimalkan. Ia menilai perubahan sikap dan mental pemain di babak kedua menjadi kunci kemenangan.
“Babak kedua mental tim berbeda. Lawan bermain dengan empat pemain di depan, tapi kami bisa mengantisipasi. Saya ucapkan terima kasih kepada pemain, mereka sangat spartan dan bekerja keras,” tegasnya.
Divaldo juga menjelaskan alasan rotasi pemain. Yakubu dan Buyung disebut masih dalam proses pemulihan, sehingga dipilih untuk disimpan demi laga-laga berikutnya. Termasuk Sudi Abdallah.
“Pertandingan masih panjang. Sudi jadi opsi saya, ditambah pemain sayap baru yang datang,” jelasnya.
Penyerang Persijap, Iker Guarrotxena, turut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada supporter yang terus memberi dukungan penuh.
“Saya mau mengucapkan terima kasih kepada supporter. Hasil ini bukan keberuntungan, tapi hasil dari kerja keras tim,” kata Iker.
Ia menegaskan kondisi mental Persijap saat ini sangat baik, meski tim menghadapi perjalanan berat usai pertandingan melawan Arema FC pada Senin (2/2).
“Perjalanan kami sulit dan melelahkan, tapi mental tim luar biasa. Kami happy dan siap fokus ke laga berikutnya,” pungkasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya