RADAR KUDUS - Hari kedua sesi shakedown pramusim Formula 1 di Barcelona berlangsung dalam kondisi yang jauh berbeda dibanding hari sebelumnya.
Jika Senin diselimuti langit cerah, hujan justru turun pada Selasa, memaksa sejumlah tim papan atas menyesuaikan rencana mereka.
McLaren dan Mercedes, dua tim teratas konstruktor musim lalu, memilih menunda turun ke lintasan sambil menunggu kondisi trek membaik.
Ferrari justru menjadi tim yang paling aktif. Setelah menjalani shakedown awal di lintasan Fiorano pada Jumat lalu, tim asal Italia itu langsung turun ke Sirkuit Barcelona.
Ferrari menutup musim 2025 di posisi keempat klasemen konstruktor, dengan Charles Leclerc meraih tujuh podium, termasuk pole position impresif di Hungaria.
Pembalap asal Monako itu menjadi yang pertama menjajal lintasan pada Selasa pagi.
Leclerc mencatatkan jumlah putaran yang signifikan di sesi pagi, memberikan data penting bagi pengembangan mobil baru Ferrari.
Ia menyebut musim ini sebagai peluang besar bagi setiap tim untuk menciptakan perbedaan dan berharap Ferrari mampu memanfaatkannya untuk kembali ke puncak persaingan.
Sesi sore giliran diisi oleh juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton. Pembalap asal Inggris tersebut masih memburu podium utama pertamanya bersama Ferrari, setelah musim lalu hanya meraih kemenangan sprint di Tiongkok.
Meski hujan belum sepenuhnya reda dan lintasan tetap basah, Hamilton mampu menyelesaikan sekitar 120 lap, termasuk melewati satu periode red flag.
Ia menilai hasil tersebut sangat positif dan mengaku bangga dengan kerja tim di pabrik yang telah menyiapkan mobil dengan baik.
Ferrari menutup hari pertama mereka di Barcelona dengan total jarak tempuh yang besar, sebuah langkah awal penting dalam ambisi menantang gelar juara musim ini.
Pihak tim menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah keandalan, mengingat mobil dan unit tenaga yang sepenuhnya baru.
Soal performa, Ferrari menilai masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dan lebih memilih memahami karakter mobil secara bertahap.
Di sisi lain, Max Verstappen juga merasakan pengalaman pertamanya dengan mobil terbaru Red Bull RB22 di sirkuit yang menyimpan kenangan manis, tempat ia meraih kemenangan Formula 1 perdananya satu dekade lalu.
Verstappen melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan rekan setim barunya, Isack Hadjar, yang turun pada hari Senin sebagai bagian dari kerja sama baru Red Bull–Ford dalam pengembangan power unit.
Hadjar kembali mengemudikan mobil pada sesi sore dan mencatatkan banyak putaran di kondisi lintasan basah.
Pembalap asal Prancis itu tampil impresif pada musim debutnya bersama Racing Bulls, yang mengantarkannya promosi ke tim utama Red Bull untuk musim 2026.
Meski sempat mengalami insiden kecil menjelang gelap, tim memastikan Hadjar dalam kondisi baik.
Secara keseluruhan, Red Bull menilai dua hari pertama di Barcelona berjalan solid meski cuaca tidak bersahabat.
Selain satu kesempatan singkat di lintasan kering, sebagian besar sesi dihabiskan dalam kondisi basah.
Namun tim menganggap hal tersebut tetap bermanfaat, mengingat regulasi baru membuat semua aspek mobil masih dalam tahap pembelajaran.
Dengan dua hari pengujian telah dilalui, seluruh tim kini bersiap memaksimalkan sisa waktu hingga shakedown pramusim di Barcelona berakhir pada Jumat mendatang, sebelum fokus beralih ke persiapan balapan pertama musim ini. (Ghina)
Editor : Ali Mustofa