Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bojan Hodak Tegaskan Kurzawa & Markx Tunggu Adaptasi, Fokus Hindari Risiko Cedera Sebelum Debut Bersama Persib Bandung

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 28 Januari 2026 | 09:02 WIB
Kurzawa dan Dion Markx , Dua Bek, Dua Misi: Persib Tarik Pengalaman Eropa dan Masa Depan Timnas Sekaligus
Kurzawa dan Dion Markx , Dua Bek, Dua Misi: Persib Tarik Pengalaman Eropa dan Masa Depan Timnas Sekaligus

RADAR KUDUS - Persib Bandung tengah menghadapi momen penting di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Meski telah memperkenalkan dua wajah baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx, keduanya belum terlihat bergabung dalam sesi latihan tim.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan: seberapa cepat mereka bisa menyesuaikan diri, dan bagaimana manajemen Persib menyeimbangkan ambisi jangka pendek dengan kebutuhan adaptasi pemain baru?

Baca Juga: Transfer Persib Bandung: Kurzawa Datang, Federico Barba nyaris mencapai kesepakatan dengan Pescara

Latihan Persib Tanpa Dua Rekrutan Anyar

Setelah libur singkat, tim kembali menggelar latihan di lapangan pendukung Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Selasa (27/1/2026), menjelang duel pekan ke-19 melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026).

Namun, seperti diberitakan, Kurzawa dan Markx belum terlihat mengikuti sesi latihan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan harapannya agar kedua pemain bisa bergabung pada Rabu (28/1/2026). "Satu-satunya kendala hanya KITAS. ITC sudah selesai, jadi semoga besok dia (Kurzawa) sudah bisa hadir," ujar Hodak.

Hodak menekankan pentingnya waktu adaptasi bagi pemain baru agar bisa membangun chemistry dengan rekan setim, bukan sekadar hadir di lapangan.

Keputusan ini menegaskan bahwa Persib lebih mementingkan kualitas kerjasama dan keselamatan pemain dibandingkan memaksakan debut cepat.

Dion Markx Sedang Menuju Indonesia

Sementara itu, Dion Markx tengah dalam perjalanan dari Belanda menuju Bandung. Hodak menyebut, Markx telah mengonfirmasi rencananya untuk terbang dalam 48 jam terakhir.

Meskipun demikian, pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa kedua pemain tidak akan dibawa ke Solo. Alasan utama adalah risiko cedera jika pemain langsung diturunkan tanpa adaptasi latihan yang memadai.

Baca Juga: Dilepas Persis, Diambil Borneo FC: Cleylton Santos Jadi Amunisi Baru Pesut Etam

Potensi Dion Markx dan Investasi Jangka Panjang

Bojan juga menyoroti potensi besar Dion Markx, terutama dalam penguasaan bola. Meski memiliki postur ideal dan kemampuan ofensif yang menjanjikan, kemampuan bertahannya masih perlu dikembangkan.

"Dia punya masa depan cerah, dan kami mendatangkannya untuk jangka panjang," jelas Hodak.

Kehadiran pemain muda dalam latihan juga menjadi sorotan. “Hari ini ada enam pemain muda yang ikut sesi latihan. Mereka adalah masa depan Persib,” kata Hodak.

Ini menunjukkan bahwa klub memprioritaskan pembangunan tim berkelanjutan, menggabungkan pengalaman pemain senior dengan energi dan kreativitas pemain muda.

Adaptasi Kurzawa dan Dampaknya untuk Tim

Layvin Kurzawa, yang berasal dari negara yang sama dengan Andrew Jung, diprediksi akan cepat menyesuaikan diri. Bojan menilai keberadaan pemain dengan latar belakang serupa mempermudah adaptasi, karena membangun kenyamanan komunikasi dan koneksi di lapangan.

“Ini normal dalam sepak bola. Dulu Barba dan Jung selalu bersama, pemain Brasil juga sering berkumpul, begitu juga pemain Belanda. Hal seperti ini wajar,” ujar Hodak.

Ia menambahkan bahwa meski ada kelompok kecil, tim tetap solid sebagai satu unit, yang menjadi fondasi penting sebelum menghadapi pertandingan krusial di kompetisi domestik maupun Asia.

Baca Juga: Tanpa Marc Klok, Persib Hadapi Ujian Terberat di Manahan Lawan Persis Solo

Fokus Persib: Keseimbangan Antara Ambisi dan Keselamatan Pemain

Situasi ini menggambarkan dilema yang sering dihadapi klub besar: menyeimbangkan ambisi jangka pendek dengan kesejahteraan dan kesiapan pemain.

Memaksakan debut pemain baru bisa berisiko, terutama di musim dengan jadwal padat dan pertandingan intensitas tinggi.

Dengan menunggu Kurzawa dan Markx beradaptasi penuh, Persib menunjukkan strategi manajemen risiko yang matang. Fokus utama adalah menjaga kestabilan tim, meminimalkan cedera, dan memastikan semua pemain bisa memberikan performa terbaik ketika diturunkan.

Langkah Bijak Persib di Awal Putaran Kedua

Kehadiran Kurzawa dan Markx adalah investasi jangka panjang bagi Persib. Keputusan untuk tidak membawa mereka ke Solo bukan tanda kelemahan, melainkan strategi mengutamakan adaptasi, keselamatan, dan chemistry tim.

Dengan pendekatan ini, Persib berpeluang membangun fondasi kuat untuk menghadapi sisa musim Super League dan kompetisi AFC Champions League Two.

Langkah bijak ini menunjukkan bahwa ambisi klub tidak selalu tentang kepuasan instan, tetapi tentang stabilitas dan kesuksesan yang berkelanjutan.

Editor : Mahendra Aditya
#Layvin Kurzawa Persib #liga 3 #pemain persib bandung #Rekrutan baru Persib #persib bandung #layvin kurzawa #Pemain asing Persib bandung #Dion markx #bojan hodak #Liga 2 #liga 1