Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dilepas Persis, Diambil Borneo FC: Cleylton Santos Jadi Amunisi Baru Pesut Etam

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 28 Januari 2026 | 08:24 WIB

 

Cleylton Santos, mantan pemain Persis Solo yang direkrut Borneo FC
Cleylton Santos, mantan pemain Persis Solo yang direkrut Borneo FC

RADAR KUDUS - Dalam sepak bola profesional, satu klub bisa menganggap seorang pemain sebagai beban, sementara klub lain melihatnya sebagai peluang.

Itulah potret yang kini melekat pada Cleylton Santos. Bek jangkung asal Brasil itu memang tidak lagi masuk rencana Persis Solo, namun alih-alih terpuruk, ia justru mendarat di salah satu tim papan atas Super League: Borneo FC.

Keputusan Persis melepas Cleylton pada bursa transfer Januari 2026 menyisakan tanda tanya. Bukan karena sang pemain minim kontribusi, melainkan justru sebaliknya.

Cleylton adalah bek dengan produktivitas gol yang terbilang langka di posisinya. Namun perubahan arah kebijakan teknis di tubuh Laskar Sambernyawa membuatnya harus angkat kaki dari Stadion Manahan.

Baca Juga: Satu Gol, Satu Pernyataan: SIFA FC Menang dan Menegaskan Diri sebagai Penantang Serius Liga 4 Sumsel

Revolusi Milo dan Korban di Dalamnya

Masuknya Milomir Seslija sebagai pelatih anyar Persis Solo menandai babak baru yang drastis. Milo datang dengan filosofi sendiri, termasuk preferensi terhadap pemain asing dari Eropa Timur. Hasilnya bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan revolusi skuad.

Empat pemain baru didatangkan dalam waktu singkat. Konsekuensinya, tujuh pemain asing harus disingkirkan.

Daftar nama yang dilepas bukan kaleng-kaleng: Xandro Schenk, Jordy Tutuarima, Fuad Sule, Gervane Kastaneer, Adriano Castanheira, Zulfahmi Arifin, dan Cleylton Santos.

Dari daftar tersebut, Cleylton menjadi salah satu nama yang paling disayangkan publik. Sebab secara statistik dan fungsi di lapangan, ia masih sangat relevan.

Baca Juga: Tanpa Marc Klok, Persib Hadapi Ujian Terberat di Manahan Lawan Persis Solo

Bek Tengah, Tapi Rajin Menyumbang Gol

Cleylton Santos bukan bek biasa. Dengan tinggi badan mencapai 190 sentimeter, ia adalah ancaman nyata dalam situasi bola mati.

Selama membela Persis sejak Januari 2025, Cleylton tampil dalam 29 pertandingan dan mencetak empat gol—angka yang tergolong tinggi untuk seorang bek tengah.

Salah satu momen paling dikenang adalah gol krusialnya saat Persis menahan imbang PSIM Jogja 2-2 dalam Derbi Mataram, November lalu. Gol tersebut bukan hanya menyelamatkan poin, tetapi juga mempertegas reputasinya sebagai pemain yang mampu muncul di momen genting.

Produktivitas itulah yang membuat kepergiannya terasa janggal. Namun bagi Milo, keputusan itu adalah bagian dari pembersihan dan pembangunan ulang.

“Kita tahu ini masalah kita. Kalau mau berkembang, kita harus berubah. Dan perubahan selalu butuh keputusan,” ujar Milo, menegaskan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan analisis internal tim.

Borneo FC Melihat Celah yang Ditinggalkan

Di saat Persis melepas, Borneo FC justru bergerak cepat. Klub berjuluk Pesut Etam itu mengumumkan kedatangan Cleylton Santos dengan skema peminjaman. Sebuah langkah yang dinilai banyak pihak sebagai manuver cerdas.

Borneo FC tidak sekadar mencari pelapis. Mereka mencari solusi instan. Dan Cleylton menawarkan paket lengkap: pengalaman, kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta naluri mencetak gol.

Dalam pernyataan resminya, manajemen Borneo FC menyebut Cleylton sebagai pemain yang sudah memahami iklim sepak bola Indonesia. Artinya, tidak ada fase adaptasi panjang yang menghambat kontribusinya.

“Cleylton sudah tidak asing dengan sepak bola Indonesia. Kami berharap ia bisa cepat menyatu dengan skema tim,” tulis pernyataan klub.

Baca Juga: PSIS Menang Tapi Belum Aman, Jafri Sastra Ingatkan Fokus Hadapi Kendal Tornado di Jatidiri

Kepingan yang Pas untuk Fabio Lefundes

Bagi pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, kehadiran Cleylton bisa menjadi kepingan penting dalam menjaga stabilitas lini belakang. Di level persaingan papan atas, detail kecil sering kali menentukan hasil akhir. Tambahan satu bek yang dominan di udara dan berbahaya saat set piece bisa menjadi pembeda.

Lebih dari itu, Cleylton datang tanpa tekanan berlebih. Statusnya sebagai pemain pinjaman justru memberinya ruang untuk bermain lepas, membuktikan diri, dan menunjukkan bahwa keputusannya dilepas Persis adalah kekeliruan.

Ironi Transfer dan Logika Sepak Bola

Kisah Cleylton Santos mencerminkan realitas keras dunia sepak bola. Statistik bagus tidak selalu menjamin tempat. Kadang, pergantian pelatih saja cukup untuk mengubah nasib seorang pemain.

Namun di sisi lain, kasus ini juga menunjukkan bagaimana klub yang jeli bisa memanfaatkan situasi.

Borneo FC mendapatkan pemain berpengalaman tanpa harus mengeluarkan biaya transfer besar. Risiko minim, potensi maksimal.

Jika Cleylton mampu mengulang performanya seperti di Persis—bahkan meningkat—Borneo FC bisa saja menjadi pemenang terbesar dari dinamika bursa transfer Januari ini.

Baca Juga: Hari Kedua Liga 4 Zona Sulsel: Mangiwang FC Hadapi Ancaman MRC Bulukumba

Motivasi Ganda Seorang Bek

Bagi Cleylton sendiri, kepindahan ini bukan sekadar pelarian. Ini adalah kesempatan. Kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis, belum salah dinilai, dan masih layak berada di level tertinggi kompetisi Indonesia.

Dalam banyak kasus, pemain yang “terbuang” justru tampil lebih lapar. Mereka bermain dengan satu misi: menjawab keraguan lewat performa, bukan kata-kata.

Akhir Cerita Belum Ditulis

Apakah Persis akan menyesali keputusan ini? Ataukah Milo benar bahwa perubahan besar memang membutuhkan pengorbanan? Jawabannya akan muncul seiring berjalannya putaran kedua Super League 2025/2026.

Yang jelas, Cleylton Santos kini telah membuka lembaran baru. Dari Manahan ke Samarinda, dari pemain yang disingkirkan menjadi opsi strategis. Sepak bola memang kejam, tapi juga adil bagi mereka yang siap bangkit.

Editor : Mahendra Aditya
#transfer Persis Solo #liga 3 #persis solo #Cleylton Santos #pemain asing borneo fc #Pemain Asing Persis Solo #borneo fc #liga 4 #Liga 2 #liga 1