Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gresik Phonska Plus Kunci Juara Putaran Pertama, Bandung bjb Tandamata Dihadapkan Realita Keras Proliga 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 26 Januari 2026 | 08:10 WIB
Gresik Phonska Plus kalahkan Bandung bjb Tandamata pada putaran pertama Proliga 2026.
Gresik Phonska Plus kalahkan Bandung bjb Tandamata pada putaran pertama Proliga 2026.

RADAR KUDUS - Seri ketiga putaran pertama Proliga 2026 menjadi panggung penegasan. Bukan hanya soal kemenangan, melainkan tentang siapa yang benar-benar siap menjadi penguasa musim ini.

Di GOR Sabilulungan, Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (25/1/2026) malam, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia tampil tanpa kompromi dan mematahkan ambisi tuan rumah Bandung bjb Tandamata.

Skor telak 3-0 (25-14, 31-29, 25-23) bukan sekadar angka di papan skor. Hasil ini menegaskan satu hal: Gresik Phonska Plus bukan hanya tim kuat, tetapi tim paling konsisten dan paling siap secara mental di Proliga 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan mereka keluar sebagai juara putaran pertama dengan poin sempurna.

Baca Juga: LavAni Tanpa Cela di Putaran Pertama Proliga 2026: Empat Laga, Nol Kekalahan, Standar Juara

Bandung Gagal Sapu Bersih, Kandang Tak Lagi Angker

Bandung bjb Tandamata datang dengan kepercayaan diri tinggi. Bermain di kandang sendiri, mereka sebelumnya sukses mengamankan satu kemenangan dramatis atas Jakarta Pertamina Enduro lewat laga lima set.

Namun, harapan menyapu bersih dua laga kandang runtuh di tangan tim tamu yang tampil dingin dan efisien.

Alih-alih tampil dominan, Bandung justru kesulitan sejak set pertama. Serangan mereka kerap mentok di blok rapat Gresik, sementara transisi bertahan ke menyerang terlihat lambat.

Set kedua memang sempat memberi harapan, ketika Bandung memaksa skor ketat hingga 29-31. Namun pada momen krusial, Gresik menunjukkan ketenangan yang membedakan tim juara dan penantang.

Kekalahan ini membuat Bandung bjb Tandamata menutup putaran pertama dengan tiga kemenangan dan tiga kekalahan, mengoleksi 9 poin dan duduk di peringkat ketiga klasemen sementara. Posisi yang belum aman, sekaligus menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Gresik Phonska Plus: Menang Tanpa Drama, Juara Tanpa Celah

Bagi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, kemenangan di Bandung adalah kepingan terakhir yang menyempurnakan putaran pertama mereka.

Lima laga, lima kemenangan, dan 15 poin penuh. Tidak ada tim lain yang mampu menandingi konsistensi tersebut.

Yang membuat Gresik berbeda bukan hanya kualitas individu, melainkan kedalaman skuad dan disiplin taktik.

Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko kembali menjadi momok di lini serang, sementara koordinasi pertahanan mereka membuat lawan kesulitan menemukan celah bersih.

Pelatih Alessandro Lodi mengakui bahwa timnya belum tampil sempurna. Namun justru di situlah kekuatan Gresik terlihat.

“Pertahanan kami bagus, tapi belum luar biasa. Masih ada celah. Namun kami tahu bagaimana mengantisipasi tekanan lawan,” ujarnya.

Pernyataan ini mengisyaratkan satu hal penting: Gresik masih punya ruang berkembang, meski sudah memimpin klasemen dengan poin maksimal.

Pengakuan Jujur Bandung: Kualitas Asing Jadi Pembeda

Di kubu tuan rumah, pelatih Risco Herlambang tidak mencari kambing hitam. Ia mengakui kualitas pemain asing Gresik berada di atas rata-rata kompetisi.

“Pemain asing mereka memang sulit dibendung. Di atas rata-rata,” katanya singkat.

Pengakuan ini sekaligus menegaskan bahwa Proliga 2026 bukan hanya soal strategi lokal, tetapi juga bagaimana klub memaksimalkan rekrutan asing secara tepat. Dalam laga ini, Bandung kalah pengalaman dan ketenangan, bukan sekadar kalah skor.

Kekalahan dari Gresik bukan akhir dunia bagi Bandung bjb Tandamata. Namun hasil ini adalah alarm keras.

Jika ingin berbicara lebih jauh di Proliga 2026, Bandung perlu memperbaiki beberapa aspek krusial: konsistensi receive, efektivitas serangan saat poin kritis, serta manajemen emosi ketika ditekan.

Putaran kedua akan menuntut lebih dari sekadar semangat kandang. Tanpa perbaikan nyata, Bandung berisiko kembali tersandung saat menghadapi tim-tim dengan struktur permainan rapi seperti Gresik.

Peta Kekuatan Proliga 2026 Mulai Terbaca

Hasil-hasil di pekan ketiga putaran pertama memberi gambaran awal peta persaingan. Jakarta LavAni Livin Transmedia tampil solid di sektor putra, sementara Gresik Phonska Plus menjadi tolok ukur di sektor putri.

Kemenangan LavAni atas Surabaya Samator dengan skor 3-0 semakin menegaskan dominasi mereka. Di sisi lain, beberapa tim besar masih inkonsisten, menandakan bahwa fase eliminasi nanti akan menjadi ujian sesungguhnya.

Proliga 2026: Bukan Lagi Soal Nama Besar

Satu pelajaran penting dari putaran pertama Proliga 2026 adalah: nama besar tidak otomatis menjamin kemenangan. Konsistensi, disiplin, dan mental bertanding menjadi faktor pembeda.

Gresik Phonska Plus mempraktikkan itu dengan sempurna. Bandung bjb Tandamata, meski memiliki potensi, harus segera mengejar ketertinggalan jika tak ingin hanya menjadi pelengkap persaingan.

Editor : Mahendra Aditya
#Hasil Proliga 2026 #proliga #hasil voli Proliga #Hasil Proliga #klasemen Proliga 2026 #juara putaran pertama Proliga #Gresik Phonska Plus #Klasemen Proliga 2026 putra #hasil Proliga 2026 hari ini #Bandung BJB tandamata