Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pelatih Persijap Divaldo Alves Berikan Evaluasi Usai Kalah dengan Dewa United 3-0

Fikri Thoharudin • Selasa, 13 Januari 2026 | 05:27 WIB
LAGA BERAT: Rosalvo tengah berebut bola dengan pemain Dewa United pada Senin (12/1).
LAGA BERAT: Rosalvo tengah berebut bola dengan pemain Dewa United pada Senin (12/1).

JEPARA — Kekalahan telak Persijap Jepara dari Dewa United 3-0, menjadi bahan evaluasi serius bagi tim pelatih. 

Utamanya usai pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, pada Senin (12/1).

Head Coach Persijap Jepara Divaldo Da Silva Teixeira Alves menilai anak asuhnya sudah berusaha maksimal, namun masih terkendala fokus dan konsistensi permainan.

“Dari pertandingan malam ini, pemain sudah berusaha maksimal. Tapi memang ada beberapa momen kami kurang fokus,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas pemain Dewa United memang berada di level yang baik. 

Meski demikian, Divaldo menegaskan Persijap sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol. Baik di babak pertama maupun babak kedua, namun gagal dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kualitas pemain Dewa bagus. Kita sebetulnya bisa punya peluang gol, tapi tidak dimanfaatkan. Babak kedua pun sama.

Otomatis ini perlu kami perbaiki, agar tim lebih kuat," jelasnya.

Divaldo menilai hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi. 

Ia menegaskan tim pelatih akan melakukan perbaikan. Supaya Persijap tampil lebih kuat pada laga-laga berikutnya. Utamanya dalam putaran kedua.

Terkait program ke depan, Divaldo menyebut Persijap berencana menggelar satu laga uji coba. Sekaligus menambah amunisi dan racikan pemain baru. 

Ia menilai kehadiran pemain berpengalaman di Liga 1 sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tim.

“Kami mau satu uji coba. Semua pemain harus kerja keras. Fight, fight, fight,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi permainan. 

Menurut Divaldo, semangat juang saja tidak cukup, jika tidak diiringi fokus dan stabilitas performa.

Fight itu penting, tapi kalau tidak konsisten, tidak akan dapat hasil bagus. Harus lebih fokus dan lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang Persijap Wahyudi Hamisi mengakui laga melawan Dewa United berjalan berat sejak awal. 

Ia menyebut kondisi tim yang belum maksimal juga berpengaruh pada hasil pertandingan.

“Pertandingan ini berat, kami tahu sendiri kualitas lawan. Di pertandingan sebelumnya juga belum maksimal. Jadi kami harus berbenah dan fight di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Wahyudi berharap Persijap bisa tampil jauh lebih baik pada putaran kedua kompetisi. 

Ia optimistis target bertahan di Liga 1 masih bisa dicapai. Manakala tim mampu melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami berharap di putaran kedua nanti hasilnya jauh lebih baik dan target bertahan di Liga 1 bisa tercapai,” katanya.

Ia juga mengungkapkan faktor cuaca dan kondisi fisik pemain turut memengaruhi performa tim. 

Wahyudi mengaku baru keluar dari rumah sakit dua hari sebelum pertandingan, serta belum sempat mengikuti latihan secara penuh.

“Cuaca beberapa hari ke belakang sangat mempengaruhi. Saya sendiri baru keluar dari rumah sakit dua hari lalu, dua hari sebelum pertandingan belum bisa ikut latihan. Banyak pemain juga sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, intensitas latihan yang terganggu akibat cuaca panas dan hujan, membuat kondisi tim belum sepenuhnya ideal. 

Meski demikian, ia menegaskan Persijap akan terus berjuang dan memperbaiki kekurangan demi hasil yang lebih baik ke depan.

"Jadi kami berharap di putaran kedua akan jauh lebih baik," tandasnya.(fik)

Editor : Ali Mustofa
#dewa united #persijap #Super League