RADAR KUDUS — PSIS Semarang menghadapi pekerjaan berat di babak kedua saat bertandang ke markas PSS Sleman pada laga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/1/2026). Mahesa Jenar tertinggal 0-1 setelah kebobolan gol cepat di awal pertandingan.
Gol PSS Sleman tercipta saat laga baru berjalan empat menit.
Junior Haqi sukses memanfaatkan umpan terobosan terukur dari lini tengah yang membelah pertahanan PSIS.
Tanpa banyak kontrol, Haqi menuntaskan peluang tersebut dan membawa Super Elja unggul cepat.
Gol dini itu mengubah dinamika permainan. PSS Sleman tampil lebih tenang dan percaya diri, sementara PSIS terlihat masih mencari ritme permainan.
Sepanjang babak pertama, tim tamu kesulitan mengembangkan serangan secara efektif karena rapatnya lini tengah tuan rumah.
PSIS sejatinya mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, alur bola kerap terputus sebelum memasuki area berbahaya.
Minimnya kreativitas di sepertiga akhir membuat peluang bersih sulit tercipta, sementara transisi bertahan PSS cukup solid dalam meredam tekanan.
Situasi ini menjadi catatan penting bagi kubu PSIS. Jika ingin mengubah jalannya pertandingan, perbaikan mutlak diperlukan di babak kedua.
Penguasaan bola perlu diterjemahkan menjadi ancaman nyata, bukan sekadar sirkulasi tanpa progres.
Selain itu, lini pertahanan PSIS juga dituntut lebih disiplin.
Gol cepat yang terjadi di awal laga menunjukkan masih adanya celah koordinasi yang harus segera dibenahi agar tidak kembali dihukum oleh serangan cepat PSS.
Babak kedua akan menjadi ujian karakter bagi Mahesa Jenar.
Tertinggal satu gol di kandang lawan, PSIS tak punya pilihan selain tampil lebih berani dan efektif jika ingin membawa pulang poin dari Sleman.
Editor : Mahendra Aditya