Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alejandro Garnacho Like Unggahan Fabrizio Romano Tentang Ruben Amorim Dipecat Manchester United

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 5 Januari 2026 | 18:39 WIB
Garnacho terpantau menyukai postingan Fabrizio Romano tentang pemecatan Amorim
Garnacho terpantau menyukai postingan Fabrizio Romano tentang pemecatan Amorim

RADAR KUDUS - Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United belum sepenuhnya dingin ketika satu gestur kecil memantik percakapan besar.

Alejandro Garnacho, mantan winger Setan Merah yang kini berseragam Chelsea, kedapatan menyukai unggahan Fabrizio Romano di Instagram yang mengumumkan pemecatan Amorim.

Tak ada komentar. Tak ada pernyataan resmi. Hanya satu klik “like”. Namun di era media sosial, gestur semacam itu sering kali berbicara lebih lantang daripada seribu kata.

Bagi sebagian penggemar, ini mungkin sekadar reaksi spontan. Namun bagi mereka yang mengikuti dinamika internal Manchester United dalam 14 bulan terakhir, tindakan Garnacho terasa seperti sinyal emosional yang tertahan lama.

Baca Juga: Perbandingan Statistik Amorim dan Maresca yang Sama-Sama Dipecat di Manchester United dan Chelsea

Relasi Retak Sejak Old Trafford

Hubungan Garnacho dan Amorim memang tidak pernah benar-benar hangat. Sejak pelatih asal Portugal itu mengambil alih kursi manajer, posisi Garnacho perlahan terpinggirkan.

Beberapa kali ia dicoret dari skuad utama, bahkan sempat “dibekukan” dalam momen-momen penting yang seharusnya menjadi panggung pemain muda.

Padahal, sebelum Amorim datang, Garnacho kerap dipandang sebagai simbol masa depan Manchester United.

Kecepatannya, keberaniannya dalam duel satu lawan satu, dan mental bertandingnya membuat ia dicintai publik Old Trafford.

Namun di bawah Amorim, status itu berubah. Garnacho tidak lagi menjadi pilihan utama. Sistem permainan yang kaku dan preferensi taktik membuatnya lebih sering berada di pinggir lapangan dibanding menjadi pembeda di lapangan.

Puncaknya terjadi pada Agustus lalu, ketika Garnacho akhirnya dilepas ke Chelsea. Transfer itu disebut-sebut sebagai keputusan “tak terelakkan”, tetapi banyak pihak menilai kepindahan tersebut lebih dipicu oleh hubungan yang memburuk ketimbang alasan teknis semata.

Baca Juga: Darren Fletcher Ditunjuk jadi Pelatih Sementara Setelah Manchester United Pecat Amorim

Ruben Amorim dipecat Manchester United
Ruben Amorim dipecat Manchester United

Like sebagai Bahasa Diam

Ketika Fabrizio Romano mengunggah kabar pemecatan Amorim, respons Garnacho datang tanpa kata. Ia tidak mengunggah story, tidak menulis caption, dan tidak memberi emoji. Ia hanya menyukai unggahan tersebut.

Namun justru di situlah letak maknanya.

Dalam dunia sepak bola modern, pemain sangat sadar bahwa setiap aktivitas digital diawasi publik. Satu “like” bisa dibaca sebagai dukungan, sindiran, atau bahkan pelepasan emosi yang selama ini disimpan.

Bagi banyak pengamat, gestur Garnacho mencerminkan kepuasan personal—bukan karena kebencian, tetapi sebagai penutup dari fase sulit dalam kariernya.

Amorim mungkin sudah pergi, tetapi jejak keputusannya masih membekas dalam perjalanan Garnacho.

Ruben Amorim dipecat Manchester United
Ruben Amorim dipecat Manchester United

Cermin Retaknya Ruang Ganti MU

Reaksi Garnacho juga membuka kembali diskusi lama tentang ruang ganti Manchester United di era Amorim. Pemecatan sang pelatih tidak hanya disebabkan oleh hasil di lapangan, tetapi juga konflik internal dan komunikasi yang tak berjalan mulus.

Beberapa pemain disebut merasa kewenangannya dibatasi, sementara pemain muda mengeluhkan ketidakjelasan peran. Garnacho menjadi salah satu contoh paling nyata dari dinamika tersebut.

Bahwa seorang mantan pemain MU merasa perlu “bereaksi” atas kepergian mantan manajernya menunjukkan bahwa masalah MU tidak pernah sesederhana taktik dan hasil.

Baca Juga: Bukan Karena Hasil Buruk, Ini Alasan Manchester United Mengakhiri Kontrak Ruben Amorim

Garnacho Melangkah, Amorim Tertinggal

Kini, Garnacho melanjutkan kariernya bersama Chelsea dengan lembaran baru. Sementara Amorim harus menerima kenyataan pahit: reputasi besar tidak selalu menjamin keberhasilan di klub raksasa.

Like itu mungkin tidak mengubah apa pun. Namun ia menjadi simbol kecil dari cerita yang lebih besar—tentang relasi pelatih dan pemain, tentang keputusan yang meninggalkan luka, dan tentang bagaimana sepak bola modern tak pernah benar-benar sepi dari pesan tersembunyi.

Di Old Trafford, Amorim telah pergi.
Di linimasa Instagram, reaksinya masih bergema.

Editor : Mahendra Aditya
#Amorim dipecat Manchester United #Ruben Amorim dipecat #Amorim #manchester united #Ruben Amorim #Alejandro Garnacho #amorim out #fabrizio romano #Amorim gaji Manchester United