Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fabio Berpotensi Absen, Keuntungan Persijap Jepara saat Bertandang Melawan Persija Jakarta

Fikri Thoharudin • Jumat, 2 Januari 2026 | 17:39 WIB
BERLANGSUNG SENGIT: Pemain Persija Jakarta Bruno Tubarão (kiri) dan Pemain Persijap Jepara Sudi Abdallah diprediksi akan berduel sengit.
BERLANGSUNG SENGIT: Pemain Persija Jakarta Bruno Tubarão (kiri) dan Pemain Persijap Jepara Sudi Abdallah diprediksi akan berduel sengit.

JAKARTA — Tahun baru, semangat baru. Sorot lampu Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, akan menjadi saksi perjuangan Persijap Jepara saat menantang tuan rumah Persija Jakarta, Sabtu (3/1). Kick off dimulai pukul 15.30 WIB. 

Laga sarat gengsi ini bukan sekadar pertandingan biasa bagi Laskar Kalinyamat. Namun momentum penting untuk bangkit, mengangkat mental, sekaligus menjauh dari zona degradasi.

Head Coach Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixeira Alves, memastikan timnya datang ke Jakarta dengan persiapan matang. 

Usai menelan pil pahit kalah oleh Persebaya Surabaya 4-0 pada laga sebelumnya, fokus latihan kini tidak hanya diarahkan pada aspek fisik. Tetapi juga pada penguatan mental dan pemantapan strategi permainan.

“Kami lebih fokus pada tactical dan mental pemain. Setelah pertandingan terakhir (melawan Persebaya, red), kami ingin bangkit dan meningkatkan kepercayaan diri tim,” ujar Divaldo pada Jumat (2/1).

Divaldo menilai perkembangan tim cukup positif. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, semangat juang para pemain terlihat meningkat. 

Intensitas latihan tinggi, komunikasi antarpemain terjaga, dan atmosfer tim dinilainya sangat kondusif.

“Kelihatan bagus. Ada fighting, spirit dalam latihan. Suasana tim istimewa sekali. Semua persiapan berjalan dengan baik,” sebutnya.

Menghadapi Persija Jakarta di kandangnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Dukungan puluhan ribu suporter Macan Kemayoran di GBK menjadi tantangan tersendiri. Namun, Divaldo menegaskan skuad asuhannya tidak akan gentar.

“Kami tahu Persija sempat kalah dari Semen Padang (1-0), lalu kembali meraih kemenangan (3-0 atas Bhayangkara FC, red). Tapi kami tidak mau menganggap remeh. Mereka bermain di depan suporternya sendiri, tentu fokus dan termotivasi,” katanya.

Meski demikian, Persijap tetap melihat celah. Potensi absennya gelandang kreatif Persija, Fábio Calonego menjadi keuntungan tersendiri. Pasalnya ia dikenal cerdas mengatur tempo permainan dari sisi kiri dan kanan.

“Dia pemain berbahaya karena pintar mengatur tempo. Kalau dia tidak bermain, ini kesempatan bagus untuk kami,” tegas Divaldo.

Divaldo menambahkan, setiap pertandingan selalu disiapkan dengan strategi khusus. Menghadapi Persija yang dikenal agresif dan produktif dalam menyerang, Persijap harus tampil disiplin, kompak, dan fokus sepanjang laga.

“Saya sudah mengantongi gaya bermain mereka. Persija tim papan atas, pasti punya banyak proses menyerang dan peluang gol. Tapi kalau pemain kami kompak dan fokus selama 90 menit, mereka tidak mudah menembus pertahanan kami,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya pemain mengikuti rencana permainan yang telah disusun. 

Sebab menurutnya, tidak ada tim yang benar-benar superior di kompetisi, selama lawan mampu bermain sesuai rencana dan memiliki keyakinan.

“Semua tim kuat. Tidak ada tim yang benar-benar top. Borneo saja bisa pecah rekor dalam belasan pertandingan, tapi juga mengalami kekalahan dalam laga-laga terakhir,” ucapnya.

Ia pun optimistis Persijap mampu memberikan perlawanan maksimal dan meraih hasil positif di GBK

“Saya percaya, kalau pemain mengikuti plan dan rencana yang sudah kami atur, kami bisa menang. Kami akan bermain dengan apa yang kami miliki dan memberikan yang terbaik untuk Persijap Jepara,” tandasnya

Dari kubu pemain, Wahyudi Hamisi menegaskan tekad serupa. Gelandang Persijap itu menyebut laga melawan Persija menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain, terlebih setelah hasil tidak memuaskan di pertandingan sebelumnya.

“Kekalahan sebelumnya justru menjadi motivasi tersendiri buat kami. Kami datang ke Jakarta dengan semangat besar,” ujarnya.

Wahyudi menyadari bermain di GBK dengan atmosfer supporter Persija bukan hal mudah. Namun, ia menilai Persijap bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.

“Kami tahu Persija agresif dan produktif dalam menyerang. Tapi ini bukan pertama kali saya bertemu mereka, tidak ada persiapan khusus,” tegasnya.

Dengan motivasi tinggi dan semangat full power, Persijap berharap bisa mencuri poin dari Jakarta.

“Kami juga tahu berada di papan bawah, itu motivasi kami untuk menang,” pungkasnya.(fik)

Riwayat Permainan Persijap vs Persija;

Persija vs Persijap 4-1 pada 26 Mei 2014.

Persijap vs Persija 0-2 pada 16 April 2014.

Persijap vs Persija 5-0 pada 24 Februari 2013.

Persijap vs Persija 4-1 pada 22 Maret 2011.

Persija vs Persijap 3-0 pada 29 Januari 2011.

Prediksi Susunan Pemain pada Sabtu (3/1) di GBK Senayan;

Persijap Jepara (3-4-3): Sendri Johansyah; Rahmat Hidayat, Fikron Afriyanto, Diogo Brito; Elvis Sakyi, Rizki Hidayat, Adzikry Fadillah, Wahyu Hamisi; Alexis Gomez; Charlos Franca, Sudi Abdallah 

Pelatih: Divaldo Alves

Persija Jakarta (4-2-3-1): Carlos Eduardo; Jordi Amat, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas; Sousa, Hanif Sjahbandi; Allano, Witan Sulaeman, Maxwell; Eksel Runtukahu, Bruno Tubarao

Pelatih: Mauricio Souza

 

Editor : Mahendra Aditya
#persija #jakarta #Super League #persijap jepara #gbk