Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prediksi Persija vs Persijap Jepara di GBK, Laskar Kalinyamat Main Di Bawah Tekanan Degradasi

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 2 Januari 2026 | 16:25 WIB
SENGIT: Pemain Persijap Jepara berebut bola dengan pemain PSIM Yogyakarta.
SENGIT: Pemain Persijap Jepara berebut bola dengan pemain PSIM Yogyakarta.

RADAR KUDUS - Jakarta tak pernah ramah bagi tim tamu, terlebih bagi mereka yang datang dari papan bawah.

Namun Sabtu sore (3/1/2026), Persijap Jepara memilih menantang arus. Datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan luka kekalahan telak di punggung, Laskar Kalinyamat justru membawa satu ambisi senyap: pulang dengan poin.

Laga kontra Persija Jakarta pada lanjutan Liga Super League bukan sekadar pertandingan biasa bagi Persijap. Ini adalah ujian karakter.

Kekalahan 0-4 dari Persebaya Surabaya pekan lalu sempat memukul mental pemain. Tapi di balik skor menyakitkan itu, Persijap menemukan sesuatu yang lebih penting dari sekadar evaluasi taktik: kebutuhan untuk bangkit, cepat dan nyata.

Persija tentu bukan lawan ideal untuk proses pemulihan. Macan Kemayoran sedang stabil di papan atas klasemen, duduk di posisi ketiga dengan 32 poin dari 15 pertandingan.

Konsistensi permainan dan kedalaman skuad menjadikan Persija unggulan mutlak, terlebih bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri.

Namun sepak bola tak melulu soal angka dan peringkat.

Baca Juga:  Jadwal Indonesia Super League Sabtu, 3 Januari 2026: Ada Persija vs Persijap dan Borneo FC vs PSM Makassar

Persijap Datang dengan Mental Bertahan, Bukan Menyerah

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menyadari betul jurang kualitas di atas kertas. Tapi ia menolak datang ke Jakarta dengan sikap defensif yang pasif. Fokus utama dalam beberapa hari terakhir bukan hanya pembenahan skema permainan, melainkan pemulihan mental pemain.

“Kekalahan besar selalu meninggalkan bekas. Yang kami lakukan adalah mengembalikan kepercayaan diri, memastikan pemain tetap berani duel dan tidak takut mengambil keputusan,” ujar Divaldo sebelum keberangkatan tim.

Latihan intensif dilakukan tanpa banyak jeda. Tidak ada libur panjang, tidak ada ruang untuk larut dalam kekecewaan. Persijap memilih jalur kerja senyap: merapikan lini belakang, memperbaiki transisi, dan meningkatkan ketajaman di sepertiga akhir.

Hasilnya, menurut Divaldo, terlihat dari respons pemain di lapangan latihan. Beberapa nama yang sempat goyah mulai menunjukkan kesiapan mental. Tim tidak dalam kondisi sempurna, tetapi cukup solid untuk bertarung.

Baca Juga: Persebaya Menang Setelah 4 Laga Imbang, Persijap Jadi Korban

Target Realistis: Satu Poin yang Bernilai Besar

Persijap tidak datang dengan target berlebihan. Mengalahkan Persija di GBK tentu mimpi besar, namun mencuri satu poin sudah dianggap hasil positif—bahkan krusial—dalam upaya keluar dari zona degradasi.

Pengalaman saat menahan PSIM Yogyakarta menjadi referensi utama. Dengan barisan lebih rapat dan disiplin menjaga area, Persijap mampu meminimalkan celah. Pendekatan serupa disiapkan untuk menghadapi Persija, dengan penekanan pada duel fisik dan efisiensi serangan balik.

“Tim kami siap bertarung. Tidak banyak janji, tapi kami akan bermain spartan,” tegas Divaldo.

Pendekatan ini bukan tanpa risiko. Bermain terlalu dalam bisa membuat Persijap tertekan sepanjang laga. Namun dengan organisasi pertahanan yang rapi, skenario mencuri poin tetap terbuka.

Baca Juga: Klasemen Super League Dipenghujung 2025, Persib di Puncak, Big 4 Terpaut Poin Tipis

Absennya Najeeb Yakubu dan Tantangan di Sektor Belakang

Persijap harus menerima satu kabar kurang menyenangkan jelang laga. Bek kanan asal Ghana, Najeeb Yakubu, dipastikan absen karena belum pulih dari cedera.

Absennya Najeeb memaksa perubahan komposisi lini belakang, sektor yang akan mendapat tekanan besar dari sayap Persija.

Meski demikian, Divaldo menolak menjadikan absensi pemain sebagai alasan. Menurutnya, fokus tim adalah bagaimana 11 pemain yang turun mampu bekerja sebagai satu unit.

“Saya tidak ingin terlalu fokus pada siapa yang absen. Yang penting adalah bagaimana kami berjuang bersama,” ujarnya singkat.

Klasemen Tak Berpihak, Tapi Waktu Masih Ada

Hingga pekan ke-15, Persijap masih tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi 9 poin. Catatan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan sepuluh kekalahan jelas belum ideal. Namun kompetisi masih menyisakan ruang untuk perubahan.

Manajemen Persijap menyadari urgensi situasi. Sejumlah langkah strategis telah diambil, termasuk mendatangkan dua gelandang asing asal Eropa: Borja Herrera (Spanyol) dan Aly Ndom (Prancis).

Kehadiran keduanya diharapkan memberi warna baru di lini tengah—area yang selama ini kerap kalah duel dan kehilangan kontrol permainan.

Borja Herrera bukan nama asing di dunia sepak bola. Jejak kariernya melintasi klub-klub Spanyol seperti Real Valladolid, Albacete Balompié, hingga pengalaman di Liga India bersama Hyderabad FC dan FC Goa.

Sementara Aly Ndom datang dengan reputasi fisik kuat dan pengalaman bermain di Canada Super League bersama Pacific FC.

Meski belum tentu langsung tampil melawan Persija, keduanya memberi sinyal bahwa Persijap serius melakukan perlawanan di sisa musim.

Lebih dari Sekadar Laga Tandang

Pertandingan di GBK ini bukan hanya soal hasil satu laga. Bagi Persijap, ini adalah titik ukur: apakah tim masih memiliki daya juang untuk bertahan di kasta tertinggi, atau justru semakin tergerus tekanan.

Bagi Persija, laga ini juga tak boleh dianggap enteng. Sejarah mencatat, banyak tim besar terpeleset karena meremehkan lawan yang sedang terdesak.

Sabtu sore nanti, sorotan mungkin tertuju pada dominasi Macan Kemayoran. Namun di balik bayang-bayang tribun raksasa GBK, Persijap Jepara datang membawa satu hal yang tak tercatat di klasemen: keberanian menantang keadaan.

Editor : Mahendra Aditya
#indonesia super league #Persija Jakarta #kapan Persija vs Persijap #Jadwal Persija Jakarta #jadwal liga 1 #klasemen liga 1 #jadwal Super League 2026 #prediksi Persija vs Persijap #jadwal Persija vs Persijap #persijap jepara #persija vs persijap