Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persib Masuk Mode Fokus Jelang Dua Laga Penentuan

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 31 Desember 2025 | 01:34 WIB
Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung
Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung

BANGUNG - Persib Bandung tengah berada di persimpangan penting musim ini. Kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar memang menjaga laju positif Maung Bandung, namun pelatih Bojan Hodak memilih menarik rem euforia. Baginya, hasil kemarin sudah selesai.

Fokus kini sepenuhnya diarahkan pada dua laga sisa putaran pertama Super League 2025/2026 yang berpotensi menentukan arah musim.

Dua pertandingan itu bukan laga biasa. Persib dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri pada 5 Januari 2026, sebelum menutup putaran pertama dengan duel panas kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 11 Januari 2026.

Kombinasi laga tandang dan big match membuat tekanan meningkat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental.

Baca Juga: LIVE! Jadwal Persib Hadapi Ratchaburi di 16 Besar ACL 2 2025/2026

Hodak Pilih Menenangkan, Bukan Menggertak

Alih-alih menaikkan target secara verbal, Bojan Hodak justru menekankan satu kata kunci: fokus. Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka meminta para pemain untuk tidak larut dalam kemenangan atas PSM.

Menurutnya, konsentrasi penuh menjadi modal utama jika Persib ingin menyapu bersih dua laga penutup putaran pertama.

“Kemenangan kemarin sudah lewat. Sekarang kami harus mengalihkan pikiran ke dua pertandingan berikutnya yang sangat penting,” ujar Hodak dengan nada tegas namun terukur.

Pendekatan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Hodak yang berbeda. Ia tidak membakar semangat dengan tekanan berlebihan, melainkan mengelola emosi tim agar tetap stabil. Dalam kompetisi panjang, menjaga ritme psikologis sama pentingnya dengan taktik di lapangan.

Dua Laga, Dua Karakter Tantangan

Persik Kediri dan Persija Jakarta menghadirkan tantangan dengan karakter yang kontras. Laga tandang ke Kediri menuntut disiplin, kesabaran, dan efektivitas. Bermain di kandang lawan selalu menghadirkan variabel tak terduga: atmosfer, kondisi lapangan, hingga tekanan suporter.

Sementara itu, duel melawan Persija adalah soal gengsi dan harga diri. Pertandingan ini hampir selalu berlangsung dalam tensi tinggi, terlepas dari posisi klasemen. Kesalahan kecil bisa berujung petaka, baik secara hasil maupun psikologis.

Hodak sadar betul bahwa satu hasil negatif saja bisa mengganggu momentum. Karena itu, fokus bukan hanya soal strategi permainan, melainkan juga pengendalian emosi pemain, terutama dalam laga bertekanan tinggi seperti Persib vs Persija.

Program Khusus Jaga Tren Positif

Menariknya, Hodak tidak ingin skuadnya berada dalam mode “tegang” sepanjang waktu. Ia mengungkapkan bahwa tim pelatih telah menyiapkan program khusus untuk menjaga keseimbangan antara fokus dan kenyamanan pemain.

“Kami tetap menikmati kemenangan kemarin. Beberapa hari ke depan tim akan tetap enjoy, lalu kembali masuk ke mode persiapan,” kata Hodak.

Pendekatan ini mengindikasikan bahwa Persib tak hanya dipersiapkan secara teknis, tetapi juga secara mental. Dalam sepak bola modern, kelelahan mental sering kali menjadi penyebab performa turun, bahkan ketika kondisi fisik masih prima.

Sinyal Kedewasaan Persib Musim Ini

Cara Persib mengelola situasi ini menjadi sinyal bahwa tim sedang berada dalam fase kedewasaan. Tidak ada pernyataan bombastis, tidak ada target berlebihan yang diumbar ke publik. Semua berjalan senyap, terukur, dan fokus pada proses.

Skuad Pangeran Biru kini dituntut membuktikan konsistensi. Menang atas PSM Makassar memang penting, tetapi menjaga performa di dua laga berikutnya jauh lebih krusial.

Dua kemenangan tambahan bukan hanya soal poin, melainkan juga pesan kuat kepada para pesaing bahwa Persib serius memburu prestasi musim ini.

Baca Juga: Enam Laga, Dua Negara, Satu Persib Bandung: Jadwal Padat di Februari

Putaran Pertama, Fondasi Musim Panjang

Putaran pertama sering kali menjadi cermin kekuatan tim. Jika Persib mampu menutup fase ini dengan hasil maksimal, fondasi menuju putaran kedua akan jauh lebih kokoh. Kepercayaan diri meningkat, ruang rotasi terbuka, dan tekanan psikologis bisa ditekan.

Sebaliknya, kegagalan di salah satu laga bisa memunculkan keraguan, terutama menjelang fase kompetisi yang semakin padat. Karena itu, dua pertandingan ini dipandang sebagai titik krusial, bukan sekadar formalitas kalender.

Tidak Sekadar Menang, Tapi Mengirim Pesan

Bagi Persib, kemenangan atas Persik dan Persija bukan hanya soal menambah angka di klasemen. Itu juga tentang mengirim pesan: bahwa mereka mampu menang dalam kondisi berbeda—tandang, big match, dan tekanan tinggi.

Bojan Hodak tampaknya ingin timnya tumbuh sebagai unit yang tahan banting, bukan sekadar kuat saat di atas angin. Dan dua laga terakhir putaran pertama akan menjadi ujian paling jujur untuk mengukur sejauh mana Persib berkembang.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2025/2026 #jadwal liga 1 #persib bandung #klasemen liga 1 #persib #Super League 2025 #Jadwal Persib Bandung #bojan hodak #jadwal liga 1 hari ini #liga 1