Jakarta – Publik sepak bola nasional masih menanti kepastian soal pelatih baru Timnas Indonesia.
PSSI pun memastikan proses pemilihan saat ini sudah memasuki tahap akhir, meski belum ada tanggal pasti untuk pengumuman resmi.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan bahwa PSSI masih melakukan pembahasan internal terkait sosok yang akan menakhodai tim Garuda ke depan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Isu Medsos, KPK Buka Peluang Periksa Dugaan Aliran Dana RK–Aura Kasih
Ia menegaskan bahwa federasi tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan penting tersebut.
“Belum diumumkan, karena semuanya masih dalam proses,” ujar Sumardji saat ditemui, Kamis (25/12/2025).
Sebelumnya, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga sempat menyampaikan bahwa Ketua Umum PSSI Erick Thohir akan segera memperkenalkan pelatih baru Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Dari sejumlah nama yang sempat dipertimbangkan, kini hanya tersisa dua kandidat kuat.
Sumardji bersama Exco PSSI Endri Erawan juga pernah menyebut bahwa pembahasan penentuan pelatih baru dilakukan setelah agenda SEA Games 2025 rampung.
Saat itu, Erick Thohir yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga tengah fokus mengawal performa kontingen Indonesia.
Setelah SEA Games selesai, PSSI mulai mempercepat proses pengambilan keputusan melalui rapat Exco. Endri menyebut, pengumuman pelatih baru kemungkinan besar dilakukan dalam waktu dekat.
“Setelah rapat Exco bersama Ketua Umum, harapannya bulan ini atau paling lambat bulan depan sudah bisa diumumkan,” kata Endri, Selasa (16/12).
Meski begitu, identitas kandidat pelatih masih dirahasiakan.
Menurut Sumardji, hal tersebut merupakan permintaan langsung dari calon pelatih karena mereka juga sedang diminati oleh beberapa klub lain.
“Kami harus menghormati privasi mereka. Namanya memang tidak jauh dari yang sudah beredar di publik, tapi untuk sekarang belum bisa disebutkan,” ujarnya.
Dengan tahapan seleksi yang hampir rampung, PSSI kini tinggal menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan sosok pelatih baru Timnas Indonesia kepada publik.
Editor : Mahendra Aditya