JEPARA – Persijap Jepara resmi menunjuk Divaldo Da Silva Teixeira Alves sebagai head coach atau pelatih kepala untuk mengarungi lanjutan kompetisi musim ini.
Kembalinya pelatih asal Portugal tersebut disambut antusias, membawa harapan baru bagi Laskar Kalinyamat untuk bangkit dari keterpurukan dan bersaing lebih kompetitif.
Nama Divaldo sendiri bukanlah sosok asing bagi publik Jepara. Ia pernah menjadi bagian dari Persijap pada tahun 2010, sebuah periode yang masih membekas di ingatan supporter.
Koneksi emosional inilah yang membuat kepulangannya terasa spesial, sekaligus menumbuhkan optimisme akan kebangkitan tim kebanggaan Kota Ukir.
Pengalaman masa lalu tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Divaldo. Selain telah memahami karakter klub, ia juga mengenal kultur sepak bola Jepara yang sarat semangat juang dan loyalitas supporter.
Hal ini diyakini akan mempercepat proses adaptasi dalam membangun kekuatan tim.
Direktur Teknik Persijap Jepara, Mario Lemos, menilai Divaldo sebagai figur yang tepat untuk menakhodai tim di tengah tantangan kompetisi yang semakin ketat.
Rekam jejak panjang Divaldo di sepak bola Indonesia menjadi pertimbangan utama manajemen dalam menentukan pilihan.
“Coach Divaldo memahami betul karakter Persijap dan atmosfer kompetisi nasional. Pengalamannya menjadi nilai tambah besar bagi tim. Kami percaya beliau mampu membawa Persijap memperbaiki posisi dan tampil lebih konsisten di BRI Super League,” ujar Mario Lemos.
Divaldo sendiri dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan disiplin, tegas, dan fokus membangun kekompakan tim.
Dirinya kerap menekankan kerja kolektif serta mental bertanding sebagai fondasi utama untuk meraih hasil positif di lapangan.
Dalam pernyataan perdananya, Divaldo Da Silva Teixeira Alves mengungkapkan rasa bangga bisa kembali ke Jepara.
Ia menyebut Persijap sebagai klub yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan karier kepelatihannya.
“Saya pernah berada di sini dan saya tahu betul betapa besarnya dukungan supporter Persijap. Saya datang dengan semangat baru dan tekad membawa tim ini melangkah lebih baik,” tegasnya.
Kehadiran Divaldo diharapkan menjadi jembatan antara sejarah dan masa depan Persijap Jepara. Apalagi setelah kerinduan Persijap menapaki rumput Liga 1 terwujudkan selama lebih dari satu dekade terakhir.
Dengan dukungan penuh supporter serta kerja keras seluruh elemen tim, Laskar Kalinyamat kini menatap lanjutan musim dengan optimisme baru dan semangat juang yang menyala. Laga melawan PSIM pada Selasa (23/12) akan jadi titik balik pembuktian kelayakannya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya