KUDUS - Persiku Kudus menelan hasil negatif saat menjalani uji coba melawan PSD Demak, Kamis (18/12) sore di Stadion Wergu Wetan.
Persiku harus mengakui keunggulan tim Liga 4 Jateng itu dengan skor akhir 2-4.
Persiku ketinggalan di babak pertama dengan skor 0-2. Kemudian PSD Demak berhasil unggul di babak kedua dan menambah skor 0-3.
Persiku kemudian membalas lewat dua gol Igor Costa di babak gol. Gol cantik Igor lewat tendangan bebas sempat membuat memukau para penonton.
Namun gol cantik tersebut tidak bisa menyelamatkan kondisi Persiku. PSD Demak kembali memperjauh keunggulan dengan dengan skor akhir 2-4.
Sementara itu, permainan Persiku terbilang kurang kolektif. Lini tengah Persiku masih minim mengalirkan bola ke depan secara kreatif.
Proses gol PSD Demak terbilang cepat. Tim Liga 4 Jateng itu, mempunyai skema serangan balik cepat dan akurat.
Menanggapi hasil uji coba tersebut, Pelatih Persiku Bambang Pujo Sumantri menyampaikan, pertandingan sore itu menjadi pembelajaran bagi dirinya dan staf kepelatihan.
Dia menyebut, masih ada waktu untuk berbenah, sebelum pertandingan lanjutan akan digulirkan 28 Desember mendatang.
”Perkembangan tim anak-anak latihan dari pagi dan sore, masalah fisik menjadi pekerjaan rumah,” katanya.
Dia menjelaskan, uji coba ini diambil dengan skema pemain Persiku usai menjalani latihan fisik yang berat.
Para penggawa Macan Muria, langsung menjalani uji coba melawan PSD Demak.
”Kami ingin melihat kemampuan fisik pemain, bagaimana jika dihadapkan dengan jadwal kompetisi yang padat dan waktu jeda yang minim,” katanya.
Selain, kata Bambang, uji coba ini belum menjadi patokan. Tim pelatih masih mempunyai agenda atau rangkaian materi latihan yang cukup panjang.
Bambang menyebut, saat ini tim belum memasuki tahapan materi teknikal kepada pemain. Selanjutnya, tim pelatih akan memberikan taktikal dan teknikal ke pemain.
”Dari awal kami masih ke tahap fisikal, belum masuk ke tahap taktikal,” tandasnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa