Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hujan Emas! Judo & Senam Bikin Indonesia Mendominasi di Klasemen SEA Games 2025

Mahendra Aditya Restiawan • Sabtu, 13 Desember 2025 | 01:42 WIB
Muhammad Rizki Maulana, Judoka Indonesia yang mendapat emas di Sea Games 2025
Muhammad Rizki Maulana, Judoka Indonesia yang mendapat emas di Sea Games 2025

 

RADAR KUDUS - Di tengah panasnya kompetisi dua tahunan paling bergengsi di Asia Tenggara, kontingen Indonesia kembali mencuri perhatian. Jumat (12/12), suasana di Prince of Songkla University, Hat Yai, Thailand, berubah riuh ketika cabang judo memastikan tambahan dua emas yang membawa Indonesia naik pesat di daftar perolehan medali.

Padahal, sejak pagi, Indonesia sebenarnya sudah mengantongi satu emas dari Dinny Febriany. Tetapi kejutan belum berhenti.

Dua judoka lainnya, Muhammad Rizki Maulana dan Syerina, menyempurnakan hari itu dengan kemenangan telak yang menggetarkan arena.

Rizki turun di kelas -55kg putra menghadapi Nguyen Hoang Thanh dari Vietnam, salah satu lawan yang dikenal agresif sejak babak sebelumnya. Namun Rizki tampil jauh lebih matang. Teknik bantingan dan kontrol yang kuat membuatnya tidak hanya menang, tetapi mendominasi.

Tak lama berselang, giliran Syerina menunjukkan kelasnya di kategori 70kg putri. Ia berhadapan dengan Le Huynh Tuong Vi, juga dari Vietnam.

Meski lawannya tampil ngotot, Syerina mengeksekusi pertandingan dengan ketenangan luar biasa—serangan presisi, perhitungan matang, dan keberanian yang membuat sorak sorai penonton Indonesia semakin menggema.

Hari itu, judo tidak hanya memberi emas. Mereka memberi energi. Memberi momentum.

Baca Juga: Comeback Spektakuler! Alwi Farhan Lumat Villaflor dan Amankan Semifinal SEA Games 2025

Senam Ikut Menyala: Abiyurafi Raih Emas Istimewa

Di tempat berbeda, tepatnya di Gymnasium 5 Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, suasana tidak kalah tegang.

Sebanyak 13 atlet dari berbagai negara Asia Tenggara bertarung memperebutkan titel juara di nomor horizontal bar putra.

Dan dari deretan nama itu, satu nama dari Indonesia mencuri perhatian: Abiyurafi.

Dengan nilai 13.400, ia mengandaskan harapan para pesaingnya melalui penampilan yang tegas, rapi, dan penuh karakter.

Gerakannya tidak hanya solid secara teknik, tetapi juga kuat secara artistik—memperlihatkan bahwa Indonesia tidak hanya unggul dalam olahraga kontak fisik seperti judo, tetapi juga mampu bersinar di cabang bertumpu pada kelenturan, kekuatan otot, dan presisi.

Emas dari Abiyurafi terasa seperti pelengkap yang sempurna dari dua emas judo sebelumnya. Kombinasi kekuatan dan keindahan.

Kombinasi agresi dan elegansi. Kombinasi yang membuat Indonesia sulit dilewatkan di papan klasemen.

Total 17 Emas: Indonesia Kian Dekat Dengan Target Besar

Dengan tambahan tiga emas ini, perolehan sementara Indonesia menyentuh angka 17 keping. Meski perjalanan SEA Games 2025 masih panjang hingga 20 Desember mendatang, momen ini sangat penting.

Di awal pekan penyelenggaraan, biasanya dinamika medali sangat menentukan kepercayaan diri seluruh kontingen.

Indonesia sendiri membawa 1.021 atlet—salah satu kontingen terbesar yang pernah dikirim ke SEA Games. Dari 51 cabang olahraga, Indonesia mengikuti 49 di antaranya. Bukan angka kecil. Bukan misi sepele.

Targetnya jelas: mempertahankan posisi tiga besar seperti edisi sebelumnya dan meraih sedikitnya 80 medali emas.

Tambahan tiga emas hari ini seolah menjadi pesan keras dari para atlet: mereka datang bukan untuk memenuhi kuota. Mereka datang untuk menang.

Baca Juga: Debut Sensasional di SEA Games 2025: Zaki dan Sabar/Reza Pecahkan Kebuntuan, Indonesia Melaju dengan Cara Paling Dramatis

Judo: Cabang yang Menjadi Mesin Emas

Dalam beberapa edisi terakhir, judo selalu menjadi cabang yang memberi warna cerah bagi Indonesia. Kombinasi pembinaan yang terarah, regenerasi yang terus berjalan, serta mental tanding yang kuat membuat cabang ini semakin dipercaya sebagai lumbung emas kontingen merah putih.

Keberhasilan Rizki dan Syerina sekali lagi membuktikan bahwa pembinaan jangka panjang tidak pernah berkhianat. Bahkan, kemenangan mereka atas wakil Vietnam—negara yang dalam beberapa tahun terakhir agresif membangun kekuatan atlet—menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki taji yang tidak bisa diremehkan.

Setiap bantingan dan kuncian yang berhasil dieksekusi hari ini adalah bukti kerja keras panjang yang mungkin tidak pernah dilihat publik, tetapi terasa dampaknya di arena.

Senam: Kebangkitan yang Sudah Lama Dinanti

Emas Abiyurafi cukup mengguncang. Indonesia memang punya sejarah panjang di senam, tetapi konsistensi prestasi acap pasang surut. Emas horizontal bar hari ini menjadi sinyal bahwa cabang ini siap kembali mencetak prestasi besar.

Penampilan Abiyurafi menarik banyak perhatian—bukan hanya karena poinnya, tetapi karena mentalitasnya. Para komentator menilai gerakannya stabil, formnya bersih, dan eksekusinya matang. Sebuah kombinasi yang tidak mudah dicapai dalam cabang yang menuntut disiplin teknis setinggi ini.

Jika senam kembali panas, peluang Indonesia mengumpulkan medali penghujung pekan semakin besar.

Optimisme Menguat: Erick Thohir Apresiasi Lonjakan Emas

Ketua NOC Indonesia, Erick Thohir, sebelumnya menargetkan Indonesia mampu melampaui perolehan emas harian. Dan dengan tambahan tiga emas hari ini, Indonesia berhasil memenuhi bahkan melebihi ekspektasi itu.

Lonjakan ini penting karena memengaruhi moral ratusan atlet lain yang akan bertanding dalam hari-hari berikutnya. Lingkungan optimistis adalah bahan bakar dalam multievent sebesar SEA Games.

Menanti Ledakan Selanjutnya

SEA Games 2025 masih panjang. Namun dua cabang—judo dan senam—telah menunjukkan bahwa Indonesia tidak datang untuk sekadar berpartisipasi. Mereka datang untuk mengibarkan bendera, mempertegas dominasi, dan memberikan bukti bahwa pembinaan olahraga nasional menuju jalur yang tepat.

Dengan ritme seperti ini, bukan tidak mungkin Indonesia bisa melampaui target 80 emas. Dan jika itu terwujud, maka Thailand akan menjadi saksi kebangkitan besar olahraga Indonesia.

Apapun hasil akhir nanti, hari ini jelas menandai satu hal: Indonesia sedang panas. Sangat panas.

Editor : Mahendra Aditya
#Hasil SEA Games hari ini #Judo Indonesia #klasemen sea games 2025 #SEA Games 2025 #Medali Emas Indonesia #Senam Indonesia #SEA Games 2025 Thailand