RADAR KUDUS – Pertandingan ke-100 Pep Guardiola di Liga Champions bersama Manchester City tidak berjalan sesuai harapan.
Alih-alih merayakan momen bersejarah, The Citizens justru dipaksa menyerah 0-2 dari Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, Rabu (26/11) dini hari WIB.
Hasil pahit ini menambah daftar buruk City yang kini mengalami dua kekalahan beruntun.
Baca Juga: Juventus Akhirnya Pecah Telur! Yildiz Antar Bianconeri Comeback Dramatis 3-2 di Norwegia
Guardiola melakukan perombakan besar dengan merotasi hampir seluruh pemain inti—bahkan 10 di antaranya. Namun keputusan tersebut tidak membawa efek positif.
City kesulitan menemukan tempo permainan, sementara Leverkusen tampil lebih efektif dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Tim tamu membuka keunggulan terlebih dahulu lewat aksi Alejandro Grimaldo.
Memanfaatkan bola hasil sundulan Christian Kofane, Grimaldo melepaskan tembakan first-time ke sudut gawang City tanpa mampu diantisipasi James Trafford.
Upaya City untuk merespons datang melalui Tijjani Reijnders, tetapi kiper Leverkusen, Mark Flekken, tampil luar biasa dan mampu menggagalkan tembakan berbahaya tersebut.
Sepanjang laga, Flekken menjadi tembok yang sulit ditembus.
Memasuki babak kedua, Leverkusen kembali membuat publik Etihad terdiam.
Baca Juga: Tak Ada Kata Ampun! Chelsea Berhasil Tekuk Barcelona 3-0, Begini Jalannya Pertandingan
Ibrahim Maza mengirimkan umpan silang akurat yang disundul Patrik Schick menjadi gol pada menit ke-54.
Gol tersebut membuat Leverkusen tampil semakin percaya diri.
Guardiola pun bereaksi dengan memasukkan Erling Haaland, Phil Foden, dan Rayan Cherki.
Kehadiran tiga pemain itu memang meningkatkan intensitas serangan, tetapi tidak mampu mengubah hasil.
Haaland mendapat dua peluang emas, namun Flekken kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan tim tamu.
Baca Juga: Tanah Bergerak Ancam Sedayu: Jalan Ambles 150 Meter, Sawah Retak, Tebing Sungai Longsor
Kekalahan ini sekaligus mematahkan rekor 13 kemenangan kandang beruntun City atas klub-klub Jerman di Liga Champions.
Dengan hasil tersebut, The Citizens turun ke posisi enam klasemen fase liga dan terancam tergeser dari delapan besar jika pertandingan lain tidak berjalan sesuai harapan.
Meski memasuki musim dengan kondisi kurang stabil usai ditinggal sejumlah pilar utama dan pelatih Xabi Alonso, Leverkusen justru tampil disiplin di bawah kendali Kasper Hjulmand.
Mereka mencatatkan dua gol dari dua tembakan tepat sasaran, sementara Flekken mengukir tujuh penyelamatan untuk mengamankan clean sheet.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Leverkusen di lima laga fase liga, sekaligus mengangkat mereka ke peringkat 13 klasemen sementara.
Editor : Ali Mustofa