Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Klasemen Liga Italia Terbaru: AS Roma Kudeta Puncak, Inter Terperosok

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 24 November 2025 | 15:12 WIB
AS Roma saat kalahkan Cremonese 2-1
AS Roma saat kalahkan Cremonese 2-1

RADAR KUDUS - Serie A 2025 kembali membuktikan reputasinya sebagai liga yang paling sulit ditebak.

Di tengah ekspektasi publik bahwa Inter akan terus menguasai klasemen, justru AS Roma muncul sebagai penguasa baru.

Tidak hanya naik ke puncak — mereka merebutnya dengan cara yang menggetarkan.

Pada laga tandang menghadapi Cremonese, Roma tidak memberi ruang bernapas. Daftar pencetak golnya pun menunjukkan betapa lengkapnya lini serang tim ibu kota:
• Matias Soule
• Evan Ferguson
• Wesley
Tiga nama berbeda, tiga pola serangan yang tak bisa dihentikan.

Dengan kemenangan 3-1, Roma mengumpulkan 27 poin yang cukup untuk melewati Inter. Namun drama terbesar belum selesai.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Kian Tak Terbendung, Melesat 6 Poin di Puncak

Puncak Direbut, dan Nasib Inter Menyelesaikan Semuanya

Beberapa jam setelah Roma memastikan tiga poin, semua mata tertuju ke Stadion Giuseppe Meazza — Derby della Madonnina.

Harapan Inter untuk kembali mengambil alih pucuk klasemen justru berakhir dengan kekecewaan besar.

Mereka tampil dominan, tetapi satu kesalahan menghancurkan semuanya: penalti Hakan Calhanoglu gagal.

Gol tunggal Christian Pulisic menjadi pembeda sekaligus pukulan telak bagi Inter.
Dan di saat peluit panjang berbunyi, Serie A berubah wajah:
Roma di atas semuanya.

Sementara Inter, dari pemimpin klasemen, melorot jauh ke posisi empat.

Perubahan Kekuatan — Siapa Masih Bisa Mengejar Roma?

Dengan Roma mengumpulkan 27 poin dari 12 pertandingan, kompetisi memanas:

Posisi Klub Poin
1 Roma 27
2 Milan 25
3 Napoli 25
4 Inter 24
5 Bologna 24

Roma memang memimpin, tetapi jarak yang rapat menunjukkan satu hal: Serie A berubah menjadi medan perang psikologis.

Milan dan Napoli hanya terpaut dua poin. Inter berada satu poin di belakang mereka. Bologna bahkan ikut dalam pusaran perburuan.

Liga Italia belum pernah seintens ini dalam lima tahun terakhir.

Roma yang Kini Berbeda — Bukan Cuma Menang, Tapi Meyakinkan

Bukan rahasia lagi bahwa Roma beberapa musim terakhir dikenal sebagai tim yang rapi secara strategi tetapi rapuh menghadapi tekanan. Musim ini narasinya dibalik:

• efektivitas serangan meningkat
• lini tengah lebih kokoh
• pertahanan tidak panik ketika ditekan
• dan yang paling penting: mentalitas juara mulai terlihat

Mereka tidak hanya menang — mereka percaya mereka akan menang.

Kemenangan 3-1 di kandang lawan bukan sekadar angka statistik. Itu adalah refleksi dari ketenangan, kontrol ritme, dan transisi yang tajam. Tanda bahwa Roma bukan sekadar mengejutkan — mereka mengklaim hak berada di puncak.

Baca Juga: Derby Panas! Gol Tunggal Christian Pulisic Bikin AC Milan Bungkam Inter di Meazza

Inter Mulai Goyah, Juventus Terancam, Liga Semakin Brutal

Keberhasilan Roma mencapai puncak dibarengi turbulensi besar klub-klub besar lain.

• Inter turun ke peringkat 4
• Juventus terjebak di posisi 6 dan masih bisa tergeser oleh Como
• Lazio, Napoli, hingga Bologna semua berada di titik genting

Jika tren ini berlanjut, kita mungkin akan menyaksikan musim Serie A paling kacau sekaligus paling seru dalam satu dekade.

Roma kini memegang kendali. Tetapi tekanan semakin besar. Tim-tim di bawahnya seperti serigala yang siap menerkam saat lengah.

Pertanyaan Besar: Apakah Ini Musim Roma?

Liga masih panjang — cedera, jadwal Eropa, dan tekanan mental bisa membalik keadaan kapan pun.
Namun angka tidak bisa membohongi:

• paling konsisten sepanjang 12 pekan
• serangan paling mematikan
• kepercayaan diri paling stabil

Dan momentum… sedang sepenuhnya berpihak pada mereka.

Jika Roma mampu menjaga irama saat memasuki periode krusial akhir tahun, maka Serie A 2025 bisa mencatat kejutan besar:
Roma bukan sekadar pengganggu — tetapi kandidat juara sah.

Editor : Mahendra Aditya
#liga italia #inter milan #ac milan #klasemen liga italia #napoli #klasemen serie a #serie a #as roma