Tim Macan Muria dipaksa pulang tanpa poin setelah kalah 2-1 dari tuan rumah.
Pada awal laga, Persiku justru mampu memberikan kejutan. Melalui skema serangan balik cepat, Igor Costa berhasil mencetak gol pada menit ke-10 dan membawa Persiku unggul sementara.
Baca Juga: PSS Sleman Menang Dramatis, Persiku Tumbang di Detik-Detik Akhir, Ini Skor dan Jalannya Pertandingan
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Di menit ke-48, PSS Sleman menyamakan kedudukan lewat aksi Junior Haqi.
Gol penentu kemenangan tuan rumah lahir di masa injury time babak kedua, ketika Irvan Mofu berhasil memanfaatkan momen krusial pada menit tambahan waktu.
Tendangan Mofu memastikan kemenangan dramatis untuk Laskar Sembada.
Sejak menit awal, PSS Sleman tampil menekan dan membuat Persiku kesulitan mengembangkan permainan.
Tim Macan Muria lebih banyak berada di area sendiri akibat tekanan terus-menerus dari skuad Elang Jawa.
Meski begitu, serangan PSS belum efektif karena absennya Gustavo Tocantins yang terkena sanksi kartu merah.
Persiku akhirnya mampu keluar dari tekanan lewat kecepatan Anam yang memimpin serangan balik.
Baca Juga: Persiku Kudus Beri Kejutan PSS Sleman, Unggul 0-1 Lewat Kaki Igor Costa
Umpan terobosan matang kepad Igor Costa diakhiri dengan sepakan keras kaki kanannya, membawa Persiku unggul di menit 10.
Tertinggal 0-1 membuat PSS Sleman meningkatkan intensitas serangan.
Sebuah peluang emas sebenarnya sempat tercipta ketika Saiful Djoge mencetak gol usai menerima umpan Irvan Mofu.
Namun wasit menganulir gol tersebut karena Mofu berada dalam posisi offside saat memberikan assist.
Menjelang turun minum, PSS hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan Arda yang masih melebar. Hingga babak pertama usai, Persiku tetap memimpin 0-1.
Di babak kedua, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, melakukan rotasi pemain untuk menghidupkan lini tengah. Masuknya Junior Haqi memberikan perubahan besar.
Baca Juga: Kebobolan Di Menit Akhir, Persiku Gagal Bawa Pulang Poin dari PSS Sleman
Hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai, tepat di menit ke-47, Junior mencetak gol melalui tandukan keras memanfaatkan umpan silang Arda Alfareza.
Skor berubah 1-1 dan tempo permainan meningkat tajam.
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, PSS semakin agresif menyerang pertahanan Persiku.
Meski demikian, kiper Nuri tampil gemilang dan membuat lini depan PSS frustrasi.
Ketegangan mencapai puncaknya di menit-menit akhir. Saat laga tampak akan berakhir imbang, PSS kembali menemukan momentum.
Dari skema sepak pojok yang dibangun rapi, umpan Junior Haqi disambut Irvan Mofu yang berdiri bebas.
Dengan tenang ia menaklukkan kiper Persiku di menit ke-98. Gol ini sekaligus menjadi penutup pertandingan dan memastikan kemenangan 2-1 bagi PSS Sleman.
Tambahan tiga poin di pekan ke-11 Championship 2025/2026 membuat PSS semakin kokoh di puncak klasemen dengan 26 poin.
Sementara Persiku Kudus tetap berada di posisi kedelapan dengan koleksi 7 poin.
Usai laga, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyatakan kebanggaannya atas kerja keras para pemain.
“Semua bermain dengan hati dan kolektif. Meski sulit dalam penyelesaian akhir, kami berhasil membalikkan keadaan. Suporter pun sangat luar biasa,” ungkapnya.
Gelandang muda PSS, Cloudio Faiera Mutzi, yang melakukan debutnya, merasa senang bisa berkontribusi dalam kemenangan tim.
Baca Juga: Persiku Kembali Taklukkan PSIS Semarang, Igor Cetak Hattrick
“Kami berharap bisa terus mendapat hasil positif dan tampil semakin baik. Jangan cepat puas karena perjalanan masih panjang untuk menuju Liga 1,” katanya.
Sementara itu, pelatih Persiku Kudus, Bambang Sumantri, mengaku kecewa karena timnya kehilangan fokus di menit-menit terakhir.
“Kami datang untuk menang, tetapi konsentrasi hilang di akhir laga. Namun saya tetap mengapresiasi pemain yang sudah berjuang maksimal,” tegasnya.
Editor : Ali Mustofa