Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PSS Sleman Menang Dramatis, Persiku Tumbang di Detik-Detik Akhir, Ini Skor dan Jalannya Pertandingan

Ali Mustofa • Selasa, 18 November 2025 | 16:42 WIB

GAGAL: Striker PSS Sleman Irvan Mofu dijaga ketat bek Persiku Oka (kanan)
GAGAL: Striker PSS Sleman Irvan Mofu dijaga ketat bek Persiku Oka (kanan)

RADAR KUDUS – Irvan Mofu kembali menjadi penyelamat bagi PSS Sleman.

Bermain di International Stadium (MagIS) pada Senin (17/11) malam, pemain bernomor punggung 88 itu muncul sebagai pahlawan kemenangan.

Golnya pada masa injury time, tepat di menit ke-98, memastikan Laskar Sembada mengamankan kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus, julukan Macan Muria.

Baca Juga: Persiku Kudus Beri Kejutan PSS Sleman, Unggul 0-1 Lewat Kaki Igor Costa

Tambahan tiga poin pada pekan ke-11 Championship 2025/2026 ini membuat PSS semakin kukuh di puncak klasemen dengan 26 poin.

Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Persiku Kudus tetap tertahan di posisi kedelapan dengan 7 poin.

Meski sukses mengamankan kemenangan, duel kali ini bukanlah pertandingan yang mudah bagi PSS.

Anak-anak Bumi Sembada dipaksa berjuang keras sepanjang laga, termasuk hingga waktu tambahan.

Pertandingan pun berlangsung sangat sengit. Kedua tim sama-sama aktif melancarkan serangan sejak menit awal.

PSS yang tampil di hadapan pendukungnya langsung mengambil inisiatif menyerang, namun justru Persiku yang lebih dulu mengubah keadaan.

Baca Juga: Kebobolan Di Menit Akhir, Persiku Gagal Bawa Pulang Poin dari PSS Sleman

Di menit ke-9, melalui serangan balik cepat, striker asing Persiku, Igor Da Silva Costa, mampu menjebol gawang PSS. Skor berubah 0-1 untuk tim tamu.

Unggul satu gol membuat Persiku tampil lebih agresif. Meski demikian, PSS segera merespons.

Pada menit ke-28, stadion sempat bergemuruh setelah Saiful Djoge mencetak gol usai menerima umpan matang dari Irvan Mofu.

Namun kegembiraan itu tak berlangsung lama. Wasit membatalkan gol tersebut karena Mofu dianggap sudah berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan.

Hingga babak pertama berakhir, skor 0-1 tidak berubah.

Baca Juga: Meski Persiku Terpuruk, Striker Persiku Kudus Igor Costa Panaskan Persaingan Top Skor Pegadaian Championship

Memasuki paruh kedua, pelatih PSS, Ansyari Lubis, langsung melakukan pergantian pemain demi meningkatkan tempo permainan. Keputusan tersebut berbuah manis.

Dua menit setelah kickoff babak kedua, tepatnya menit ke-47, Junior Haqi yang baru masuk berhasil memenangi duel udara dan menanduk bola hasil umpan silang Arda Alfareza.

Kedudukan kembali imbang 1-1, membuat tensi pertandingan semakin tinggi.

Tak ingin kehilangan poin di kandang, PSS meningkatkan tekanan.

Namun pertahanan Persiku Kudus tampil solid dan berkali-kali menggagalkan peluang tuan rumah.

Drama penentu laga terjadi di pengujung pertandingan. Saat pertandingan hampir dipastikan berakhir seri, Irvan Mofu yang masuk menggantikan Gustavo Tocantins, memperlihatkan ketenangannya.

Berawal dari umpan jeli Cloudio Faiera Mutzi, Mofu yang tak terkawal sukses menaklukkan kiper Persiku di menit ke-98.

Gol tersebut menutup perlawanan Persiku dan memastikan kemenangan 2-1 bagi PSS pada duel pekan ke-11 musim ini.

Baca Juga: Dipastikan Berlangsung Sengit! Persiku Kudus Target Kebangkitan di Stadion Wergu Wetan, PSIS Semarang Datang dengan Misi Balas Dendam

Usai pertandingan, pelatih PSS, Ansyari Lubis, menilai laga ini sangat luar biasa. Walaupun sempat tertinggal lebih dulu, ia memuji kerja keras seluruh pemain.

“Semua pemain tampil penuh hati dan kolektif. Kami tahu finishing kami beberapa kali sulit, tapi akhirnya bisa membalikkan keadaan di menit akhir. Suporter pun luar biasa,” katanya.

Gelandang muda PSS, Cloudio Faiera Mutzi, yang menjalani debutnya, mengaku sangat bahagia bisa berkontribusi dalam kemenangan tim.

“Semoga ke depan kami terus meraih hasil positif dan bisa tampil lebih baik di setiap laga. Jangan cepat puas, masih banyak pertandingan agar bisa promosi ke Liga 1,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Persiku Kudus, Bambang Sumantri, menyampaikan bahwa timnya sebenarnya datang ke Sleman dengan target kemenangan.

Namun konsentrasi yang hilang di menit akhir membuat poin itu lenyap.

“Pemain kurang fokus, tapi saya tetap apresiasi perjuangan mereka yang sudah tampil fight,” tegasnya.

Editor : Ali Mustofa
#macan muria #Irvan Mofu #laskar sembada #persiku kudus