JEPARA – Tren negatif belum juga berakhir bagi Persijap Jepara. Dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (9/11) malam, Laskar Kalinyamat kembali gagal meraih poin penuh usai ditundukkan Madura United dengan skor 2-1.
Hasil ini menambah catatan buruk Persijap yang sudah enam kali berturut-turut gagal menang, baik dalam laga kandang maupun tandang.
Pertandingan sebenarnya dimulai dengan sangat baik bagi Persijap.
Baru berjalan dua menit, Indra A. P. Wiguna membuka keunggulan melalui tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Madura United.
Gol cepat itu sempat membangkitkan semangatnya sebagai tim tamu. Namun, tensi pertandingan meningkat seiring permainan keras kedua tim.
Pada menit ke-31, Dicky Kurniawan diganjar kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap pemain Madura.
Beberapa saat berselang, Adzikri juga mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap lawan.
Petaka datang di penghujung babak pertama. Pada masa tambahan waktu, tepatnya pada 45+5’ Mendonça berhasil menanduk bola hasil umpan lambung dan menjebol gawang Rodrigo Maura, membuat skor imbang 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, situasi tampak berpihak bagi Persijap.
Pemain Madura United Taufik Hidayat, yang baru masuk, harus diusir wasit pada menit ke-61 akibat melakukan sleding berbahaya dari belakang terhadap Sudi Abdallah, pemain ujung tombak Persijap Jepara yang sedang melaju kencang ke area kotak penalti.
Kedua tim imbang, bermain dengan 10 pemain. Di saat ini, Persijap sempat mendapat peluang emas melalui sepakan keras Franca, namun berhasil ditepis kiper Madura United. (fik)
Editor : Ali Mustofa