Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Full Time: Indonesia U-17 Menang 2-1 atas Honduras di Qatar

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 11 November 2025 | 06:46 WIB
Alberto menendang bola untuk mencetak Gol kedua untuk Indonesia U17 saat melawan Honduras
Alberto menendang bola untuk mencetak Gol kedua untuk Indonesia U17 saat melawan Honduras

RADAR KUDUS - Timnas Indonesia U-17 menutup fase grup Piala Dunia U-17 2025 dengan segenap perjuangan: menang 2-1 atas Honduras di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Senin malam (10/11/2025).

Setelah dua kekalahan beruntun — termasuk kekalahan telak 0-4 dari Brasil — kemenangan ini memberi napas lega sekaligus catatan penting bagi masa depan generasi muda Garuda. 

Pertandingan berjalan sengit dan penuh emosi. Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-52 melalui penalti yang dieksekusi Evandra Florasta. Kegembiraan tuan kehati sejenak buyar ketika Honduras membalas dua menit kemudian lewat titik putih yang dikonversi Luis Suazo, membuat skor kembali imbang 1-1.

Namun Garuda tak menyerah: tendangan jarak jauh Fadly Alberto pada menit ke-72 menjebol gawang Honduras dan membawa Indonesia unggul 2-1 — skor yang tetap bertahan sampai peluit panjang. Rincian gol dan waktu tercatat oleh laporan resmi media dan laman FIFA. 

Laga ini bukan hanya soal angka. Secara taktik, Indonesia menunjukkan peningkatan determinasi dibanding partai sebelumnya: intensitas pressing dan keberanian membawa bola ke depan lebih sering terlihat, meski masih ada pekerjaan rumah soal konsistensi dan transisi pertahanan-ke-serangan.

Pelatih Nova Arianto sebelum laga memang menekankan perlunya agresivitas ekstra dan menahan pemain agar tidak terbebani ekspektasi publik — pesan yang nampak di lapangan. 

Kemenangan ini juga punya makna kompetitif. Di klasemen akhir Grup H, hasil positif lawan Honduras sedikit memperbaiki posisi Indonesia dan menjaga peluang tipis ke babak gugur lewat jalur peringkat ketiga terbaik — meski hitungan matematis masih rumit mengingat selisih gol negatif Garuda dari dua kekalahan sebelumnya. Para analis dan media nasional telah menghitung berbagai skenario yang membuat kemenangan melawan Honduras amat krusial. 

Suasana di stadion menambah warna: gelombang dukungan suporter Indonesia terlihat nyata di tribun.

Kelompok-kelompok suporter yang datang dari berbagai negara membentangkan bendera merah-putih, menyanyikan yel-yel, dan menciptakan koreografi yang sempat menarik perhatian media internasional — sebuah bukti betapa besar perhatian publik terhadap kebangkitan sepak bola usia muda Indonesia.

Kehadiran mereka juga disebutkan oleh pejabat dan pengurus sebagai dorongan moral penting bagi anak-anak timnas. 

Reaksi pasca-pertandingan menunjukkan campuran rasa bangga dan kritik membangun.

Pelatih Nova mengapresiasi kerja keras pemain namun tetap menggarisbawahi kebutuhan memperbaiki aspek teknis dan karakter permainan untuk bersaing di level dunia.

Bagi beberapa pemain muda yang menonjol malam itu (nama-nama seperti Evandra Florasta dan Fadly Alberto mendapat sorotan), ini menjadi momen pembuktian sekaligus pembelajaran. 

Apa selanjutnya?

Piala Dunia U-17 memberikan platform eksperimen dan pembelajaran bagi generasi baru.

Meski langkah Indonesia tidak ada jaminan berlanjut, kemenangan atas Honduras adalah sinyal positif: potensi ada, mental juang muncul, dan dukungan publik terbukti nyata.

Yang jelas, pekerjaan di balik layar — pengembangan fisik, teknik penyelesaian akhir, serta pendidikan taktik — harus terus dipacu agar pengalaman di Qatar menjadi pijakan bukan hanya untuk turnamen ini, melainkan untuk perjalanan jangka panjang sepak bola Indonesia.

Editor : Mahendra Aditya
#Indonesia vs Honduras ##Piala Dunia U-17 #Evandra #Qatar #indonesia U17 vs Honduras U17