Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rating Pemain Liverpool vs Real Madrid di Liga Champions, Mac Allister Cetak Satu-satunya Gol, Conor Bradley Jadi Player of the Match

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 5 November 2025 | 14:14 WIB

Arne Slot pelatih Liverpool
Arne Slot pelatih Liverpool

 

RADAR KUDUS - Anfield kembali jadi neraka bagi Real Madrid. Liverpool menundukkan Los Blancos dengan skor tipis 1-0, namun dominasi mereka di lapangan jauh dari kata tipis.

Gol tunggal Alexis Mac Allister di menit ke-61 menjadi bukti kebangkitan pasukan Arne Slot setelah periode buruk yang menelan enam kekalahan dari tujuh laga sebelumnya.

Namun, kemenangan ini tak sekadar angka di papan skor — ini adalah pernyataan keras: Liverpool is back.

Di bawah sorotan lampu Anfield, ribuan pendukung The Reds bergemuruh ketika Dominik Szoboszlai melepaskan tendangan bebas melengkung yang disambut tandukan tajam Mac Allister.

Courtois, yang tampil luar biasa sepanjang laga, akhirnya menyerah di momen itu.

Baca Juga: Anfield Bergemuruh Lagi! Liverpool Bungkam Real Madrid Lewat Gol Tunggal Mac Allister, Alexander-Arnold Pulang Dihujani Cemoohan!

Courtois: Tembok Hidup yang Akhirnya Runtuh

Thibaut Courtois adalah satu-satunya alasan Real Madrid tak kebobolan lebih dari satu. Kiper Belgia itu tampil seperti raksasa, menepis empat peluang emas Szoboszlai dan satu sundulan keras dari Virgil van Dijk.

Namun, bahkan tembok tertinggi pun punya celah. Gol Mac Allister jadi momen di mana Courtois benar-benar tak berdaya.

Di sisi lain, lini belakang Real Madrid tampak kewalahan menghadapi pressing cepat Liverpool. Mbappé dan Vinícius Jr. kehilangan tajinya — tertahan oleh pertahanan disiplin yang dipimpin Van Dijk dan Konaté.

Bradley: Pewaris Tahta Alexander-Arnold

Jika ada satu nama yang mencuri perhatian selain Mac Allister, dia adalah Conor Bradley. Pemain muda asal Irlandia Utara ini tampil bak gladiator di sisi kanan pertahanan Liverpool.

Bradley menang duel demi duel melawan Vinícius Jr., bahkan membuat penyerang asal Brasil itu frustrasi sepanjang laga.

Ia menjadi simbol semangat baru Liverpool — energik, tak kenal takut, dan penuh determinasi.

Publik Anfield pun menyanjungnya, meneriakkan namanya setiap kali ia merebut bola.

Ironisnya, pujian untuk Bradley justru menjadi bayangan kelam bagi sosok yang dulu dielu-elukan di stadion yang sama.

Conor Bradley, Player of the Match Liverpool vs Real Madrid
Conor Bradley, Player of the Match Liverpool vs Real Madrid

Alexander-Arnold: Dari Idola Jadi Musuh

Trent Alexander-Arnold kembali ke Anfield — tapi kali ini sebagai pemain Real Madrid. Ketika namanya diumumkan, sorakan berubah jadi cemoohan.

Ia masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir, dan setiap sentuhan bolanya diiringi dengan siulan tajam dari publik yang dulu mengidolakan dia.

Sayangnya, tak ada momen penyelamat. Ia gagal memberi dampak, bahkan kalah duel dari Gravenberch di lini tengah.

Kepulangannya justru mempertegas bahwa era baru Liverpool telah dimulai tanpa dirinya.

Real Madrid: Malam Lupa di Anfield

Tim besutan Xabi Alonso datang ke Anfield dengan percaya diri. Tapi malam itu berubah jadi mimpi buruk.

Jude Bellingham — yang disebut sebagai “permata” Real — tampil redup. Tak ada aksi magis, tak ada kontrol permainan. Mbappé juga kesulitan keluar dari tekanan intens Liverpool, sementara Vinícius lebih banyak terperangkap duel fisik.

Real hanya mencatat dua peluang berarti sepanjang laga, itu pun berkat aksi individu yang cepat dipatahkan Mamardashvili di bawah mistar Liverpool.

Rating Pemain Liverpool vs Real Madrid

Liverpool:

Real Madrid:

Alexander-Arnold, mantan pemain Liverpool yang kini berseragam Real Madrid
Alexander-Arnold, mantan pemain Liverpool yang kini berseragam Real Madrid

Simbol Kebangkitan Liverpool

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal mentalitas. Setelah diterpa badai kekalahan, Liverpool menunjukkan bahwa semangat Anfield belum mati.

Arne Slot berhasil mengembalikan energi dan intensitas khas yang sempat hilang musim ini.

Dengan kemenangan ini, The Reds naik ke posisi enam besar dan membuka peluang besar lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.

Kemenangan ini juga membawa pesan kuat — bukan hanya untuk Real Madrid, tapi untuk seluruh Eropa: Liverpool is not done yet.

Editor : Mahendra Aditya
#Liverpool vs Real Madrid #rating pemain Real Madrid #arne slot #thibaut courtois #Trent Alexander Arnold #Liverpool vs Real Madrid Champions League #Mac Allister #rating pemain Liverpool