Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Berikut Ini Daftar Harga Tiket Persijap vs Malut United, Termurah Rp 60.000

Zainal Abidin RK • Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Bek sayap kanan Persijap Jepara Rahmad Hidayat sedang berupaya merebut bola dari kaki pemain Bhayangkara FC.
Bek sayap kanan Persijap Jepara Rahmad Hidayat sedang berupaya merebut bola dari kaki pemain Bhayangkara FC.

JEPARA – Kekalahan beruntun yang dialami Persijap Jepara menyebabkan pihak manajemen menurunkan harga tiket di laga home antara Persijap Jepara Vs Malut United.

Dari hasil penelurusan Persijap selama musim BRI Liga I 2025/2026 mengalami imbang dua kali yaitu saat melawan PSM Makasar 8 Agustus dan melawan Arema FC pada 30 Agustus.

Kemudian Kalah sebanyak empat kali yaitu saat melawan Persita Tangerang 2-1 pada 21 September, Persik Kediri 2-0 pada 27 September, Bali United 1-2 pada 19 Oktober dan 0-2 melawan Bhayangkara Presisi pada 27 Oktober. Sementara kemenangan pada saat melawan Persib Bandung pada 18 Agustus 2025 dengan skor 2-1.

Kekalahan beruntun ini juga menyebabkan harga tiket untuk laga home antara Laskar Kalinyamat dengan Malut United turun harga yaitu kelas VIP Rp 150.000, kelas VIP anak Rp 100.000, tribun timur Rp 80.000, tribun utara Rp 60.000, dan tribun Selatan Rp 60.000.

Harga tiket dari hasil pencarian di mesin pencarian antara Persijap Jepara vs Arema Fc VIP Rp 270.000, kemudian terbuka timur Rp 130.000, dan terbuka utara Rp 90.000.

Rentetan hasil buruk yang dialami Persijap Jepara membuat para pendukung setianya menahan napas panjang.

Tim kebanggaan Kota Ukir itu kembali gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. Meliputi tiga di kandang sendiri dan satu laga tandang.

Kekalahan terbaru terjadi saat Persijap bertandang ke markas Bhayangkara FC, Senin (27/10) sore, di mana skuad Laskar Kalinyamat takluk 0–2.

Sebelumnya, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (19/10) malam, Persijap juga tumbang tipis 1–2 dari Bali United FC pada pekan ke-9 BRI Super League 2025/2026.

Derita itu menambah panjang daftar kegagalan tim asuhan Mário Lemos dalam meraih poin penuh di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka juga dibekuk Persita Tangerang 1–2 pada Minggu (21/9) dan ditundukkan Persik Kediri 0–2 pada Sabtu (27/9).

Meski kondisi tim sedang terpuruk, semangat dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah tetap menyala.

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara bersama perwakilan suporter menggelar slametan dan doa bersama di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa doa bersama itu diadakan semata-mata untuk memanjatkan harapan agar Persijap kembali bangkit.

 

"Intinya kami mengadakan doa bersama, mendoakan pemain dan Persijap agar diberi kemenangan," ungkapnya saat dikonfirmasi Rabu (29/10).

Menurutnya, dalam pertandingan memang, kadang tim dapat berhasil, kadang tidak. Akan tetapi pihaknya berharap ke depan skuad Laskar Kalinyamat bisa kembali memetik kemenangan demi kemenangan.

"Bisa bermain lebih bagus, dan bermental pemenang seperti saat melawan Persib Bandung lalu," sebutnya.

Gus Hajar menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mencampuri urusan teknis seperti taktik, formasi, atau keputusan pelatih dan manajemen.

Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moril agar Persijap bisa segera keluar dari masa sulit ini.

"Urusan pemain dan formasi adalah ranah pelatih serta manajemen. Pemkab hanya bisa mendukung dan mendoakan," tegasnya.

Acara slametan yang digelar sederhana namun penuh makna itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat hingga perwakilan kelompok suporter.

Suasana khidmat menyelimuti stadion saat doa dipanjatkan, diselingi harapan agar Laskar Kalinyamat bisa kembali menunjukkan taringnya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Para suporter juga berharap momentum kebersamaan ini menjadi titik balik bagi tim untuk bangkit.

Kini, seluruh mata tertuju pada laga berikutnya. Masyarakat Jepara menanti apakah doa dan semangat yang telah digelorakan mampu mengubah nasib tim kesayangan mereka, dan membawa kembali gairah kemenangan ke Stadion Gelora Bumi Kartini.

Persijap Jepara terjadwalkan akan menjamu Malut United pada Senin (3/11) sore.(*) 

Editor : Zainal Abidin RK
#psm #jepara #kalah #SERI #bri #menang #Liga I #persijap jepara