Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

FIFA Resmi Luncurkan Turnamen Baru: FIFA ASEAN Cup, Tantang Eksistensi Piala AFF

Ali Mustofa • Senin, 27 Oktober 2025 | 17:22 WIB
FIFA bersama dengan 11 negara Asia Tenggara sepakat untuk menggelar FIFA ASEAN Cup.
FIFA bersama dengan 11 negara Asia Tenggara sepakat untuk menggelar FIFA ASEAN Cup.

RADAR KUDUS – Dunia sepak bola Asia Tenggara mencatat sejarah baru. Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi memperkenalkan turnamen baru khusus untuk kawasan Asia Tenggara bernama FIFA ASEAN Cup.

Kompetisi antarnegara ini akan diikuti oleh 11 anggota ASEAN, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan Piala AFF yang telah lama eksis.

Pengumuman turnamen ini dilakukan bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10).

Baca Juga: Timor-Leste Resmi Jadi Anggota Penuh ASEAN, Akhiri Penantian Panjang Satu Dekade

Dalam kesempatan tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino hadir langsung dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN tahun ini.

Dalam pidatonya, Infantino menyebut bahwa FIFA ASEAN Cup dirancang sebagai ajang pemersatu negara-negara Asia Tenggara sekaligus sarana membangkitkan semangat baru di kawasan yang dikenal memiliki basis penggemar sepak bola yang luar biasa besar.

“Turnamen ini akan melibatkan seluruh 11 negara ASEAN dan memberikan dampak yang signifikan, bukan hanya di kawasan ini, tetapi juga bagi dunia sepak bola secara global,” ujar Gianni Infantino, dikutip dari laman resmi FIFA.

Ia menambahkan, angka 11 yang digunakan dalam jumlah peserta memiliki makna simbolis — melambangkan jumlah pemain dalam satu tim sepak bola.

“Kini tim ASEAN sudah lengkap, siap bersatu dan berkompetisi untuk meraih gelar juara,” ujarnya lagi.

Turnamen baru ini akan melibatkan Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Singapura, serta Timor-Leste yang baru saja disahkan sebagai anggota penuh ASEAN pada pertemuan yang sama.

Infantino juga mengungkapkan bahwa Asia Tenggara merupakan salah satu pasar terbesar bagi sepak bola dunia.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp23.000 per Gram, Tetap Untungkan Pemilik Lama

Berdasarkan data internal FIFA, ada lebih dari 700 juta pendukung aktif di kawasan ini, menjadikannya wilayah yang potensial untuk pengembangan industri olahraga.

“Kami ingin berinvestasi lebih banyak di kawasan ASEAN, membangun inisiatif baru yang dapat memperkuat sepak bola di tingkat akar rumput, pendidikan, dan komunitas,” jelasnya.

Peluncuran FIFA ASEAN Cup secara tidak langsung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pecinta sepak bola regional.

Pasalnya, sejak hampir tiga dekade, ASEAN telah memiliki Piala AFF — kini disebut ASEAN Championship — yang menjadi simbol rivalitas dan kebanggaan antarnegara di kawasan ini.

Belum ada kepastian apakah FIFA ASEAN Cup akan menggantikan Piala AFF atau justru berjalan berdampingan.

Baca Juga: Hampir Setiap Tahun Sumber Rembang Jadi Langganan Banjir, Ini Faktor Penyebabnya

Namun, Gianni Infantino menegaskan bahwa pihaknya akan melibatkan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), AFF (Federasi Sepak Bola ASEAN), serta seluruh asosiasi nasional anggota dalam penyusunan format dan kalender resmi turnamen ini.

Selain peluncuran turnamen, pertemuan di Kuala Lumpur juga menjadi momentum penting pembaruan Nota Kesepahaman ASEAN–FIFA yang pertama kali diteken pada 2019 di Bangkok.

Kolaborasi ini mencakup berbagai sektor, seperti peningkatan integritas kompetisi, pengembangan sekolah sepak bola FIFA, hingga pemberdayaan sepak bola untuk tujuan sosial.

Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut Perdana Menteri Timor-Leste Kay Rala Xanana Gusmão, bersama para pemimpin dan perwakilan negara anggota ASEAN lainnya.

Dengan bergulirnya FIFA ASEAN Cup, Asia Tenggara kini memasuki babak baru dalam sejarah sepak bola regional.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya mempererat kerja sama antarnegara, tetapi juga menjadi wadah bagi talenta muda ASEAN untuk bersinar di panggung internasional.

Namun satu hal yang masih menjadi sorotan: apakah kehadiran turnamen ini akan memperkuat, atau justru menyingkirkan eksistensi Piala AFF yang telah menjadi ikon sepak bola kawasan selama hampir tiga dekade.

Editor : Ali Mustofa
#FIFA #piala aff #FIFA ASEAN #Gianni Infantino #asean