Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

KONI Pusat Jaring Atlet Karate Potensial hingga Kenalkan Cabor Ju-jitsu

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 24 Oktober 2025 | 16:56 WIB

 

BEREBUT MEDALI: Karateka asal Banten Marzella Sekar Damayanti saat tampil di PON Bela Diri Kudus 2025.
BEREBUT MEDALI: Karateka asal Banten Marzella Sekar Damayanti saat tampil di PON Bela Diri Kudus 2025.

KUDUS – Cabang olahraga (cabor) karate, wushu, hingga ju-jitsu mulai digulirkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 kemarin.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat berusaha memperkenalkan cabor ju-jitsu yang baru pertama dibuka di event ini.

Ketua Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) Hadi Tjahjanto menyampaikan, PON Bela Diri Kudus 2025 ini wujud kuat bersama-sama Djarum Foundation untuk meningkatkan prestasi para atlet.

Menurutnya, cabor karate sudah menunjukkan kualitasnya pada turnamen skala internasional.

Seperti ajang se-Asia Tenggara beberapa waktu lalu, Indonesia berada di peringkat II dalam raihan emas.

”Emas kami banyak saat turnamen lalu. Raihan ini di bawah Vietnam,” ungkapnya.

Hadi menjelaskan, lewat agenda PON Bela Diri Kudus 2025, dia berharap atlet karate dari 34 provinsi se-Indonesia menunjukkan kualitasnya.

”Kami menginginkan atlet memiliki kaliber untuk bersaing ke forum kejuaraan internasional,” terangnya.

Selain jago dalam penguasaan teknik, atlet karate akan dibentuk untuk mendapatkan ruang menjadi pemimpin di masyarakat. Untuk terjun nantinya akan dibekali literasi.

Di PON Bela Diri Kudus ini, akan terlihat bibit atlet yang tampil terbaik dari setiap daerah.

Dari kacamatan pengurus nantinya, atlet yang terbaik akan diikutsertakan dalam Timnas Karate Indonesia.

”Ini sebagai upaya persiapan SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025 Suwarno menyampaikan, cabor karate, ju-jitsu, hingga wushu dipertandingkan mulai kemarin.

Ju-jitsu menjadi cabor baru yang turut dipertandingkan.  

Suwarno menjelaskan, cabor ju-jitsu ini sebetulnya sudah muncul sejak 2018. Saat ini, dipertandingkan di Asian Games lalu dan menjadi cabor pilihan.  

”Ini sekaligus menjadi moment sosialisasi ji-jitsu. Nanti saya berharap bisa di kembangkan lewat Pengprov (Pengurus Provinsi) Ju-jitsu di daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk cabor karate yang dipertandingkan, di PON Bela Diri Kudus 2025 ini, diharapkan memeroleh atlet yang berkualitas.

Atlet-atlet ini, diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. (gal/lin)

Editor : Ali Mustofa
#wushu #djarum foundation #atlet #cabang olahraga #cabor #PON Bela Diri