Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tiga Kandidat Pelatih yang Dinilai Cocok Menangani Persiku Kudus Jika Alfiat Didepak

Redaksi Radar Kudus • Senin, 13 Oktober 2025 | 20:50 WIB
Seto Nurdiantoro (kiri), Imran Nahumarury (Tengah), Kahudi Wahyu (kanan)
Seto Nurdiantoro (kiri), Imran Nahumarury (Tengah), Kahudi Wahyu (kanan)

KUDUS – Posisi Alfiat sebagai pelatih kepala Persiku Kudus kini berada di ujung tanduk.

Jika Macan Muria kembali gagal meraih hasil positif dalam laga mendatang, tak menutup kemungkinan manajemen akan mengambil keputusan tegas untuk menggantinya.

Lalu, siapa saja sosok yang layak menjadi pengganti Alfiat jika pemecatan benar-benar terjadi?

Berikut tiga nama pelatih yang saat ini belum terikat kontrak dengan klub mana pun dan bisa menjadi opsi realistis bagi Persiku Kudus:

1. Kahudi Wahyu

Kahudi Wahyu merupakan pelatih berlisensi A Nasional yang terakhir menangani PSIS Semarang.

Ia resmi berpisah dengan klub tersebut pada 30 September 2025 menyusul serangkaian hasil buruk di kompetisi Championship 2025/2026.

Pelatih berusia 47 tahun ini sempat mencuri perhatian saat membesut Persijap Jepara di paruh pertama Liga 2 musim 2024/2025.

Di bawah arahannya, Persijap tampil solid, terutama di lini pertahanan, dan sempat menempati posisi tiga besar grup tengah.

2. Imran Nahumarury

Pelatih asal Tulehu ini sudah tidak asing lagi di dunia sepak bola nasional.

Imran dikenal luas berkat pengalamannya sebagai asisten pelatih PSIS Semarang di era Liga 1, sebelum akhirnya dipercaya menangani Malut United.

Di tangan Imran, Malut United mencatat prestasi gemilang dengan promosi ke Liga 1.

Bahkan di musim perdananya di kasta tertinggi (2024/2025), tim tersebut sukses finis di posisi tiga besar.

Saat ini, Imran tengah menganggur setelah hengkang dari Malut United akibat konflik internal dengan manajemen.

3. Seto Nurdiantoro

Nama Seto Nurdiantoro sudah lama dikenal sebagai salah satu pelatih lokal berpengalaman.

Ia memegang lisensi AFC Pro dan selama ini identik dengan dua tim asal Yogyakarta: PSS Sleman dan PSIM Jogjakarta.

Prestasi terbaiknya adalah membawa PSS Sleman juara Liga 2 pada musim 2018, sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang solid, Seto bisa menjadi opsi matang untuk mengangkat performa Persiku.

Persiku Kudus sendiri masih akan menjalani satu laga penting di bulan Oktober, yakni melawan Persipal Palu pada 17 Oktober di Stadion Wergu Wetan.

Jika hasilnya kembali mengecewakan, evaluasi terhadap Alfiat bisa saja berujung pada pemecatan.

Musim ini, sejumlah pelatih di Liga 2 atau Championship sudah lebih dulu kehilangan jabatannya karena performa tim yang tidak sesuai ekspektasi.

Persiku bisa jadi menyusul jika tidak segera berbenah. (aua)

Editor : Ali Mustofa
#macan muria #pelatih #imran nahumarury #persiku kudus #Kahudi Wahyu #seto nurdiantoro