Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jateng Rebut Emas Nomor Judo Ju No Kata pada PON Bela Diri Kudus 2025

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 13 Oktober 2025 | 00:59 WIB

PERJUANGAN: Judoka Cynthia Trubus Octaviani  (kanan) bersama Lie Grace Nathalia Tedjawijaya (kiri) berhasil memperoleh emas pada nomor Jun No Kata.
PERJUANGAN: Judoka Cynthia Trubus Octaviani  (kanan) bersama Lie Grace Nathalia Tedjawijaya (kiri) berhasil memperoleh emas pada nomor Jun No Kata.


KUDUS - Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 berlangsung kompetitif di Djarum Arena Kaliputu Minggu (12/10).

Hari pertama mempertandingkan dua cabang olahraga taekwondo dan judo.

Tim judo Jawa Tengah berhasil meraih skor tertinggi nomor Ju No Kata pada PON Bela Diri 2025, di Djarum Arena 3B, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/10).

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Atlet PON Bela Diri 2025 di Kudus

Jateng yang diperkuat Cynthia Trubus Octaviani sebagai Tori (pelaksana teknik) dan Lie Grace Nathalia Tedjawijaya sebagai Uke (penerima) meraih skor tertinggi, yakni 370,5.

Pasangan Jateng mengungguli Bali yang diperkuat Ni Nyoman Suwitri dan Ni Made Sukerti. Bali memperoleh skor 348,5.

Peringkat ketiga ditempati Jawa Barat yang diperkuat Yashinta Gustianti dan Puspita Dewi. Keduanya meraih skor 334,5.

Sementara untuk peringkat 3B ditempati Banten. Tim yang diperkuat Intan Octavianti Putri dan Putri Dhamma Yanthi itu meraih poin 331.

Atlet Judo Chyntia Trubus Octaviani menyampaikan, pada even ini dia bersama rekannya Lie Grace Nathalia Tedjawijaya sudah mempersiapkan latihan cukup lama. Serta targetnya realistis yakni medali emas.

Chytia menambahkan, pertandingan waktu lalu menjadi pelajaran penting bagi dirinya. Evaluasi usai pertandingan selalu dilakukan keduanya.

"Kami selalu evaluasi kesalahan-kesalahan kami, ini menjadi modal penting bagi kami," ungkapnya.

Sementara itu, Lie Grace Nathalia Tedjawijaya mengatakan, persaingan cukup kompetitif terutama dari Bali dan Jawa Barat.

Dalam pertandingan nomor seni judo, Grace menjelaskan ada hal yang terpenting sebagai pengunci kemenangan.

Penyampaian teknik seperti, pengrusak lawan, serta penyampaian teknik detail saat disampaikan agar tidak kebingungan memahami teknik menyerang atau bertahan.

Baca Juga: Pembukaan PON Bela Diri Kudus 2025 Berlangsung Meriah, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman Unjuk Jurus

"Mungkin itu kunci kemenangan kami menyampaikan teknik secara detail, jadi wasit merasa puas dalam penyampaian tekniknya," katanya.

Pada ajang ini merupakan modal baik untuk even selanjutnya.

Mereka mendapatkan poin untuk melangkah ke PON NTB ke depan.

Ajang PON bela diri adalah even bergengsi di atas Kejurnas. Apalagi atlet-atlet yang ikut merupakan mempunyai kemampuan terbaik.

"Saya berharap PON bela diri ini tetap ada di PON reguler. Ini cukup memacu adrenalin lebih kompetitif," ungkapnya.

Tim judo Jawa Barat berhasil meraih peringkat pertama pada nomor Nage No Kata di PON Bela Diri 2025 yang digelar di Djarum Arena 3B, Kudus, Minggu (12/10) siang WIB.

Duet Ahmad Arya Pandawa dan Rafiely Rachmadana tampil gemilang dan menyebut kepercayaan diri sebagai kunci utama kemenangan mereka.

Jawa Barat tampil maksimal dan berhasil mengumpulkan skor 365,5, unggul atas Jawa Tengah (338) dan Sumatera Utara (289).

Rafiely, yang berperan sebagai uke (penerima), mengakui bahwa tekanan terbesar datang dari rival-rival yang lebih dulu tampil di arena.

“Tekanan datang dari rival-rival kami yang sudah lebih dulu bertanding. Selain itu, kami juga harus berhadapan dengan juri dan mengontrol teknik sendiri,” ujar Rafiely.

Selain faktor kepercayaan diri, keduanya juga menilai kemampuan beradaptasi menjadi kunci tambahan dalam meraih hasil terbaik.

Menurut Ahmad, kondisi arena dan cuaca di Kudus cukup berbeda dengan daerah asal mereka di Bogor. (gal)

Editor : Mahendra Aditya
#judo #indonesia #PON Bela Diri 2025 #PON Bela Diri 2025 Kudus #Kudus #judoka