Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Baru Dua Bulan Melatih, Shin Tae-yong Sudah Dipecat Ulsan Hyundai, Apa Masalahnya?

Ali Mustofa • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:28 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Eks Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong

RADAR KUDUS – Pemecatan Shin Tae-yong oleh klub Ulsan Hyundai menimbulkan sorotan besar, sebab caranya mirip dengan langkah PSSI saat mendepak sang pelatih.

Klub asal Korea Selatan itu secara tiba-tiba mengakhiri kerja sama dengan pelatih berpengalaman di Piala Dunia tersebut, dengan dalih adanya kendala komunikasi.

Shin Tae-yong kini kembali tanpa klub setelah resmi dilepas oleh tim K League 1 itu pada Kamis (9/10).

Baca Juga: Garuda Pantang Menyerah! Indonesia Siap Balas Dendam atas Kekalahan dari Arab Saudi, Berikut Prediksi Line-up Skuad Garuda

Menurut laporan media Korea, Chosun, keputusan pemutusan kontrak itu dipicu oleh persoalan komunikasi yang menciptakan ketegangan di ruang ganti Ulsan HD.

“Gaya kepemimpinan Shin Tae-yong akhirnya tidak bisa bertahan. Mengelola tim nasional dan klub memiliki perbedaan mendasar, terutama dalam hal berkomunikasi dengan pemain,” tulis Chosun, Jumat (10/10).

Media tersebut juga menambahkan bahwa Shin dinilai masih menggunakan gaya komunikasi lama yang sulit diterima pemain, sehingga menyebabkan ketidakharmonisan di ruang ganti.

Isu tersebut bahkan sempat menjadi bahan rumor di internal tim sebelum keputusan pemecatan diumumkan.

Setelah didepak, Shin Tae-yong akhirnya buka suara. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu mengaku keputusan klub datang secara tiba-tiba, namun ia menerima dengan lapang dada.

“Keputusan ini memang mengejutkan, tapi saya harus menerimanya. Saya sudah berusaha sebaik mungkin di tengah tekanan besar,” ujar Shin Tae-yong kepada Chosun.

Ia menambahkan, dirinya datang ke Ulsan dalam situasi mendadak dan mencoba membangun tim di tengah masa sulit, namun hasilnya belum sesuai harapan.

Baca Juga: Lupakan Arab Saudi, Kevin Diks: Kami Siap Balas dengan Kemenangan atas Irak

“Saya kecewa karena tidak bisa mengangkat performa tim seperti yang diinginkan,” ucapnya.

Kisah ini terasa deja vu bagi Shin Tae-yong. Beberapa bulan sebelumnya, ia juga dipecat secara mendadak oleh PSSI saat menukangi Timnas Indonesia.

Pada Januari 2025, pelatih 54 tahun itu diberitahu soal pemecatan hanya beberapa jam sebelum pengumuman resmi dilakukan.

“PSSI memberi tahu saya pukul 09.40, lalu mengumumkan pelatih baru pukul 12.00 siang. Walau saya tidak sepenuhnya mengerti alasannya, saya menerimanya dengan rendah hati,” kata Shin dikutip dari Yonhap (16 Januari).

Di Ulsan HD, Shin menghadapi situasi serupa. Meski membawa nama besar sebagai juara bertahan K League 1, performa tim justru menurun drastis.

Baca Juga: Laga Hidup Mati! Indonesia Harus Kalahkan Irak demi Asa ke Piala Dunia 2026

Dari sepuluh pertandingan yang dipimpinnya sejak 5 Agustus lalu, Ulsan hanya menang dua kali—melawan Jeju SK (1-0) dan Chengdu Rongcheng (2-1).

Sementara delapan laga lain berakhir dengan empat kali imbang dan empat kali kekalahan.

Catatan tersebut membuat posisi Ulsan HD terperosok ke peringkat ke-10 dari 12 tim, masuk zona play-off degradasi.

Tak hanya hasil buruk, lini serang Ulsan juga tumpul di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Tim hanya mencetak 10 gol dan kebobolan 16 kali. Hal ini semakin memperkuat alasan klub untuk berpisah.

“Ulsan HD FC berterima kasih atas kerja keras Shin Tae-yong selama ini, dan kami mendoakan yang terbaik bagi kariernya,” tulis pernyataan resmi klub.

Meski demikian, pemecatan ini justru memunculkan gelombang dukungan besar dari warganet Indonesia.

Kolom komentar unggahan resmi Ulsan HD dibanjiri pesan dari para pendukung Garuda yang berharap Shin Tae-yong kembali menangani Timnas Indonesia.

Baca Juga: 7 Alasan Kenapa Mengenal Diri Sendiri Bisa Mengubah Hidupmu

“Tanda-tanda balik ke Timnas?” tulis salah satu netizen.
“Back to Indonesia, coach. We miss you,” tambah warganet lain.

Dukungan itu mencerminkan kerinduan publik Indonesia terhadap sosok Shin Tae-yong, terutama setelah Timnas di bawah Patrick Kluivert kembali menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kekalahan itu kontras dengan catatan apik yang pernah diraih Garuda bersama Shin, di mana mereka mampu menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah dan menang 2-0 di Jakarta.

Banyak fans menilai, hasil tersebut sulit diulang tanpa tangan dingin pelatih asal Korea Selatan itu.

Editor : Ali Mustofa
#shin tae-yong #pemecatan #pelatih #pssi #piala dunia #komunikasi #K League 1