Melbourne City Siap Hadapi Tantangan di Laga Perdana Liga Champions Asia Elite
Redaksi Radar Kudus• Selasa, 16 September 2025 | 23:42 WIB
logo melbourne city
RADAR KUDUS - Melbourne City akan langsung dihadapkan pada tantangan besar saat memulai perjalanan mereka di AFC Champions League Elite 2025.
Tim asuhan Aurelio Vidmar itu akan bertemu Sanfrecce Hiroshima, klub Jepang yang sedang berada di performa terbaiknya karena sudah menjalani musim penuh di J1 League.
Masalahnya, City belum memasuki musim kompetisi A-League. Liga domestik baru bergulir sebulan lagi, sehingga kebugaran dan ritme pertandingan para pemain belum sepenuhnya terbentuk.
Vidmar Tetap Percaya Diri
Meski timnya belum berada dalam kondisi puncak, pelatih Aurelio Vidmar tetap yakin City bisa meraih hasil positif di AAMI Park.
“Ini memang tantangan besar. Di Australia, pramusim berjalan sangat panjang, sehingga kami belum sepenuhnya siap seperti tim-tim yang sudah aktif di liga,” kata Vidmar dalam wawancara dengan situs resmi AFC.
Menurutnya, situasi itu bukan alasan untuk menyerah. “Hiroshima sudah bermain banyak pertandingan musim ini dan jadwal mereka cukup padat, tapi kami harus bisa menghadapinya. Kami akan tetap fokus, kuat secara mental, dan beradaptasi.
Mentalitas percaya diri selalu menjadi ciri Melbourne City,” tegasnya.
Hiroshima Lebih Siap Secara Fisik
Sanfrecce datang ke Australia dengan modal tajamnya permainan di J1 League. Konsistensi dan ritme pertandingan yang mereka miliki membuat tim Jepang itu diunggulkan. Namun, kelelahan akibat jadwal padat bisa menjadi celah yang coba dimanfaatkan City.
Modal Uji Coba
Pertandingan terakhir Melbourne City hanya laga persahabatan pada 2 September melawan Adelaide United yang berakhir 1-1.
Laga itu menjadi tolok ukur awal bagi Vidmar untuk menilai kesiapan skuadnya sebelum menghadapi lawan sekelas Hiroshima.
Pertemuan ini akan menjadi tes mental sekaligus kesempatan bagi City untuk menemukan irama permainan sebelum A-League dimulai. Dukungan suporter di AAMI Park diyakini bisa menjadi faktor penting yang mendorong Maclaren dan rekan-rekan bermain lepas.