RADAR KUDUS – Liverpool kembali memperlihatkan karakter juara usai menundukkan Burnley 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Turf Moor, Minggu malam (14/9).
Mohamed Salah menjadi penentu kemenangan setelah berhasil mengeksekusi penalti dramatis pada menit ke-95.
Hasil ini membuat The Reds tetap menjaga catatan sempurna, empat kemenangan dari empat laga awal musim.
Pertandingan sebenarnya nyaris berakhir imbang setelah Burnley tampil solid dengan blok pertahanan rapat.
Namun, Liverpool sekali lagi membuktikan mentalitas kuat mereka, karena ini menjadi kali keempat secara beruntun kemenangan mereka dipastikan lewat gol di menit-menit akhir.
Pelatih Arne Slot mengaku puas dengan kesabaran skuadnya.
“Kami tahu laga tandang seperti ini tidak akan mudah, butuh konsentrasi penuh sampai detik terakhir. Saya bangga dengan bagaimana para pemain tetap tenang menghadapi tekanan,” ujarnya seusai laga.
Sejak awal, Liverpool mendominasi jalannya pertandingan.
Burnley turun dengan formasi bertahan 5-4-1, memaksa lini serang The Reds bekerja ekstra keras.
Peluang datang dari sundulan Ibrahima Konate yang melambung tipis serta aksi Hugo Ekitike yang nyaris mencetak gol dari sudut sempit.
Andy Robertson juga sempat menguji kiper lawan lewat tembakan keras, tetapi masih bisa diamankan.
Burnley bukan tanpa perlawanan. Tim asuhan Scott Parker terkenal dengan pertahanan disiplin, bahkan setiap tekel sukses di Turf Moor disambut sorakan layaknya gol.
Dengan atmosfer itu, Liverpool harus lebih bersabar membongkar barisan belakang tuan rumah.
Di babak kedua, intensitas meningkat. Alexis Mac Allister terpaksa ditarik keluar setelah ditekel keras Lesley Ugochukwu, yang kemudian mendapat kartu kuning.
Masuknya Conor Bradley membuat Dominik Szoboszlai lebih leluasa membantu serangan.
Sejumlah peluang emas diciptakan Florian Wirtz, Cody Gakpo, dan Ryan Gravenberch, namun kiper Martin Dubravka tampil gemilang menjaga gawang Burnley tetap aman.
Memasuki injury time, Burnley harus kehilangan Ugochukwu yang diganjar kartu kuning kedua.
Meski bermain dengan sepuluh orang, tuan rumah masih mencoba bertahan rapat.
Namun pada menit ke-93, umpan silang Jeremie Frimpong mengenai tangan Hannibal Mejbri di kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih meski protes keras dilayangkan pemain Burnley.
Mohamed Salah, yang sebelumnya gagal dalam dua eksekusi penalti terakhirnya, kali ini menebus kesalahan dengan tembakan keras ke pojok atas gawang.
Gol itu bukan hanya membawa Liverpool menang, tetapi juga menorehkan sejarah pribadi: 188 gol Liga Inggris, melewati rekor Andrew Cole di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Selain itu, Salah kini menjadi algojo penalti tersubur Liverpool dengan 35 gol, menggeser rekor lama milik Billy Liddell.
Baca Juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Sikap Suka Memerintah Tapi Enggan Diperintah!
Dengan tambahan tiga poin membuat Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan 12 poin penuh, unggul tiga angka atas Arsenal yang sehari sebelumnya menang 3-0 atas Nottingham Forest.
Tottenham Hotspur dan Bournemouth juga mengoleksi sembilan poin, sementara Chelsea berada di peringkat kelima dengan delapan angka usai bermain imbang 2-2 melawan Brentford.
Di papan tengah, Manchester City duduk di posisi kedelapan dengan enam poin setelah mengalahkan Manchester United 3-0 dalam derby sengit.
Sementara itu, Setan Merah harus puas berada di peringkat ke-14 dengan empat poin saja.
Adapun tiga posisi terbawah ditempati West Ham, Aston Villa, dan Wolverhampton. Wolves bahkan belum mengoleksi satu poin pun dari empat laga pembuka.
Hasil ini sekali lagi menegaskan bahwa Liverpool masih menjadi kandidat kuat juara musim ini, dengan mental baja dan daya juang sampai menit terakhir.
Editor : Ali Mustofa