RADAR KUDUS - Arsenal berpotensi menghadapi masalah besar pada 2026. Penyerang baru andalan mereka, Viktor Gyokeres, terancam absen di sejumlah pertandingan penting karena harus kembali ke Swedia untuk menjadi saksi dalam kasus hukum yang melibatkan agennya.
Gyokeres dipanggil untuk memberikan keterangan di Pengadilan Distrik Stockholm terkait kasus pencemaran nama baik yang diajukan oleh agennya, Hasan Cetinkaya.
Cetinkaya menggugat dua media Swedia, Fotboll Sthlm dan Expressen, yang sebelumnya menuduh dirinya dan perusahaan manajemennya, HCM Sports Management, memiliki hubungan dengan kelompok kriminal.
Gyokeres Dipersiapkan untuk Bersaksi
Pengacara Cetinkaya, Joakim Lundqvist, mengonfirmasi bahwa kliennya telah mempersiapkan Gyokeres untuk hadir di persidangan.
"Dia dipanggil sebagai saksi untuk menjelaskan situasi sesuai dengan bukti yang ada," ujar Lundqvist dalam wawancara dengan SVT Sport.
Kasus ini semakin rumit setelah polisi Swedia juga melakukan penyelidikan terkait insiden penembakan yang melibatkan salah satu kerabat perwakilan Gyokeres.
Namun, hingga saat ini, jadwal persidangan belum ditetapkan, sehingga belum ada kepastian kapan penyerang berusia 27 tahun itu akan meninggalkan tugasnya bersama The Gunners.
Kekhawatiran di Kubu The Gunners
Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi tim asuhan Mikel Arteta. Awal 2026 menjadi periode krusial dengan jadwal padat, termasuk fase gugur Liga Champions dan Piala FA.
Kehilangan Gyokeres di masa-masa penting bisa mengacaukan rencana taktis Arteta yang sangat mengandalkan kontribusi sang penyerang.
Gyokeres didatangkan Arsenal dari Sporting Lisbon dengan biaya transfer £63,5 juta pada bursa transfer musim panas lalu.
Sejauh ini, ia menunjukkan performa impresif dengan mencetak dua gol dalam tiga pertandingan pertamanya.
Penampilannya yang apik juga terlihat saat membela timnas Swedia, di mana ia menyumbang satu assist dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Slovenia yang berakhir imbang 2-2. (*)
Editor : Mahendra Aditya