Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hasil Super League 2025/2026: Tahan Imbang 0-0, Arema Tak Biarkan Persijap Menang di Kandang

Fikri Thoharudin • Senin, 1 September 2025 | 00:19 WIB

 

SENGIT: Charlos Franca terobos bengeng pertahanan Arema FC dalam laga kandang pada Sabtu (30/8) sore.
SENGIT: Charlos Franca terobos bengeng pertahanan Arema FC dalam laga kandang pada Sabtu (30/8) sore.

JEPARA - Persijap Jepara dipaksa legowo usai menghadapi Arema FC di kandang Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) pada Sabtu (30/8) sore. Hingga ditiup peluit berakhirnya babak kedua, skor imbang 0-0.

Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mário Licinio Guerreiro Lemos menyampaikan bahwa dalam laga di pekan keempatnya melawan Arema FC ini, menjadi pelajaran penting.

Arema menurutnya memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk dapat menjadi bekal berlaga di pekan-pekan berikutnya.

Di awal babak, Laskar Kalinyamat bermain cukup cepat dan agresif menggedor gawang yang dijaga Adi Satryo. 

Namun keadaan berubah setelah terjadi menyalakan keras antara Alexis Nahuel Gómez dengan Roberto Pimenta Vinagre Vilho di menit ke-41.

Keduanya terlibat saling adu sikut. Hingga, wasit harus memastikannya lewat VAR. Dari pengamatannya, keduanya diganjar kartu merah. 

Mário Licinio Guerreiro Lemos menyampaikan catatannya, bahwa skuad asuhannya memulai pertandingan dengan cukup baik. 

Alexis, Sudi, Franca, dan Rosalvo terus-menerus menggedor gawang Singo Edan.

“Banyak peluang untuk menciptakan gol. Bermain secara kolektif, itu berubah saat Alexis mendapatkan kartu merah, sehingga tim kurang fokus, tidak bisa memanfaatkan peluang yang ada,” ucapnya.

Dalam laga yang telah dilakoni Persijap, tercatat telah menang atas Persib 2-1. Seri dengan PSM Makassar 1-1 dan kalah sekali dari Borneo FC 3-1. Termasuk seri 0-0 atas laga melawan Arema FC ini.

“Kami masih punya banyak waktu untuk menghadapi laga selanjutnya. Dari laga melawan Arema ini jadi bekal untuk meningkatkan permainan,” katanya.

Di laga selanjutnya, Persijap akan bertandang menghadapi Persis di Stadion Manahan pada Sabtu (13/9) mendatang.

"Kami masih punya waktu sekitar 15 hari untuk waktu persiapan. Dengan menghadapi Arema ini, ke depan tidak hanya bisa menciptakan banyak peluang. Akan tetapi juga gol," tegasnya.

Menurutnya, salah satu faktor yang juga penting adalah agar gawang Persijap tidak kebobolan. “Temukan keseimbangan, ciptakan banyak peluang, gol dan lawan tidak bisa menjebol,” ujarnya.

Kendati demikian, berpikir juga merasa tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut. Dikatakan hal tersebut menjadi bagian dari konsekuensi pertandingan.

"Itulah sepakbola, kadang tidak bisa membuat gol. Kadang ada momen yang tidak disengaja yang bisa membuat gol. Ke depan akan kami perbaiki," ucapnya.

Di satu sisi, memutuskan juga menilai Arema FC memiliki kiper yang cukup baik. Yakni Adi Satryo. Selain Alexis yang menerima kartu merah, Rosalvo juga tercatat diganjar kartu kuning.

"Alexis memang agak berlebihan, hingga kartu merah dan itu sangat menekan tim. Ke depan harus berusaha untuk kepentingan tim dulu. Bermain seperti saat bersama Persib, cepat-agresif. Tapi juga tidak suka sepakbola yang anarkis dan kotor," terangnya.

Sementara itu, Pelatih Arema FC José Gomes menyampaikan bahwa Persijap menunjukkan kualitas bermainnya. Seperti saat menjamu Persib dan menekuknya 2-1 di kandang.

"Persijap kuat, rapi, bagus. Mereka menang atas Persib Bandung di sini," ringkasnya.

Pada saat yang sama laga melawan Persijap Jepara ini juga menjadi pengalaman bagi tim asuhannya. “Ini dapat menjadi motivasi bagi pemain, agar lebih solid,” katanya.(fik)

 

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #jepara #arema #Super League #liga 1