RADAR KUDUS - Persib Bandung yang datang ke Jepara dengan status juara bertahan harus pulang dengan tangan hampa.
Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (18/8/2025), tim asuhan Mário Lemos, Persijap Jepara, sukses menaklukkan Maung Bandung dengan skor tipis 2-1 pada laga pekan kedua BRI Super League 2025.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Persijap, yang didukung penuh ribuan pendukungnya, berani tampil menekan dan sesekali merepotkan lini belakang Persib. Ancaman pertama lahir di menit ke-13 melalui sundulan Franca, namun upayanya masih mudah diamankan oleh Teja Paku Alam.
Persib yang tak ingin dipermalukan coba membalas. Luciano Guaycochea mendapat peluang emas di menit ke-20, tetapi sepakannya masih jauh dari sasaran. Beberapa menit kemudian giliran William Marcilio yang mencoba peruntungannya, namun penyelesaiannya juga tak menemui target.
Tuan rumah kembali memberikan tekanan di menit ke-25 lewat Alexis Gomez. Meski berhasil menembus pertahanan, tembakannya gagal menghasilkan gol. Hingga turun minum, papan skor tetap 0-0 meski kedua tim sama-sama mencatatkan peluang berbahaya.
Babak Kedua Jadi Penentu
Memasuki babak kedua, tensi laga meningkat. Persijap berusaha menjaga intensitas serangan, sementara Persib tampil lebih agresif untuk mencuri gol lebih dulu.
Publik tuan rumah akhirnya bergemuruh pada menit ke-68. Franca, yang lepas dari kawalan pemain belakang lawan, berhasil memanfaatkan umpan terobosan Rosalvo. Dengan sekali sentuhan, bola mengalir deras ke gawang Teja Paku Alam dan mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut membuat jalannya pertandingan semakin hidup. Persib terus berusaha mencari celah, namun pertahanan solid Persijap membuat mereka kesulitan.
Kesabaran Maung Bandung akhirnya terbayar di menit ke-88, setelah Uilliam Barros dijatuhkan oleh kiper Rodrigo Moura di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Barros sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Rodrigo. Skor pun berubah 1-1 dan asa Persib untuk membawa pulang poin kembali terbuka.
Namun, Persijap tak menyerah begitu saja. Di masa injury time, tim tuan rumah kembali melancarkan serangan balik cepat. Dicky Kurniawan yang baru masuk sebagai pemain pengganti melepaskan umpan lambung matang ke arah Sudi Abdallah.
Dengan tenang, Sudi melepaskan tembakan keras ke pojok kiri gawang Persib. Bola meluncur deras tanpa bisa dihentikan Teja, membuat skor menjadi 2-1 untuk Persijap.
Gol dramatis itu sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah. Peluit panjang wasit dibunyikan, dan Stadion Gelora Bumi Kartini meledak oleh sorak-sorai pendukung Persijap yang merayakan tumbangnya sang juara bertahan.
Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin ini membuat Persijap merangsek ke posisi enam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi empat poin dari dua laga.
Sementara itu, Persib yang sebelumnya berada di papan atas kini harus rela turun ke posisi tujuh dengan torehan tiga poin.
Kemenangan ini menjadi momentum berharga bagi Persijap, sekaligus bukti bahwa mereka tak bisa dipandang sebelah mata meskipun berstatus tim penantang baru musim ini.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi alarm bagi Persib bahwa perjalanan mempertahankan gelar tidak akan mudah.
Susunan Pemain
Persijap Jepara: Rodrigo Moura; Alexis Gómez (Elvis Sakyi 76'), Douglas Cruz (Fikron Afriyanto 76'), Diogo Brito; Najeeb Yakubu, Rizki Hidayat (Zahran Rizki Alamsah 90+1'), Wahyudi Hamisi, Rahmat Hidayat; Indra Arya (Dicky Kurniawan 67'), Rosalvo (Sudi Abdallah 90+1'), Franca.
Persib Bandung: Teja Paku Alam; Frans Putros, Júlio César, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto (Henhen Herdiana 46'); Berguinho (Ramon Tanque 46'), Luciano Guaycochea, Marc Klok (Adam Alis 87'); Wiliam Marcilio (Febri Hariyadi 87'), Uilliam Barros, Beckham Putra (Saddil Ramdani 46').
Evaluasi untuk Persib, Momentum untuk Persijap
Bagi Persib, hasil ini jelas mengecewakan. Setelah kemenangan di laga perdana, kekalahan dari Persijap menunjukkan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad asuhan pelatih Bojan Hodak.
Performa lini depan yang gagal memanfaatkan banyak peluang serta rapuhnya koordinasi di lini belakang harus segera dibenahi jika mereka tak ingin tertinggal dalam persaingan perebutan gelar.
Sementara itu, bagi Persijap, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang moral dan rasa percaya diri.
Mengalahkan tim sebesar Persib memberi suntikan semangat luar biasa, baik untuk pemain maupun suporter.
Mário Lemos membuktikan strategi dan rotasinya mampu membuahkan hasil, termasuk keputusan jitu memasukkan Dicky Kurniawan dan Sudi Abdallah yang berperan penting dalam gol kemenangan.
Dengan hasil ini, Super League musim 2025 semakin terlihat kompetitif. Tak ada tim yang benar-benar aman, termasuk sang juara bertahan. Pertandingan Persijap kontra Persib membuktikan bahwa setiap laga bisa berakhir dengan kejutan besar.
Editor : Mahendra Aditya