Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persis Solo Tumbang 0-3 dari Persija, Cedera Kodai Jadi Titik Balik Laga

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Kodai Tanaka - Persis Solo
Kodai Tanaka - Persis Solo

RADAR KUDUS - Laga panas antara Persis Solo kontra Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/8/2025), berakhir mengecewakan bagi tuan rumah.

Persis harus menyerah dengan skor telak 0-3, setelah kehilangan striker andalan mereka, Kodai Tanaka, akibat cedera di babak pertama.

Persis Solo Mulai Agresif

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Milomir Seslija tampil agresif. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Cleylton Santos dan kawan-kawan mencoba menekan sejak menit pertama.

Beberapa peluang sempat tercipta melalui kombinasi penyerang Kodai Tanaka dan Gervane Kastaneer.

Pada menit ke-12, Kastaneer nyaris membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Kodai.

Namun, tendangannya masih melayang di atas mistar gawang Carlos Eduardo. Sementara itu, Adriano Castanheira juga sempat mengancam lewat sepakan keras, tetapi berhasil ditepis.

Persija Tampil Menekan

Di sisi lain, Persija yang ditangani Mauricio Souza tak membiarkan Persis leluasa. Sejak menit awal, Macan Kemayoran memberi perlawanan sengit. Pergerakan cepat mereka pada menit ke-8 bahkan sempat memaksa kiper Muhammad Riyandi melakukan penyelamatan gemilang.

Kesalahan Arapenta Poerba di menit ke-9 juga hampir berbuah petaka, ketika Fabio da Silva berhasil mencuri bola dan melepaskan tendangan keras. Lagi-lagi Riyandi tampil sigap menepis bola.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Wasit Asep Yandis pun harus mengeluarkan kartu kuning pertama di menit ke-15 untuk Sidik Saimima, setelah melanggar Van Basty Sousa.

Cedera Kodai Ubah Jalannya Pertandingan

Petaka datang bagi Persis di menit ke-31. Kodai Tanaka yang menjadi ujung tombak serangan mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan permainan. Ia digantikan Irfan Jauhari.

Absennya Kodai langsung terasa. Serangan Persis kehilangan ketajaman, sementara Kastaneer yang diharapkan mampu menggantikan peran Kodai belum mampu memberi ancaman serius.

Situasi ini dimanfaatkan Persija dengan baik. Pada masa injury time babak pertama (45+1’), Gustavo Franca memecah kebuntuan.

Berawal dari tendangan sudut, bola yang ditepis Riyandi justru jatuh di kaki Gustavo dan langsung disambar menjadi gol. Persija unggul 0-1 hingga turun minum.

Babak Kedua: Persija Makin Dominan

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Persis yang mulai kehilangan konsentrasi.

Tekanan berbuah hasil pada menit ke-62, ketika Maxwell sukses menggandakan keunggulan Macan Kemayoran menjadi 0-2.

Persis sempat mencoba bangkit. Althaf Indie bahkan berhasil menjebol gawang Persija di menit-menit akhir.

Namun, setelah meninjau VAR, wasit menganulir gol tersebut karena Kastaneer lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum memberikan assist.

Justru Persija yang kembali menambah gol. Kali ini lewat Eksel Runtukahu, pemain anyar mereka, yang mencetak gol di menit ke-90+3 sekaligus menutup pesta kemenangan Persija menjadi 0-3.

Bermain dengan 10 Pemain, Persija Tetap Perkasa

Persija sempat bermain dengan 10 orang setelah Allano Brandon de Souza diganjar kartu merah. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah dominasi mereka di lapangan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 untuk Persija tetap bertahan.

Dengan kemenangan ini, Persija semakin mantap di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka mengoleksi enam poin hasil dari dua kemenangan beruntun, setelah sebelumnya juga membantai Persita Tangerang 4-0.

Bagi Persis, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi keenam klasemen dengan tiga poin. Pada laga pertama, mereka sebenarnya berhasil menang tipis 2-1 melawan Madura United.

Tren Tuan Rumah yang Gagal Menang

Menariknya, kekalahan Persis menambah catatan buruk tuan rumah di pekan kedua liga. Dari empat pertandingan, tidak ada satupun tim tuan rumah yang meraih kemenangan.

Hanya Semen Padang yang berhasil menang di kandang, mengalahkan Dewa United 2-0. Sementara Malut United harus puas berbagi angka 3-3 dengan Bali United.

Evaluasi untuk Persis

Kekalahan ini jelas menjadi pekerjaan rumah bagi Persis Solo. Hilangnya Kodai Tanaka memperlihatkan betapa bergantungnya tim pada striker asal Jepang tersebut. Kastaneer dan lini depan lainnya belum mampu menunjukkan konsistensi, sementara lini belakang juga terlihat rapuh menghadapi tekanan beruntun dari Persija.

Jika tidak segera memperbaiki koordinasi, Persis bisa kesulitan bersaing di papan atas. Apalagi, jadwal ketat Super League menuntut semua tim menjaga kedalaman skuad agar tetap kompetitif.

Editor : Mahendra Aditya
#persis solo #Persija Jakarta #Kodai Tanaka #stadion manahan #Super League 2025 #liga 1