RADAR KUDUS - Timnas U17 Indonesia memulai perjalanan mereka di Piala Kemerdekaan 2025 dengan menghadapi Tajikistan pada laga pembuka, Selasa (12/8/2025) malam.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, dan disiarkan langsung oleh Indosiar serta live streaming di YouTube resmi PSSI.
Turnamen yang digelar bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia ini menjadi kesempatan emas bagi skuat asuhan Nova Arianto untuk mengasah kemampuan sebelum tampil di Piala Dunia U17 2025 di Qatar, 3–27 November mendatang.
Selain Indonesia dan Tajikistan, dua tim kuat lainnya—Mali dan Uzbekistan—juga ambil bagian dalam kompetisi ini.
Format dan Jadwal Piala Kemerdekaan 2025
Piala Kemerdekaan 2025 menggunakan sistem setengah kompetisi atau single round robin. Setiap tim bertemu satu kali, dan peringkat akhir ditentukan oleh jumlah poin. Jika ada kesamaan poin, selisih gol, jumlah gol, dan rekor pertemuan akan menjadi penentu.
Kompetisi ini terakhir kali digelar pada 2008, di mana Indonesia keluar sebagai juara. Namun, kemenangan saat itu diwarnai insiden walkout oleh Libya U23 di partai final.
Jadwal pertandingan:
-
Selasa, 12 Agustus 2025
-
Mali vs Uzbekistan (15.30 WIB)
-
Indonesia vs Tajikistan (19.30 WIB)
-
-
Jumat, 15 Agustus 2025
-
Tajikistan vs Mali (15.30 WIB)
-
Uzbekistan vs Indonesia (19.30 WIB)
-
-
Senin, 18 Agustus 2025
-
Uzbekistan vs Tajikistan (16.00 WIB)
-
Indonesia vs Mali (20.30 WIB)
-
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas U-17 vs Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025 Malam Ini
Starting XI Timnas U17 Indonesia vs Tajikistan
Pelatih Nova Arianto menurunkan formasi 4-3-3 untuk laga perdana ini. Berikut daftar pemain yang dipercaya tampil sejak awal:
Formasi (4-3-3)
-
Kiper: Dafa Al Gasemi
-
Bek: Fabio Azka, Putu Panji, Muhammad Alghazani, Mathew Baker
-
Gelandang: Eizar Jacob Tanjung, Nazriel Alfaro, Evandra Florasta
-
Penyerang: Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah, Fadly Alberto
Nova mengombinasikan pemain yang sudah berpengalaman di ajang internasional dengan wajah-wajah baru. Beberapa nama, seperti Mathew Baker, Evandra Florasta, dan Zahaby Gholy, merupakan pilar saat Indonesia berlaga di Piala Asia U17 2025. Sementara Eizar Jacob Tanjung (Sydney FC U16) dan Noha Pohan Simangunson (NAC Breda U15) membawa pengalaman dari kompetisi luar negeri.
Skuad Lengkap Timnas U17 Indonesia di Piala Kemerdekaan 2025
Kiper:
-
M. Rakha Syafaka (Persib)
-
Dafa Al Gasemi (Dewa United)
-
Rendy Razzaqu (Madura United)
-
M. Nur Ichsan (Persik Kediri)
Bek:
-
I Putu Panji Apriawan (Bali United)
-
Feike Muller (Willem II Tilburg – Belanda)
-
Al Gazani Dwi (Persija)
-
Pandu Aryo (Persik Kediri)
-
Ida Bagus Putu Cahya (Bali United)
-
Andi Faith Jamaludin (Persik Kediri)
-
Fabio Azkairawan (Persija)
-
Real Alvaro Salim (Bali United)
-
Daniel Alfredo (Persik Kediri)
-
Eizar Jacob (Sydney FC – Australia)
-
Dafa Zaidan (Borneo FC)
Gelandang:
-
Lionel De Troy (US Città di Palermo – Italia)
-
Floris De Pagter (SC Telstar – Belanda)
-
Evandra Florasta (Bhayangkara)
-
Noha Pohan S (NAC Breda – Belanda)
-
Jona Gaselink (FC Emmen – Belanda)
-
Nazriel Alvaro (Persib)
-
Miraj Riski Sulaiman (Madura United)
Penyerang:
-
Rafi Rasyiq (Semen Padang)
-
Azadin Ayoub (Elverum FC – Norwegia)
-
Deston Hoop (SC Telstar – Belanda)
-
Josh Holong (Persija)
-
Fandi Ahmad (Persija)
-
Aaron (Asiana)
-
Nicholas (Rosenborg BK – Norwegia)
-
M. Mierza F. (Persik Kediri)
-
Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar)
-
Yohanes Yapagaimu (PSM Makassar)
-
M. Aldiyansyah Taher (PPLP DKI)
-
Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara)
Ajang Uji Kekuatan Sebelum Piala Dunia U17
Turnamen ini menjadi momen penting bagi pelatih Nova Arianto untuk menguji taktik dan kedalaman skuad sebelum berhadapan dengan lawan-lawan berat di Piala Dunia U17 nanti. Indonesia akan tergabung di Grup H bersama Brasil, Zambia, dan Honduras.
Menghadapi Tajikistan di laga pembuka bukan perkara mudah. Tajikistan dikenal memiliki fisik yang kuat dan permainan cepat. Laga ini akan menjadi tolok ukur awal apakah Garuda Muda sudah siap bersaing di level dunia.
Nova Arianto menegaskan bahwa selain mengejar kemenangan, ia juga ingin memanfaatkan ajang ini untuk memberi menit bermain kepada sebanyak mungkin pemain.
“Kami ingin semua pemain mendapatkan pengalaman bertanding, karena di Piala Dunia U17 nanti rotasi akan sangat penting,” ujarnya.
Dukungan Publik dan Antusiasme Tinggi
Dengan siaran langsung di Indosiar dan streaming gratis di YouTube PSSI, masyarakat di seluruh Indonesia bisa menyaksikan perjuangan Timnas U17.
Antusiasme suporter pun diperkirakan tinggi, apalagi turnamen ini menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.
Selain itu, bermain di Stadion Utama Sumatra Utara memberi keuntungan tersendiri. Dukungan langsung dari ribuan penonton di stadion diharapkan mampu menambah semangat pemain muda Indonesia.
Harapan Besar untuk Generasi Muda
PSSI berharap Piala Kemerdekaan 2025 mampu melahirkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di level internasional.
Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora yang bermain di luar negeri, Timnas U17 memiliki potensi besar untuk tampil kompetitif.
Pertandingan melawan Tajikistan malam ini akan menjadi awal perjalanan penting menuju target yang lebih besar: lolos dari fase grup di Piala Dunia U17 2025.