RADAR KUDUS - Timnas Putri U20 Indonesia harus puas berbagi angka dengan India setelah laga perdana Grup D Kualifikasi Piala Asia Putri U20 2026 berakhir imbang tanpa gol, Rabu (6/8/2025), di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar.
Laga ini menjadi panggung awal perjuangan Garuda Pertiwi Muda untuk merebut tiket menuju putaran final, namun langkah mereka langsung terganjal.
Meski skor akhir 0-0, pertandingan ini menyuguhkan banyak drama dan pelajaran penting. Indonesia yang dilatih oleh Akira Higashiyama tampak memilih pendekatan bertahan dan reaktif untuk meladeni permainan agresif India.
Selama 90 menit, para pemain Indonesia fokus menjaga kestabilan lini belakang, sembari sesekali melancarkan serangan balik.
Penjaga Gawang Jadi Pahlawan Diam-Diam
Salah satu sorotan utama adalah penampilan solid penjaga gawang Aleana Ayu Arumy. Ia tampil tenang meski India mendominasi jalannya laga, terutama dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.
Aksi penyelamatannya di menit ke-34 saat menghadang tembakan berbahaya dari Pooja menjadi penyelamat utama bagi Indonesia.
Tak hanya itu, Aleana juga sigap menepis sejumlah peluang dari Sulanjana Raul dan pemain India lainnya. Jika bukan karena penampilan tangguh di bawah mistar, skor akhir bisa saja berbeda jauh dari sekadar hasil imbang.
Indonesia Bukan Tanpa Peluang
Meski lebih banyak bertahan, Garuda Pertiwi Muda tak sepenuhnya pasif. Pada menit ke-86, Ajeng Sri Handayani nyaris mencetak gol kemenangan setelah meloloskan diri dari kawalan pemain belakang India. Sayangnya, tembakannya berhasil ditepis kiper India, Monalisha Devi.
Itu menjadi peluang emas terbaik Indonesia sepanjang pertandingan, dan juga penegas bahwa tim muda Indonesia masih punya potensi ofensif yang bisa dikembangkan.
Klasemen Grup D: Indonesia Masih di Jalur Persaingan
Hasil imbang ini membuat India dan Indonesia sama-sama mengumpulkan satu poin, masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga klasemen sementara Grup D.
Myanmar untuk sementara memimpin dengan tiga poin usai menghancurkan Turkmenistan 6-1. Turkmenistan sendiri terbenam di dasar klasemen tanpa poin.
Klasemen Sementara Grup D:
-
Myanmar – 3 poin
-
India – 1 poin
-
Indonesia – 1 poin
-
Turkmenistan – 0 poin
Situasi ini membuat laga berikutnya sangat menentukan. Indonesia akan menghadapi Myanmar, yang kini memegang kendali grup berkat kemenangan telak atas Turkmenistan. Pertandingan krusial ini dijadwalkan pada Jumat (8/8/2025) pukul 16.30 WIB di stadion yang sama, Thuwunna, Yangon.
Ujian Sesungguhnya di Laga Kedua
Menghadapi tuan rumah Myanmar, yang tampil percaya diri dan tajam di laga pembuka, akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad muda Indonesia.
Tim asuhan Higashiyama harus meningkatkan efektivitas serangan dan menjaga kestabilan di lini belakang jika ingin menjaga asa lolos ke putaran final.
Sebab, hanya tim terbaik dari grup yang berhak melaju, dan kehilangan poin di laga kedua bisa menjadi penentu nasib Garuda Pertiwi Muda.
Apa yang Bisa Dipetik?
Dari laga kontra India, setidaknya ada beberapa catatan penting:
-
Indonesia masih kesulitan membongkar pertahanan lawan yang solid.
-
Kiper menjadi titik kekuatan, namun lini tengah perlu lebih berani menekan.
-
Strategi reaktif cukup efektif, tapi tak bisa diandalkan terus-menerus.
Dibutuhkan lebih banyak kreativitas dan kepercayaan diri di laga selanjutnya. Menghadapi Myanmar yang bermain di depan pendukung sendiri jelas bukan tantangan mudah.
Namun, momentum belum hilang sepenuhnya. Dengan satu poin di tangan, Indonesia masih bisa menentukan nasib sendiri.
Editor : Mahendra Aditya