RADAR KUDUS - Musim baru Liga 1 Indonesia 2025/2026 menjadi momen pembaruan besar bagi Bali United.
Klub asal Pulau Dewata ini merombak susunan pelatih dan pemainnya secara signifikan guna menyongsong persaingan kompetisi yang semakin ketat.
Dalam bursa transfer terbaru, Bali United tak hanya melepas sejumlah nama besar, tapi juga menghadirkan deretan pemain asing dan domestik untuk memperkuat setiap lini.
Baca Juga: Arema FC Hadir dengan Wajah Baru: Legiun Brasil dan Bintang Muda Siap Perkuat Super League 2025/2026
Susunan Pelatih Anyar, Aroma Eropa di Bench Bali United
Untuk sektor kepelatihan, manajemen Bali United menunjuk Johnny Jansen sebagai pelatih kepala.
Pria asal Belanda itu sebelumnya pernah menukangi beberapa klub Eropa, termasuk SC Heerenveen.
Dalam menjalankan tugasnya, Jansen akan dibantu oleh dua kompatriotnya, yakni Jeffrey Dennis Talan dan Ronnie Pander yang juga berasal dari Belanda.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Bali United ingin mengadopsi pendekatan permainan modern khas Eropa, termasuk dalam strategi dan pengembangan pemain.
Harapannya, kombinasi pelatih berpengalaman dari luar negeri ini mampu membawa Serdadu Tridatu tampil konsisten sepanjang musim.
Baca Juga: Debut Liga 1 Makin Dekat, PSIM Jogja Uji Nyali Lawan Bali United di Gianyar!
Deretan Rekrutan Baru: Gabungan Talenta Lokal dan Asing
Pada sektor pemain, Bali United merekrut sejumlah nama potensial baik dari kompetisi domestik maupun mancanegara.
Dari PSIS Semarang, klub ini menggaet Joao Ferrari, sementara Rizki Dwi resmi datang dari Persis Solo untuk memperkuat lini pertahanan.
Dari luar negeri, klub ini menunjukkan ketertarikan kuat pada pemain asal Belanda. Tiga pemain asal negeri Kincir Angin resmi direkrut, yakni:
-
Thijmen Goppel, yang sebelumnya bermain untuk Wehen Wiesbaden di Bundesliga 2 (Liga Jerman)
-
Mike Hauptmeijer, penjaga gawang yang berkiprah di Liga Belanda
-
Jens Raven, penyerang muda eks Dordrecht U21
Selain itu, dua pemain Eropa lainnya juga ikut merapat, yakni Tim Receveur dari Almere City (Belanda) dan Mirza Mustafic, gelandang asal Bosnia-Herzegovina yang terakhir membela FK Sarajevo.
Kehadiran lima pemain asing dari Eropa ini diharapkan bisa menjadi tulang punggung tim dalam mengarungi kerasnya Liga 1 musim ini.
Mereka membawa pengalaman dan gaya permainan yang berbeda, sehingga memperkaya variasi taktik yang bisa digunakan pelatih.
Pemain Kembali dan Kontrak Diperpanjang
Tak hanya mendatangkan wajah baru, Bali United juga menyambut kembalinya dua pemain dari masa peminjaman, yakni Raka Surya dan Agus Mahendra.
Kedua pemain ini diharapkan bisa menunjukkan perkembangan signifikan setelah pengalaman bermain di klub lain.
Beberapa pemain kunci juga mendapatkan perpanjangan kontrak sebagai bentuk kepercayaan klub terhadap performa mereka. Di antaranya:
-
Irfan Jaya, winger lincah yang kerap jadi andalan di lini depan
-
Fitrul Dwi Rustapa, penjaga gawang yang tampil solid musim lalu
-
M. Rahmat, pemain berpengalaman dengan kontribusi signifikan
-
Brandon Wilson, gelandang pekerja keras
-
Kadek Agung dan Yabes Roni, dua pemain lokal yang telah lama membela klub
Langkah ini menandakan bahwa meskipun melakukan perubahan besar, Bali United tetap menjaga kontinuitas dan keutuhan tim inti.
Daftar Pemain yang Dilepas: Banyak Nama Besar Pergi
Tak dapat dipungkiri, perombakan skuad juga berarti melepas sejumlah pemain lama.
Musim ini, daftar pemain yang dilepas Bali United cukup panjang dan mencakup beberapa nama besar:
-
Adilson Maringa (kiper utama musim lalu)
-
Mitsuru Maruoka
-
Elias Dolah
-
Luthfi Kamal
-
Taufik Hidayat
-
Mohammad Sidik Saimima (bergabung ke Persis Solo)
-
Everton Nascimento
-
Privat Mbarga
-
Koming
-
Agung Manan (juga bergabung ke Persis Solo)
-
Jaimerson Xavier
-
Novri Setiawan (resmi bergabung ke Persik Kediri)
-
Adri Idrus (dilabuhkan ke Bhayangkara FC)
-
Tegar Infantrie
-
Ryuji Utomo
Kepergian mereka tentu meninggalkan ruang yang cukup besar dalam struktur tim.
Namun, ini juga memberikan peluang bagi pemain muda dan rekrutan baru untuk tampil dan membuktikan kualitas mereka.
Evaluasi Menyeluruh, Ambisi Kuat
Perombakan besar-besaran ini tak lepas dari keinginan manajemen Bali United untuk tampil lebih kompetitif di musim baru.
Musim lalu, performa tim masih naik-turun, dan hasil tersebut memicu evaluasi menyeluruh di tubuh klub.
Dengan wajah baru di bangku pelatih, rekrutan asing berkualitas, serta dukungan pemain-pemain lokal berpengalaman, Bali United berharap bisa kembali ke papan atas klasemen Liga 1.
Kombinasi strategi, semangat baru, dan kompetisi ketat antar pemain diyakini akan membuat musim ini menjadi tantangan sekaligus peluang emas bagi Serdadu Tridatu.