Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lorenzo Torriani Bikin Arsenal Frustrasi! Aksi Ajaib Kiper Muda AC Milan Jadi Sorotan di Singapura

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 24 Juli 2025 | 03:42 WIB
Lorenzo Torriani kiper muda AC milan tampil luar biasa dalam tur pra musim lawan Arsenal
Lorenzo Torriani kiper muda AC milan tampil luar biasa dalam tur pra musim lawan Arsenal

 

RADAR KUDUS - Pertandingan uji coba pramusim antara Arsenal kontra AC Milan di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (23 Juli 2025), seharusnya menjadi panggung dominasi The Gunners. Namun siapa sangka, sorotan justru tertuju pada sosok muda di bawah mistar AC Milan—Lorenzo Torriani—yang tampil luar biasa meski timnya tumbang 0-1.

Meski hanya bertajuk laga persahabatan, duel ini menyedot perhatian besar. Sebanyak 22.813 penonton hadir langsung menyaksikan pertemuan dua raksasa Eropa yang sama-sama tengah mempersiapkan musim baru.

Di tengah sorotan terhadap strategi anyar Massimiliano Allegri dan debut beberapa pemain baru Arsenal, muncul satu nama tak terduga yang mencuri perhatian: Lorenzo Torriani.

Baca Juga: Bukayo Saka Jadi Pembeda, Arsenal Tumbangkan AC Milan 1-0 di Singapura

Arsenal Dominan, Milan Tertekan

Sejak awal laga, anak asuh Mikel Arteta tampil agresif. Formasi 4-2-3-1 mereka berhasil mendikte ritme permainan dan memaksa Milan lebih banyak bertahan.

Beberapa peluang berbahaya lahir dari kaki-kaki Saka, Nwaneri, hingga Rice, namun penyelesaian akhir Arsenal masih menemui jalan buntu, sebagian besar berkat aksi penjaga gawang senior Pietro Terracciano.

Babak pertama berakhir tanpa gol. Milan sendiri masih tampak canggung dengan formasi tiga bek yang diinstruksikan Allegri.

Namun, kisah sesungguhnya dimulai ketika Allegri memasukkan kiper muda Lorenzo Torriani di babak kedua.

Gol Saka Jadi Satu-satunya Pembeda

Gol semata wayang di laga ini dicetak Bukayo Saka pada menit ke-53. Menerima umpan silang dari Jakub Kiwior, winger Inggris itu menyentuh bola dengan sontekan akurat.

Terracciano, yang kala itu masih berada di bawah mistar, gagal mengantisipasi arah bola.

Namun setelah itu, panggung milik Arsenal perlahan dicuri oleh Torriani.

Aksi Heroik Lorenzo Torriani: Muda, Berani, Luar Biasa

Memasuki menit ke-65, Arsenal menggempur pertahanan Milan tanpa henti. Martin Odegaard hampir menambah keunggulan, tapi tendangannya melebar.

Pada menit ke-71, Mikel Merino menyundul bola tajam ke pojok gawang—Torriani terbang dan menepisnya keluar dengan refleks luar biasa.

Torriani kembali unjuk gigi delapan menit kemudian. Sepakan keras Leandro Trossard dari luar kotak penalti meluncur deras ke arah gawang, tapi kiper 19 tahun itu sekali lagi menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan dua tangan sempurna.

Puncaknya terjadi di masa injury time, saat Reiss Nelson melepaskan tembakan mendatar ke arah tiang dekat.

Bola itu hampir pasti masuk, namun Torriani menutup ruang dengan cepat dan menggagalkan peluang emas tersebut.

Meski Milan takluk 0-1, kiprah Torriani mengundang pujian dari fans kedua tim. Di media sosial, nama Torriani menjadi trending topic, dengan banyak netizen menyebutnya sebagai “penyelamat harga diri Milan” dalam laga tersebut.

Baca Juga: Terkuak Alasan Martin Zubimendi Akhirnya Pilih Arsenal: Terpikat ‘Obsesi Gila’ Arteta & Siap Bawa Trofi ke Emirates!

Milan Kalah, Tapi Pulang dengan Harapan Baru

Massimiliano Allegri mungkin belum menemukan formula sempurna untuk menyatukan formasi 3-5-2 yang ia terapkan. Namun di tengah eksperimen taktik, Milan menemukan satu hal yang sangat berharga: masa depan di bawah mistar aman bersama Torriani.

Dalam situasi tertekan, kiper muda ini tampil tanpa grogi. Ia membaca arah bola dengan presisi, memiliki refleks yang tajam, dan mental baja menghadapi tekanan dari pemain bintang lawan.

Jika performa ini bisa konsisten, tak menutup kemungkinan ia akan menantang posisi utama dari Terracciano atau bahkan Mike Maignan di musim-musim mendatang.

Arsenal boleh saja pulang dengan kemenangan, tetapi AC Milan mendapatkan sesuatu yang lebih bernilai: kemunculan kiper muda penuh potensi yang siap menjadi pilar masa depan. Lorenzo Torriani bukan hanya menghalau bola, tapi juga mencuri panggung dari para pemain bintang malam itu. Dan dunia sepak bola kini punya satu nama baru untuk diingat.

Editor : Mahendra Aditya
#Skor Arsenal Milan Singapura #ac milan #Arsenal vs AC Milan 2025 #arsenal #Jadwal pramusim Arsenal 2025 #arsenal vs ac milan #Lorenzo Torriani #Lorenzo Torriani kiper ac milan #gol Bukayo Saka #Hasil Arsenal vs AC Milan #kiper muda AC Milan