Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Crash di Tikungan Ketiga, Verstappen Gagal Finis di F1 Austria 2025

Redaksi Radar Kudus • Senin, 30 Juni 2025 | 22:27 WIB

Lando Norris. Foto: Formula 1 via Getty Images/Clive Rose - Formula 1
Lando Norris. Foto: Formula 1 via Getty Images/Clive Rose - Formula 1

RADAR KUDUS - Akhir pekan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, berubah menjadi mimpi buruk bagi Max Verstappen.

Sang juara bertahan gagal mengamankan poin penting dalam perjuangannya mempertahankan gelar dunia Formula 1 (F1) setelah terlibat kecelakaan di lap pembuka.

Start dari posisi ketujuh, Verstappen menunjukkan performa menjanjikan selama sesi latihan.

Namun, ketika balapan dimulai, situasi langsung kacau di tikungan ketiga.

Kimi Antonelli dari tim Mercedes, yang memulai dua posisi di belakang Verstappen, kehilangan kendali akibat mengunci roda belakang mobilnya.

Dalam usahanya untuk menghindari tabrakan dengan mobil Racing Bull milik Liam Lawson, Antonelli justru menghantam mobil Verstappen.

Insiden itu membuat kedua pembalap langsung tersingkir dari lomba.

Ini merupakan kali pertama Verstappen mencatatkan DNF (Did Not Finish) sejak Grand Prix Australia 2024. Menanggapi insiden tersebut, Verstappen bersikap tenang.

"Saya rasa hanya ketidakberuntungan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesalahan semacam ini bisa terjadi kepada siapa saja dan menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan Antonelli secara pribadi.

Di sisi lain, Antonelli menerima tanggung jawab penuh atas kecelakaan tersebut dan menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya hanya merasa sangat menyesal kepada tim dan Max. Saya kehilangan kendali saat pengereman, dan tidak bisa menghindar,” ujar Antonelli.

Sebagai konsekuensi, ia dijatuhi hukuman penalti turun tiga posisi di grid untuk balapan berikutnya di Silverstone.

Sial bagi Red Bull, penderitaan tak hanya berhenti pada Verstappen. Rekan setimnya, Yuki Tsunoda, harus puas finis paling belakang.

Ia terlibat dalam serangkaian insiden, termasuk insiden dengan pembalap Alpine, Franco Colapinto.

Tsunoda bahkan dijatuhi penalti tambahan selama 10 detik karena dinilai menyebabkan Colapinto berputar di lintasan.

Kekalahan ganda di kandang sendiri menjadi pukulan berat bagi tim Red Bull, khususnya bagi Verstappen yang tengah berjuang mempertahankan posisinya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Walaupun tim McLaren masih menunjukkan dominasinya, Verstappen tetap berada di jalur persaingan gelar.

Namun, hasil buruk di GP Austria jelas menjadi rintangan besar dalam kampanyenya tahun ini.

Dengan musim yang masih menyisakan beberapa seri, Verstappen harus segera bangkit dan memaksimalkan setiap peluang demi menjaga asa juara tetap hidup.(Labib Azka)

Editor : Ali Mustofa
#F1 2025 #verstappen #austria